Bab 58 : It's Ok

227 17 0
                                        

Di rumah Chaerim sedang menonton TV sendiri. Televisi memperlihatkan film dari luar negri, tapi Chaerim tidak menontonnya. Dia melamun.

    "Cha! makan!" teriak Namjoon dari dapur. Chaerim tetap diam, pikirannya kemana mana. Merasa tidak di balas Namjoon mengintip Chaerim. menghela nafas saat melihat adiknya malah melamun bukan menonton. Namjoon berjalan mendekat, berdecak pinggang. Namjoon mendorong Chaerim. "Hei! Kau mau membuang buang listrik! menonton atau tidak!"

Chaerim lalu tiduran di sofa. tetap melamun. "Tinggalkan aku sendiri," lirihnya.

    "Cepat bangun! kau harus makan!"

"Lukanya masih ada," lirih Chaerim

    "Jangan alasan! cepat bangun,"

Chaerim berdecak. "Aiisshh! Jangan gangu aku jelek!"

Namjoon membulatkan matanya. "APA!? "

Chaerim lalu menutup mulutnya, sadar berbicara buruk tentang Namjoon. "Eh? Maaf bang! nggak sengaja,"

Namjoon menghela nafas. "Apa yang kau pikirkan sih!"

Chaerim lalu bangun duduk, menunduk. "Ini tentang Jungkook,"

    "Jungkook lagi? sudahlah! Mungkin dia hanya terpaksa melakukan hal itu, kenapa kau terus---"

    "Dan Yoongi," potong Chaerim.

Namjoon mengerutkan dahinya. "Yoongi? ada apa dengan pria brengsek itu?"

    "Dia menembakku,"

    "APA!? Beraninya dia! Lalu apa kau baik baik saja? kau tidak terluka kan?" Namjoon mendekat, lalu memeriksa semua bagian tubuh Chaerim.

Sampai Chaerim kesal dia mendorongnya sampai terjatuh ke lantai. "Apa apaan sih? bisa nggak sih bedaan orang yang serius sama bercanda!"

    "Loh? abang serius kok! Yoongi menembakmu itu wajar, dia mengingkan dirimu mati,"jelas Namjoon.

Chaerim mengeleng pelan. "Maksudku dia menembakku dengan perasaannya. Dia bilang dia suka padaku,"

    "APA!?" pekik Namjoon.

Chaerim menutup telinganya. "Kau berisik! jangan salahkan jika ada tetangga yang komplain,"

Namjoon duduk di sofa, mengusap rambutnya. "Dan kau tertarik dengan hal itu?"

    "Bisa di bilang begitu,"

    "Sejak kapan kau menyukainya? Kenapa kau tidak melihat situasi bagaimana Yoongi yang sebenarnya! Dia mafia! dia berniat membunuhmu, dia membuangmu, melecehkanmu, dan kau masih tetap menyukainya. bahkan kau tertarik dengan ucapan perasaannya. Kau gila adikku!"

Chaerim menghela nafas. "Aku juga tidak mengerti. Aku tidak bisa tidak suka padanya. Dia menolongku, di situ aku suka padanya. Aku tahu dia mafia, dia membuangku, menyiksaku, melecehkanku tapi aku tidak bisa melupakannya. itu bukan hal yang mudah,"

Namjoon menyedekan tubuhnya. Merasa lemas. "Aku tidak tahu harus mengatakan apa, aku tidak bisa menghalangimu. itu masalah hati. aku tidak bisa menahan hatimu. aku menahan penjahat bukan hatimu. Aku akan berusaha untuk melupakan hal ini, anggap saja aku tidak mendengarnya. Sekarang lebih baik jelaskan tentang Jungkook."

    "Dia mau membunuhku kemarin di sekolah," jawab Chaerim cepat.

    "Wah! aku di buat semakin tidak bisa berkata apapun. Dia temanmu Chaerim! Jangan bercanda,"

Chaerim langsung menatap Namjoon kesal. "Kau pikir bagaimana denganku? aku yang temannya bahkan sampai. terkejut bukan main. dia menempelkan pisau di leherku. itu pisau yang sangat tajam. Aku mencoba untuk melupakan kejadian itu tapi dinginnya pisau itu masih terasa di leherku. Aku ketakutan," Chaerim menangis, dia menutup wajahnya. Menangis di sana. Sedangkan Namjoon dia mengusap wajahnya, semakin pusing dengan apa yang terjadi. Masalah semakin banyak datang padanya dan Chaerim.

FAKE LOVE (TAMAT) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang