hahh..

29 7 2
                                    

"Brooklyn.." aku tak berkedip hanya nama orang itu yang keluar dari mulutku.

"Ohh.. you know me.. woow am I that famous hehe.."

"Ohh.. kamu kenal aku.. woow apa aku segitu terkenalnya hehe.." jawab pria itu sambil tertawa kecil.

2 tahun yang lalu saat aku baru masuk SMA aku terobsesi pada Youtube dan banyak mensubscribe account penyanyi-penyanyi dan aktor Internasional.

Sebab aku jatuh cinta pada dunia barat dan filter diriku yang lumayan baik aku berhasil terhindar dari dampak buruk Globalisasi dan banyak dampak baik yang ku terima. Dampak baik itu diantaranya minat dalam bahasa Inggris dan wawasan Universal.

Brooklyn Michael Woods pria dengan mata hijau besar, alis tebal pipi chubby dengan lesung pipi dan rambut pirang itu yang dulu membuat aku jatuh cinta dia adalah anggota dari Boyband Youtube "Westroad". Dan hari itu dia benar-benar berdiri di hadapanku.

"Aaahhh... huuuhh.." aku menarik nafas panjang.
"I'm your new neighbour and I'm a Westies*.. that's why I know you.."

"Aku tetangga barumu dan aku salah satu Westies*.. itu sebabnya aku mengenalmu.." lanjut Yasmin.

Westies : nama fandom "Westroad"

"You're our new neighbour and you're a Westies.. what a wonderful day is it.. do you wanna come in?"

"Kamu tetangga baru kami dan kamu seorang Westies.. ini benar-benar hari yang luar biasa.. kamu mau masuk?" Tanya Brooklyn.

"I'm sorry.. I can't enter your house 'cause just boys in there"

"Maaf aku tidak bisa memasuki rumah kalian karena hanya ada anak laki-laki di dalam sana" Yasmin masih menjaga kuat harga dirinya meskipun dia sangat mengagumi pria itu.

"Alright."

"Baiklah" jawab Brooklyn.

Aku terlupa tujuanku mengetuk pintu apartemennya.

"Ohh. I'm almost forgot it.. I made something. Here's for you.. as my greeting present. Hehe."

"Ohh.. aku hampir saja lupa.. aku membuat sesuatu. Ini untukmu.. sebagai hadiah sapaan. Hehe." Ntah mengapa aku bisa sepercaya diri itu. Batinku.

"Ohh what is this?"

"Ohh apa ini?" Tanya brooklyn.

"Umm it's a... fried vegetable.. it's called 'bakwan' hihi.."

"Umm ini... sayur goreng.. biasa disebut 'bakwan' hihi.." aku sedikit kebingungan menjelaskan bakwan padanya.

"Hahh.. you fried some vegetable.. how can you do that?"

"Hahh.. kamu menggoreng sayur.. bagaimana kamu melakukannya?" Brooklyn penasaran.

"I'll tell you next time.. if you want."

"Aku akan katakan padamu lain waktu.. jika kamu mau." Yasmin sadar dia sudah sangat lama membuat brooklyn berdiri di depan pintu.

"Ohh okay thank you so much.. I love you my fan."

"Ohh ok terima kasih banyak.. aku mencintamu penggemarku." Brooklyn masih semanis 2 tahun yang lalu saat aku jatuh cinta padanya.

Aku hanya kembali ke apartemenku dengan wajah merah dan salah tingkah.

"Oh my.. dia masih manis sekali." Batinku.

Namun saat itu aku teringat alasanku tidak terobsesi lagi. Sejak aku tahu ada 5 member boyband itu dan 4 dari mereka adalah gay* hanya 1 orang yang normal namun masih single yaitu Nicky ntah bagaimana keadaannya sekarang.

Gay: seorang laki-laki LGBT/ homosexsual.

_*_

Akhirnya aku ingat mengapa aku merasa tidak asing dengan gedung apartemen ini. Ini adalah apartemen yang mereka tinggali sejak 2 tahun yang lalu banyak vlog dan Instagram stories yang mereka post. Dulu aku benar-benar terobsesi. Namun aku bertanya-tanya setelah sukses dan beberapa kali muncul di TV mengapa mereka tidak pindah ke rumah yang lebih bagus. Walaupun apartemen ini cukup mewah sih.

Saat aku masih bingung dengan suasana hatiku, tiba-tiba handphone ku berdering itu sebuah video call.

"Assalamualaikum.. Halooo mimin" seseorang yang menelpon itu ternyata Naila.

"Waalaikumussalam.. Nanai.. kamu menelpon." Jawabku.

"Mimin aku kangen.." ucap naila.

"Huhh kamu ini baru 3 hari aku pergi loh. Bahkan aku belum sempat membereskan semua isi tasku." Jelasku.

"Ihh kamu kayak gak tau aku aja.. telepon ke luar negeri itu mahal tauk.. pulsaku gak akan cukup. Sebelum kamu pergi kan aku setiap hari menelpon mu tapi sekarang cuma kalo aku dapat Wi-Fi gratis baru aku bisa telepon kamu jadi aku kangen.. tapi tenang aja min hari ini aku gak akan nangis. Hehe.." gadis manis berkacamata itu memberikan penjelasan panjangnya.

"Iya deh.. aku juga kangen kamu.. kamu tau gak hari ini aku bahagia banget.." aku sangat ingin menceritakan semuanya.

"Ohh yaa.. ada apa?" Tanya Naila.

Setelah itu kami bercerita panjang lebar dan yang membuatku lebih bahagia lagi aku dapat melihat senyum tulus bahagia Naila saat dia tau aku sangat bahagia hari itu.

Persahabatan itu bukan sempurna karena banyaknya persamaan namun perbedaan yang membuat satu sama lain saling melengkapi. Bagaikan potongan-potongan puzzle yang hanya bisa menyatu jika bentuknya berbeda.

Naila dan aku sangat berbeda. Dia gadis yang selalu ceria dan agak banyak bicara namun yang istimewa darinya dia dapat menyalurkan keceriaannya itu pada setiap orang yang dekat dengannya setiap saat orang lain membutuhkannya. Aku sangat menyayangi Naila.

Malam itu kami juga bicara tentang Bima. Aku ingat Bima pernah mengaku padaku kalau dia menyukai Naila namun gadis manis yang berisik itu tidak pernah menyadarinya. Bima juga melarangku mengatakan hal itu pada Naila. Ia bilang biar dia sendiri yang menjinakkan hati harimau betina itu. Hal itu selalu membuatku senyum-senyum sendiri.

Setelah selesai bicara dengan Naila aku teringat sesuatu.

"Ohh iya.. kertas yang diberikan Bima.. haduhh dimana yaa.." aku mulai panik.

Apapun yang diberikan sahabatku adalah sesuatu yang berharga bagiku. Bahkan aku pernah membingkai bungkus permen dengan kalimat
"I LOVE YOU" dari Naila. Aku membongkar tas yang belum sempat aku benahi itu.

"Oh ini dia.. fyuhh." Aku lega setelah menemukan secarik kertas itu di dalam tas handphone ku.

"Kamu harus ingat ini Yas.. apapun yang terjadi baik atau buruk.. TARIK NAFAS PANJANG DAN TERSENYUMLAH! maka perasaanmu akan tetap terkendali okay ;-)"

Your BFF
Bima

Tulisan di kertas itu membuatku merindukan laki-laki jangkung yang cerdas itu. Bima sahabatku yang selalu dapat juara kelas dia yang banyak membantuku belajar. Aku merindukannya.

-kisahku hari itu-
-SELESAI-

tHEyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang