⚠typo
>
>
>
>
>
>
Brak
Suara tendangan dari depan pintu berhasil membuat jimin dan taehyung terkejut.
Di dapati mereka, Jungkook tengah berdiri di ambang pintu dengan wajah yang marah.
Dadanya naik turun dan wajahnya hampir memerah. Jimin, Taehyung dan Hoseok yg melihatnya hanya terdiam seraya menghela nafas pendek.
"Kau ini kenapa kook?" Tanya Jimin pelan.
"AARRRGGHHHHH.... !!!" Jungkook berteriak frustasi. Ia mengacak - ngacak rambutnya kasar, lalu membanting dirinya ke atas sofa.
Jimin, Taehyung, Dan Hoseok kembali menghela nafas. Mereka memaklumi Jungkook, yang pola pikirnya masih seperti remaja berusia 12 tahun.
Bagaimanapun juga, walau Jungkook sudah beristri, sifatnya masih murni remaja labil yang arogan dan berkepala batu.
"Sampai kapan si keparat itu akan di tahan?" tanya Jungkook tiba - tiba.
"Untuk apa kau menanyakan hal itu kook?" Tanya Taehyung sedikit panik.
"Aku masih belum puas walau mereka telah di penjara!! Bisa kau bayangkan bagaimana perasaanku saat Eunha di culik oleh mereka? HAH!!" Bentak jungkook marah seraya bangkit dari duduknya.
Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan. Dirinya benar - benar stress dan lelah saat ini. Bila bisa, ia ingin menangis. Sekarang juga.
Andai Eunha tidak koma, ia pasti sudah bermanja ria dalam dekapan gadis itu.
"Kook, kita juga menggerti perasaanmu. Namun balas dendam bukanlah hal yang benar untuk hal seperti ini!! Apa kau tau, kalau kau balas dendam, sama saja kau menyeret dirimu sendiri ke dalam penjara!! Pikirkan perasaan Eunha kook!!" Cecar Jimin panjang yang turut berdiri di depan Jungkook.
"Kook, andai kau tau, kau itu egois!! Selain kau yang frustasi karna Eunha, kita juga sebagai hyung mu Frustasi karna sikapmu yang seperti ini" Ucap Hoseok pelan, namun dalam.
"Kami mempedulikan dirimu, Eunha dan yang lain Kook. Kami juga khawatir akan Adikmu" Sahut Taehyung sendu.
Jungkook terdiam. Baru kali ini ia bisa melihat ketulusan anak bangtan. Tidak seperti sebelumnya, yang hanya menampakan sorot jahil dan cengengesan. Namun kali ini.....
Jungkook menunduk dalam. Ia membendung air matanya dengan sangat keras sambil mengepalkan tanganya.
Tiba - tiba, Taehyung memeluk Jungkook. Jimin dan Hoseok pun turut memeluk Jungkook dengan erat. Mereka mengelus punggung Jungkook pelan seraya berusaha menengkan namja itu.
"Gomawo" Hanya itu yang bisa Jungkook katakan saat ini.
Lama - lama, Jungkook mulai tenang. Perasaannya mulai Terasa lebih baik dan ia dapat mengendalikan emosinya kembali.
***
Hospital*
Seorang wanita setengah baya tengah membenahi makanan yang berada di atas nakas.
"Eunha-ya... Kau tahu, jungkook sekarang berubah. " ucapnya pada eunha yang sedang terbaring koma.
"Eomma hanya takut, dia kembali seperti dulu menjadi anak bermasalah dan kasar. " air matanya keluar melewati pipi mulusnya.
"Kau tahu sayang? Jungkook itu dulu sangat manja sekali, ramah, jahil... Tapi tetap dia menjadi seorang kaka yang tegas untuk somi. Tapi kau tahu? Jungkook menjadi anak yang arogant ketika dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar jungkook sering di bulli oleh teman temannya. "
KAMU SEDANG MEMBACA
Time for you forever || JJK [Completed]
Teen Fiction[Complied] [Sedang direvisi!] ⚠Ada tambahan kalimat serta perubahan sedikit, setelah di Revisi!! Jadi tolong hargai Voment!! Kisah dimana pernikahan konyol yang dilakukan dua belah pihak keluarga yang melibatkan kedua anak mereka demi bisnis yan...
![Time for you forever || JJK [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/161680739-64-k998615.jpg)