🍎24🍎

9.7K 378 3
                                        

Saat keluar dari mobil vita melihat dino yang sedang keluar dari mobilnya, awalnya dia tersenyum lebar namun senyumnya luntur saat dia memutari mobilnya dan membukakan pintu depan penumpang, dan keluar lah seseorang yang membuat hubungannya dengan dino berantakan. Siapa lagi kalau bukan raina. Dilla dan dinda yang baru keluar mobil melihat adengan yang membuat  mereka emosi, dilla menghampiri dino dan raina. Dia menarik tangan raina dan menampar pipi raina dua kali.

Plakk

Plakk

"HEH GAK TAU DIRI YA LO, UDAH TAU KAK DINO UDAH PUNYA PACAR MASIH AJA DIEMBAT, DASAR MURAHAN, BENALU LO."emosi dilla dan mendorong raina sampai jatuh didepan kaki vita yang baru dateng dan mencegah dilla. Dino melotot kearah dilla dan membantu raina berdiri.

"Jaga sikap lo sama kaka kelas." Dino berucap dingin + datar, semua murid yang berada disekitar parkiran berlari kearah terjadinya keributan, mereka terkaget dengan apa yang dilakukan dilla.

"HEH HARUSNYA LO YANG JAGA SIKAP, LO JALAN SAMA DIA DAN VITA LO ACUHIN IYA, HAH, GAK TAU DIRI AMAT LO UDAH DIKASIH KESEMPATAN SAMA DIA MALAH LO SIA SIAIN DASAR BAJINGAN."marah dilla, dia menunjuk raina yang berada didekapan dino, dino menatap vita yang menatapnya miris, vita mendekati dilla dan memegang tangannya saat ingin menjabak rambut raina, semua orang bahkan terkejut dengan dilla yang berani melakukan itu.

"Udah dil, malu diliatin sama yang lain."vita menenangkan dilla dengan mengusap punggung gadis tersebut

"Vit lo gak liat, pacar lo-." Ucapan dilla terpotong dengan vita.

"Hah? PACAR." Vita menekan pada kalimat terakhirnya.

"Iya dia." Tunjuk dilla pada dino.

"Hehehehe." Cengir vita dan menatap dino, semua orang bahkan dino dan raina menatap vita heran, mengapa dia malah tertawa apa karna pacarnya selingkuh dia jadi gila.

"Kak dino." Panggil vita lembut, bahkan semua orang merinding saat mendengar ucapan vita barusan, dino menelan salivanya susah payah.

"Iya."ucap dino datar, dia menyembunyikan kegugupannya dengan wajah datarnya. Vita tersenyum dan mendekat sedikit kearah dino.

"Emang kita pacaran? Bukannya waktu itu udah putus ya, dil lo gak inget pas gw ceritaan tentang waktu itu."vita menatap dilla sambil tersenyum

"Eh iya inget waktu itu lo bilang kak dino minta 1 kesempatan lagi dan lo udah kasih itu." Ucap dilla, vita tersenyum dan menatap dino.

"GW TEGASIN GW GAK PACARAN SAMA DIA." ucap vita dingin + datar, semua cengo dibuatnya dino menatap vita tak percaya.

"Vita." Lirih dino.

"Apa? Emang benerkan kita udah putus jadi lo bebas jalan sama cewek lain juga gw mah gak peduli buat apa gw urusin orang lain gak penting, udah ah dil, din pergi yuk acaranya mau mulai bentar lagi." Vita berbalik dan berjalan dua langkah sampai ada yang mencegahnya.

"Vita." Itu bukan panggilan dari dino, dilla bahkan dinda tapi dari raina ya dia memanggilnya dan menghampiri vita. Vita menatapnya dan menaikkan alisnya

"Gw sama dino gak ada hubunga-." Ucapan raina terpotong oleh vita

"Gw gak peduli." Ujar vita dingin dan datar.

"Tapi-."Vita berjalan dan tanpa sengaja dia menyenggol pundak raina, raina yang sudah lemas dan pusing langsung ambruk, dino yang melihat itu segera menghampiri raina.

"Kalau lo kesel gak usah sampe kaya gini juga, lo mau celakain dia hah." Bentak dino, vita yang masih kaget karna raina yang tiba tiba jatuh dan ditambah bentakan dari dino membuatnya shok. Bukan vita saja namun semua siswa yang sedang menonton pertengkaran mereka

ALDITA [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang