Epilog•

4K 217 27
                                        

⚠Typo
>
>
>
>
>
>

"Appa!!!" teriak seorang anak laki laki yang diperkirakan berusia 7 tahun itu berlari lari ke arah sang ayah yang baru saja pulang dari luar kota.

"Aigoo... Jagoan appa" jungkook menggendong anaknya yang sudah amat ia rindukan selama seminggu ia di perkerjakan di luar kota.

"Appa!! Kenapa lama sekali berkerjanya eoh? Min joon kasihan melihat eomma sedih. " ucap anak bernama jeon min joon, dengan raut sedih berserta imutnya.

"Memangnya eomma kenapa sayang? " tanya jungkook kepada sang anak.

"Min joon sering melihat eomma muntah muntah di pagi hari ketika sarapan juga eomma terus saja muntah.. Min joon takut eomma sakit appa! " ucap anak itu sedih di gendongan jungkook.

Jungkook yang mendengar penuturan anaknya, min joon mebuat dirinya khawatir dengan keadaan istrinya jeon eunha. Pasalnya sedari tadi jungkook pulang tidak ada tanda tanda eunha muncul.

"Lalu di mana eomma? " tanya jungkook.

"Tadi eomma pamit, ingin pergi ke pasar bersama halmeoni. Tapi min joon tidak boleh ikut. "

Jungkook terkekeh mendengar anaknya yang sedang mengadu kepadanya bahwa anaknya tidak diijinkan ikut oleh ibunya.

"Kkkk... Min joon kan sudah besar. Appa pernah bilang kan bahwa min joon harus mandiri tidak boleh penakut, dan juga cengeng ne. " ucap jungkook.

"Nde appa" jungkook menurunkan min joon dari pangkuannya.

"Sebaiknya min joon lanjutkan lagi bermainnya oke, appa ingin kekamar dulu. "

Jungkook melanjutkan jalannya keatas dimana tempat kamar nya berada.

***

Di tempat yang ramai di salah satu tempat pembelanjaan terbesar di seoul terdapat wanita paruh baya dan seorang yeoja bernama eunha.

"eomeoni, jungkook kapan pulang? " tanya eunha yang sedang membawa bahan makanan yang tadi sempat di beli.

"Ah entahlah... Kata appanya, ia akan pulang besok atau tidak lusa. " ucap nyonya jeon.

"Ah.. Begitu" lirih eunha.

Nyonya jeon menggelengkan kepalanya. Sebenarnya ia tahu bahwa eunha sangat merindukan sosok jungkook disisinya.
"eomeoni tahu bahwa kau sangat merindukan jungkook eunha-ya, tapi tenang saja appanya sudah memberikan libur kepada jungkook selama dua minggu. Manfaatkanlah liburan itu berdua dengan jungkook. "

Eunha yang tadinya murung merubah raut eajahnya menjadi lebih berseri.
"Benarkah? Wahh! Aku tidak sabar. "

"Aigo sayang... Kau seperti orang hamil saja. " eunha terdiam sejenak mendengar ucapan yang baru saja di lontarkan dari bibir cantik milik nyonya jeon.

"Hamil? Sepertinya iya.. Akhir akhir ini aku sering sekali merasakan mual. Dan rasanya ingin sekali aku bermanja ria bersama jungkook, dan min joon." ucap eunha.

"Wahh!! Benarkah! Sebaiknya kita kedokter saja, untuk memastikan keadaanmu eun." ujar nyonya jeon.

"Hmm.. Sebaiknya nanti saja eomeoni. Aku masih belum yakin. "

"Jika itu maumu yasudah, kau sebaiknya membeli alat pemeriksa kehamilan saja dulu. " ucapan nyonya jeon di respond anggukan oleh eunha.

Eunha menepuk dahinya.
"Astaga, dirumah min joon sedang sendiri. Bibi hwang sedang sakit. Pasti anak itu kelaparan. "

 Time for you forever || JJK [Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang