[HARAP FOLOW SEBELUM MEMBACA, PLAGIAT JANGAN MAMPIR. HUS HUS]
*******
Seri BTS 2
Di sini BTS jadi mafia dan polisi.
Kim Chaerim
Song Nina
Lee Junghon
Mafia :
Min Yoongi
Jeon Jungkook
Park Jimin
Jung Hoseok
Polisi :
Kim Namjoon
Kim Seokjin
Kim Taehyu...
Chaerim menepuk dahinya. "Kau bilang kau ingin ke rumahku,"
Jungkook tertawa cangung. "Ah! Itu--ahah. Aku lupa! Maaf,"
"Lalu? Kau benar tidak jadi ke rumahku"
"Tentu saja jadi! Ayo kita kerumahmu,"
"Benarkah? Kau berbohong padaku jika kau lupa,kan!" Chaerim menunjuk wajah Jungkook. Mereka berdua bersama sama keluar dari kelas. "Aku melihat itu di wajahmu, tahu!"
"Maaf, lagi,"
"Kau menyebalkan!". "Ah! Benar! Kau tahu! Kau sangat beruntung ! Ada Oppaku di rumah! Kau harus bertemu denganya," ucap Chaerim bersemangat.
"Oppamu? Memangnya Oppamu membolehkan laki-laki datang ke rumah? Ku dengar Oppamu galak," bisik Jungkook dengan wajah ketakutanya.
"Abaikan saja! Oh ayolah Jungkook! Kau temanku semenjak SD, masa kau tidak pernah bertemu dengan Oppaku! Kau pasti rugi,"
Jungkook menghela nafas. "Baiklah! Kau sangat cerewet! Kupingku panas,"
"Ya! Mau ku bunuh?"
♣️♥️♦️♠️
Chaerim turun dari motor milik Jungkook. Langsung menuju halaman rumahnya, dia melepas sepatunya, lalu mengetuk pintu rumah.
"Oppa! Buka! Kau di dalam!"
Chaerim melihat Jungkook yang mulai mendekatinya. Saat pintu terbuka, terlihat Namjoon dengan kaos putih dan celana pendeknya serta wajah baru bangun tidur miliknya. Wajah Chaerim yang bersemangat tiba-tiba luntur seketika saat melihat Namjoon yang seperti itu.
"Hoam! Apa Dek! Tumben banget kamu manggil abang Oppa! Biasanya juga abang abangan," Namjoon mengedipkan matanya. "Eh? Siapa tuh,"
"Makanya melek! Lagian ini udah jam satu siang! Masa baru bangun!" Chaerim mengelengkan kepalanya. "Maaf ya! Oppa memang seperti itu! Ini Jeon Jungkook teman sekelas! Aku sudah berteman dengannya semenjak SD. Jungkook ini Oppaku. Namjoon, Kim Namjoon,"
"Annyeonghaseyo," Jungkook membungkuk. (Halo)
"Ne," Namjoon mengusap telungkuknya. "Yaudah, masuk deh," (Ya)
Tanpa menunggu Namjoon masuk, Chaerim yang melihat itu dia terlihat geram dan kesal. "Aaiiisssh! Benar benar menyebalkan! Ayo masuk ke dalam,"
Jungkook masuk dan duduk di sofa, menunghu Chaerim ke kamarnya, mempersiapkan diri dan buku buku yang akan Chaerim pinjamkan pada Jungkook untuk mencatat pelajaran yang tertinggal selama seminggu ini. Jungkook melihat sekitarnya, melihat semua sudut rumah Chaerim dan berakhir melihat Namjoon yang sedang asik menonton televisi di ruang keluarga. Sesekali dia tertawa geli karena menonton.
"Jungkook! Akan lebih baik jika kita membahasnya di ruang keluarga, aku tidak nyaman di sini. Sofa itu membuat pungungku sakit," Jungkook menganguk mengikuti Chaerim, dia bangun pergi mebgikuti Chaerim yang pergi mendekati Namjoon. "Awas! Aku perlu tempat,"
"Hei! Mau apa kalian di sini!"
"Kita mau belajar,"
"Belajar? Di depan TV? Jangan bercanda! Cepat minggir," Namjoon mendorong Chaerim dengan kakinya. Membuat dua buah buku yang dia pegang jatuh ke lantai. "Ups, Sorry,"
"Ya! Kau menyebalkan!" Chaerim menyerahkan sisa bukunya pada Jungkook lalu dengan sekuat tenaga mendorong Namjoon dari kursi di ruang keluarga, terjatuh ke karpet. "Rasakan itu!"
Namjoon menghela nafas. Dia akhirnya mengalah, membiarkan dua orang itu duduk di sofa. "Kau temannya benar?" tanya Namjoon tiba-tiba.
"Iya! Aku temannya! Kenapa?"
"Maaf! Aku hanya khawatir aku takut kejadian kenarin terulang kembali, itu membuatku kesal." Namjoon menatap Chaerim. "Dan kau! Jangan asal berteman, kau pemilih yang buruk,"
"Iya! Iya!"
"Ah! Tunggu sebentar!" Namjoon bangun pergi ke kamarnya, Jungkook bertanya pada Chaerim ada apa dengan Oppanya, Chaerim hanya menaikan bahunya. Tak lama Namjoon kembali dengan dua buah kertas di tangannya. "Jungkook! Aku harap kau melihat mereka di sekitar rumahmu, jika kau melihatnya kau bisa hubungi nomor itu,"
Jungkook menerima kertas itu. Bertapa terkejutnya dirinya ketika melihat dua buah kertas itu. Itu foto Jimin dan J-Hope sangat terlihat jelas, Jungkook sangat tahu itu. Dan melihat foto ini, sepertinya ini lokasinya di jalan Daegu. Beberapa hari yang lalu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ini---ini---siapa?" ucap Jungkook gugup. Dia sudah tidak bisa berkomentar, ke dua rekannya sekarang dalam bahaya, Jimin Hyung dan J-Hope Hyung sudah terlihat.
"Maaf Jungkook! Aku ini polisi tapi aku minta bantuan padamu jika saja kau melihat mereka kau bisa hubungi nomor itu, itu akan sangat membantuku,"
Jungkook menelan salivanya. Mencoba tenang. "Baiklah! Aku akan menelfonmu segera jika melihat salah satu dari mereka." Namjoon menganguk lalu kembali fokus pada televisi.
Jungkook hanya diam, dia masih melihat ke dua poster dengan wajah rekannya itu.