"Bawakan aku segelas wine!" ucap Zico serak. Tanganya memijat pelipisnya, sembari menyentuh hidungnya yang patah karena pukulan Yoongi yang lumayan kencang itu.
Kejadian Chaerim lepas dari tanganya memang sudah sehari yang lalu, kejadian paling memalukan untuknya. Bukan soal Chaerim lepas dari tangannya dengan mudah, tapi kejadian dia di pukul dengan mudah oleh Min Yoongi. Musuh bebuyutanya, harga dirinya hancur ketika hidungnya patah karena satu pukulan dari Yoongi.
Jika saja waktu itu dia tidak melempar pistol miliknya, Zico yakin kepala Min Yoongi itu sudah berlubang dan mayatnya dia pajang di depan ruang tamunya. Cih, Min Yoongi memang licik, bagaimana dia tahu jika salah satu kelemahannya adalah bertarung dengan tangan kosong. Sekarang dia tahu jika Min Yoongi memata-matainya.
Dean masuk ke ruangan karaoke, di dalam Zico terlihat frustasi terlebih tangan kanannya yang menyentuh dahinya. Dia menuang minuman di gelas Zico, menyodorkannya padanya. Namun setelah Zico meminumnya dia melempar gelasnya ke dinding, pecahan gelas itu berserakan kemana mana beriringan dengan kekesalan Zico yang sudah meluap ingin di keluarkan.
"Kau harus sabar! Mau bagaimanapun juga ini semua salahmu,"
Zico yang berdiri setelah melonggarkan dasinya dia menatap Dean kesal. "Kau menyalahkanku! Kau menyalahkanku jika aku penyebab Chaerim lepas! Di sini siapa yang lalai, aku atau kalian berdua! Kalian pengawalku tugas kalian membantuku, lagipula saat itu kalian sedang ada di luar, kenapa tidak menangkap Min Yoongi dan Chaerim,"
"Dia menodong kami pistol saat pistol kami sedang berada di tangamu saat itu, aku ataupun Crush tidak mungkin melawannya dengan tangan kosong," Jelas Dean. Dia meletakan botolnya di meja, lalu mundur menunduk.
Sebenarnya hal seperti ini bukan hal baru untuk Dean maupun Crush, Zico adalah laki-laki tempramen, emosinya sangat tinggi. Dia pasti akan marah jika sesuatu membuatnya kesal terutama sesuatu yang mengagalkan rencananya atau kemauannya. Gelas pecah seperti ini bukan hal parah, ini hal kecil. Jangan terkejut jika Zico benar benar sangat kesal sampai ke ubun ubun dia akan membunuh seseorang tanpa takut atau merasa bersalah. Dia bilang membunuh orang adalah pelampiasan terbaik untuk emosinya. Dan yang ke dua adalah mencari wanita untuk pelepasannya.
"Rasanya Min Yoongi seperti sudah tahu semua rencana yang ku buat, dia dengan gampangnya mengagalkan semuanya bahkan dia banyak memberikanku kejutan. Aku bahkan tidak tahu dia akan mengaku padaku tentang identitasnya padaku, atau dia akan bermuka dua dengan alasan menolong Chaerim. Ini benar benar gila, Yoongi sangat licik. Aku benci padanya!" Zico kembali duduk kini dia menyambut botol berisi wine dan langsung dia teguk.
Dean mengeleng. "Tidak akan mungkin, kau bilang rencana hanya kau yang tahu bagaimana bisa Min Yoongi tahu rencanamu?"
"Kau yakin tidak ada mata mata lagi selain si B.I itu kan?" tanya Zico penasaran.
"Aku sangat yakin tidak ada! B.I satu satunya,"
"Bagaimana kau sangat yakin jika hanya B.I? Memang kau sudah memeriksanya?"
"Aku sudah memeriksanya dan aku..."
BRAK
Tiba-tiba pintu karaoke milik Zico terbuka lebar. Menampakkan Crush yang berdiri di ambang pintu. Menegang dengan wajah ketakutan. Bahkan keringat mulai muncul di pelipisnya. Zico berdiri sedangkan Dean dia mengerutkan dahinya, bertanya tanya apa yang sedang Crush lakukan?
"Crush! Kau melanggar etika! Dimana sopan santunmu!" tegur Zico sembari mendekat ke arah Crush.
Crush menahan Zico. "Tolong kau tunggu di sana! Jangan keluar dari tempat itu,"
KAMU SEDANG MEMBACA
FAKE LOVE (TAMAT)
Action[HARAP FOLOW SEBELUM MEMBACA, PLAGIAT JANGAN MAMPIR. HUS HUS] ******* Seri BTS 2 Di sini BTS jadi mafia dan polisi. Kim Chaerim Song Nina Lee Junghon Mafia : Min Yoongi Jeon Jungkook Park Jimin Jung Hoseok Polisi : Kim Namjoon Kim Seokjin Kim Taehyu...
