Kediaman Choi
disebuah kamar seorang namja manis tengah duduk disebuah sofa dengan memandang seorang namja tampan bertubuh indah itu tengah berbaring di ranjangnya.
"Kau tau Kyu, aku akan meleleh jika kau memandangku dengan seperti itu." Kata Namja tampan itu dengan masih memejamkan matanya.
"Darimana kau tau aku tengah memandangmu sekarang, bukankah kau masih terpejam hingga saat ini." Kata Kyuhyun yang masih memandang namja tercintanya itu.
"Aku tidak perlu membuka mataku agar tau bahwa istriku ini tengah terpesona akan ketampananku, benarkan?"
"Wah, Siwonie aku tidak percaya kau bisa berfikiran seperti itu setelah apa yang kau alami belakangan ini.
"Wae?" kata Siwon dengan membuka mata dan memandang kearah Kyuhyun.
"Bangunlah dan kemarilah, aku ingin menunjukkan sesuatu kepadamu." Kata Kyuhyun kepada Siwon.
"Apa itu?"
"Maka dari itu kemarilah." Kata Kyuhyun kemudian Siwonpun turun dari tempat tidurnya dan berjalan menuju sofa dimana Kyuhyun berada.
"Apa sayang."
"Berikan tanganmu."
"Hmm, kau ingin memberikan apa padaku?"
"Aku hanya ingin memberikan ini kepadamu." Kata Kyuhyun dengan melinkarkan sebuah jam tangan kelengan Siwon.
"Apa ini?"
"Apa kau tak bisa melihatnya?"
"Iya aku tau ini jam, tapi untuk apa jam tangan ini dilengkapi dengan GPS?"
"Agar aku tau dimana kau berada."
"Kyu aku....
"Siwonie, aku tidak mau menerima penolakan, kau tau setiap kali kau melangkahkan kakimu keluar itu sudah membuat kepalaku...auchhh stress, apakah kau mau bayi yang ku kandung pula ikut-ikutan stress?"
"Tapi bukankah ini terlalu berlebihan?"
"Berlebihan, Siwonie, kau menolak untuk diriku bergabung denganmu padahal dulu kau bilang bahwa aku harus bekerja denganmu menjadi wakil mu, lalu kau menolak untuk mundur dari kasus ini, dan sekarang kau akan menolak hal ini pula, Siwonie tolong mengertilah diriku ini sangat gila memikirkan tentang keselamatan dirimu, aku tidak mau kehilangan ayah dari bayiku ini terutama aku tidak mau kehilangan kekasih hatiku." Kata Kyuhyun yang kemudian beranjak pergi dari kamar.
"Apakah aku harus melakukan ini juga, aku sudah cukup lelah akan kasus ini, dan kini aku harus menuruti kemauannya aihhhh...ini sungguh membuatku lebih gila Kyu, dalam menghadapi sikapmu yang seperti ini." Monolog Siwon dengan memandang kearah kemana Kyuhyun pergi.
Drrrrrrrrrrt...........drrrrrrrrrrt..........drrrrrrrrrrrt
"Ne Hyung wae?"
.................
"Sekarang, hmm bisakah kau bawa kerumahku saja, kau taukan kini aku menjadi tahanan Kyuhyun, aku tidak bisa kekantor sekarang."
................
"Jangan ketawa begitu hyung, kau membuatku tambah drop saja."
...............
"Hmm, aku tunggu ne."
Tok....tok....tok....
"Boleh aku masuk?" kata seorang namja tampan yang kini tengah berdiri diambang pintu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Disturbances (End)
FanfictionHari demi hari, Aku menyeka air mataku lagi Aku hidup dengan menghapus kamu dalam hatiku Walaupun jika aku memberikan hatiku, itu tidak cukup untuk cinta ini Tenggorokanku terasa tersendat karena tidak bisa memanggilmu lagi Luka dalam hatiku semakin...
