⚠typo
>
>
>
>
>
>
'Oh may good....suara itu?'
Eunha mengarahkan pandangannya kearah jungkook yang sedang berbaring di ranjang rumah sakit dengan mata yang masih tertutup. Eunha meneliti wajah jungkook ia ingin meyakini bahwa tadi ia tidak salah dengar.
"Aiss... Apa aku salah dengar? " eunha mengusap air mata yang tadi sempat keluar dari pelupuk matanya.
"Kau tidak salah dengar sayang." suara serak mengalihkan pandangan eunha.
Disaat itu pula jungkook membuka matanya, menatap mata sendu sang istri yang habis menangis. Terbukti disana terdapat bekas air mata. Eunha masih menatap jungkook begitu pula dengan jungkook.
Mereka saling tatap menatap hingg suara pak lee membuat keduanya tersadar. "Permisi nyonya, saya akan pergi dulu untuk menjemput tuan. "
Nyonya jeon yang sedang menata buah yang tadi pak lee bawa, seketika menghentikan aktifitasnya.
"Eoh ya.... Ahh hampir saja lupa. Pak lee chakaman. " nyonya jeon menghampiri eunha yang sedang tatap menatap dengan jungkook
"Eunha-ya sebaiknya kau pulang kerumah dulu.. Biar eomma saja yang mengurus bayi kelinci ini. " ucap nyonya jeon sembari menunjuk jungkook menggunakan dagunya.
Eunha terkekeh mendengar ucapan ibu mertuanya, dapat dilihat juga jungkook yang mengerucutkan bibirnya lucu, membuat siapa saja yang melihatnya gemas di buat. Eunha menatap jungkook seakan meminta izin kepada jungkook.
"Bolehkah? " ucap eunha.
Sebelum menjawab, jungkook menggenggam tangan eunha lalu ia menatap nya begitu dalam seakan mencari sesuatu di mata cantik milik eunha.
"Tapi—"jungkook menghentikan ucapannya membuat nyonya jeon dan yang lain mengerutkan halisnya bingung.
Jimin, taehyung dan juga somi saling pandang satu sama lain.
"Oppa ada apa dengan jungkook oppa? " bisik somi.
"Entahlah aku pun tidak tahu. "
Mereka bertiga kembali menatap kearah jungkook dan eunha yang tengah saling tatap. "Aku mohon jangan pergi. " ucap jungkook memohon.
Nyonya jeon mendekati anak nya itu, lalu ia menepuk pelan pundaknya. "Sayang, eunha tidak akan kenapa napa, pak lee akan mengantar eunha sampai ke apartement kalian. Kau ini aneh sekali kook. " ucap nyonya jeon.
Jungkook menarik nafasnya gusar. Benar benar hatinya merasa tidak rela jika eunha meninggalkan nya walaupun hanya satu langkah. Entah ia merasakan hal yang sangat aneh yang membuat pikirannya campur aduk. Ada perasaan yang membuatnya takut, takut kehilangan eunha.
"Bukan begitu eomma, aku hanya—" sulit sekali jungkook mengucapkan kalimat yang membuatnya takut. Bahkan benar benar takut. Nyonya jeon dan yang lain pun merasakan ada hal aneh dalam diri jungkook.
"Hanya apa? Kau ini kenapa kook, aku tidak apa apa, kau tidak usah takut aku tinggalkan aku janji nanti malam aku akan menemanimu." ucap eunha meyakinkan jungkook dengan tersenyum, membuat nya semakin takut.
Eunha dibuat terkejut dengan perlakuan jungkook yang tiba tiba memeluknya sangat erat, seakan membuktikan bahwa ia tidak ingin kehilangan orang yang sudah berada di pelukannya.
"Hey kau kenapa? " ucap eunha lembut.
Jungkook tidak menjawab ia memejamkan matanya sambil berbicara dalam hati.
'Jangan tersenyum seperti itu, kau semakin membuatku takut, takut hal yang tidak aku ingin kan selama ini terjadi padamu. Senyumanmu yang ini sangat berbeda, senyuman kali ini membuat ku sakit. '
KAMU SEDANG MEMBACA
Time for you forever || JJK [Completed]
Teen Fiction[Complied] [Sedang direvisi!] ⚠Ada tambahan kalimat serta perubahan sedikit, setelah di Revisi!! Jadi tolong hargai Voment!! Kisah dimana pernikahan konyol yang dilakukan dua belah pihak keluarga yang melibatkan kedua anak mereka demi bisnis yan...
![Time for you forever || JJK [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/161680739-64-k998615.jpg)