.
.
.
.
.
.
.
.
Nonton video yang di atas! Biar kerasa! Kalo nggak mau nggak papa! Ngirit kuota!
:V
:P
.
.
.
.
"Gadis gadis itu membuatku bergairah! Bagaimana denganmu, Bobby?"
Laki-laki bernama Bobby itu dia tertawa pahit. "Tidak! Mereka bukan seleraku! Mereka menyebalkan! Kau pasti sangat menikmatinya, Mino"
Mino duduk, menaikkan kakinya ke atas meja meneguk minuman alkohol. "Ayahmu sudah setuju dengan rencana kita?"
"Rencana apa?" tanya Bobby, maklum rencana mereka benar benar banyak dan padat.
"Cih! Mendapatkan gadis itu! Kelompok kita sudah mulai tidak di kenal semenjak kelompok Min Yoongi itu tenar dan banyak masuk televisi. Kita sudah hampir kehilangan reputasi kita sekarang kau mau menghilangkan kesempatan berharga mendapatkan sedikit bantuan dari mantan ketua mafia," Mino meletakan botol yang di gengam sebelumnya. "Rasanya aku ingin sekali menghabisi Min Yoongi itu,"
Bobby merubah posisinya menjadi tiduran di sofa mewah. Saat ini mereka sedang berada di sebuah ruangan di club milik Bobby, cahaya lampu redup, TV lebar, AC dan beberapa botol alkohol di meja menemani mereka berdua di ruangan luas itu. Mino dan Bobby sudah berada di sini sekitar dua puluh menit, mereka berdua bukan saudara, ayah mereka berteman membuat mereka ikut berteman dan masuk ke dalam dunia mafia seperti ayah mereka.
"Kalau kau ingin tenar kau bisa mencuri atau membunuh seseorang, itu mudah! Tidak perlu mengaitkan dengan gadis itu!" Ucap Bobby ketus. Dia sebenarnya tidak terlalu mau ikut berpartisipasi dengan dunia mafia ini, kejam dan membuatnya selalu lelah dengan aktivitasnya. Lagi pula dia itu di paksa oleh ayahnya.
Mino tertawa getir. "Kau pikir aku tidak berpikiran seperti itu? Tapi keinginan kita dengan ayah atau ayahmu itu bertolak belakang! Mereka ingin kita mendapatkan gadis itu, menikah dengannya lalu mengambil jabatan milik Kim Dae Choi! Kau tahu sendiri ayahku sangat kejam jika aku melawanya sedikit! Kau tidak lihat kemarin dia menodongkan senjatanya padaku saat aku menolak mengikuti keinginannya?"
"Nasib kita sama? Lalu bagaimana?"
Mino menghela nafas. "Ku dengar, Min Yoongi dan Zico sudah menjalankan rencananya untuk mendekati gadis itu dan membawanya. Entah Min Yoongi atau Zico aku tidak tahu kedepanya, tapi karena kabar itu ayahku benar benar murka!"
Bobby tiba tiba terduduk. "Kau serius? Mereka sudah dekat dengan gadis itu?"
Mino menganguk tanpa ragu. Bobby berdecak. "Kita terlambat!"
"Tidak!" ucap Mino cepat. "Masih ada waktu! Kita bisa merebut gadis itu saat mereka lengah! Aku memang tidak terlalu mengenal Yoongi dan Zico tapi sifat tidak sabar dan kecerobohan mereka pasti akan menguntukan kita nanti!" Mino memukul meja. "Aku ada ide!"
Bobby mengerutkan dahinya. "Ide apa?"
Mino mendekat ke Bobby, membisikan sesuatu yang membuat Bobby menganguk seraya tersenyum senang.
"Rencana yang bagus! Aku yakin dengan cara ini kita bisa mendapatkan gadis itu! Tanpa harus membujuknya,"
Mino menganguk. "Benar! Sekarang kita lanjutkan pesta kita! Kau tidak boleh mengangurkan gadis gadis itu!"
"Benar! Ayo! Kita rayakan ide cemerlangmu itu!"
Mino tersenyum sinis. "Kita tunggu saja! Kita tunggu saat renggang,"
KAMU SEDANG MEMBACA
FAKE LOVE (TAMAT)
Action[HARAP FOLOW SEBELUM MEMBACA, PLAGIAT JANGAN MAMPIR. HUS HUS] ******* Seri BTS 2 Di sini BTS jadi mafia dan polisi. Kim Chaerim Song Nina Lee Junghon Mafia : Min Yoongi Jeon Jungkook Park Jimin Jung Hoseok Polisi : Kim Namjoon Kim Seokjin Kim Taehyu...
