AEPETE #10

3.5K 262 49
                                        

"Malam yang kuhabiskan bersamamu adalah malam paling luar biasa yang pernah ada didalam hidupku"

*
*
*
*
*

¤Let's Make Our Story Happy Ending¤


Flashback on

Suara helahan nafas  berhasil lolos keluar dari bibir ae.  Kepalanya menengadah,  matanya memandang langit hitam diatas sana. Kini ae mengerti kenapa pete menyukai langit.  Segala penat yang dirasakan tubuhnya menghilang seketika saat menatap keindahan semesta itu.

Pete!

Ae tersenyum.

Teringat olehnya, diwaktu malam ketika ia menemani pete duduk diluar memandang langit. Anak manis itu tidur dipangkuannya.  Matanya tak henti memandang langit.  Mata berbinarnya membuat ae takjub.  Sungguh. Apakah ada yang lebih indah dari ini?  Tidak, ae ragu untuk itu. Pete adalah hal terindah yang pernah ada dalam hidupnya.

Huh,  ae merindukan kekasihnya.

Ia ingin pulang, memeluk petenya dan tidur disamping kekasihnya itu seperti biasa.  Tapi apakah akan semudah itu?  Ae berani bertaruh teman temannya tak akan membiarkannya pergi. Bahkan untuk keluar sebentar dari kebisingan itu saja sangat sulit.  Butuh waktu lama ae akhirnya bisa melarikan diri dari bau alkohol dan suara musik yang keras.

"kenapa phi sendirian disini? " suara lembut seorang gadis membuyarkan lamunan ae.  Ae menoleh. Dan terkejut saat mendapati seorang wanita tak asing berjalan mendekat kearahnya. Wanita itu chompoo.  Mantan kekasihnya.

Aneh, ae tak lagi merasakan apa apa saat melihat kehadiran wanita itu.  Jika biasanya hatinya akan sesak. Kini, Ia tak merasakan apapun lagi.  Seolah semua sakit yang dulu pernah dirasakannya akibat wanita itu tiba tiba sirna begitu saja.  Tapi, Kenapa?

"Kau juga datang rupanya"  ae berujar datar.

Chompoo tersenyum tipis.  Mendekat,  ia mendudukkan dirinya disamping ae.

"Yah, awalnya aku tidak ingin pergi.  Tapi saat mendengar phi akan datang kesini juga.  Aku memilih untuk datang"

Ae mengernyit.  " Kenapa? Ada yang ingin kau katakan padaku? "

"Tidak,  hanya saja aku merindukanmu phi"

Rindu ya?

Ae mengalihkan pandangannya.  Menatap kedepan. Kata rindu itu terdengar seperti omong kosong ditelinga ae. Kenapa tiba tiba?  Kenapa baru sekarang wanita ini merindukannya? 

Chompoo menatap ae,  melihat tak ada tanggapan dari laki laki tampan itu. Chompoo kembali bersuara. " Apa phi tidak merindukanku? "

"Tidak"  Jawab ae tampa pikir panjang.  chompoo tersentak mendengar jawaban ae.  Walaupun ia bisa menduganya.  Tapi ternyata begitu sakit saat mendengar ae mengucapkannya.

"Untuk apa aku merindukanmu?  Bukankah diantara kita sudah selesai? "

Chompoo meremas ujung bajunya. Menundukkan wajahnya,  ia berucap " benar, tapi aku benar benar berharap phi masih merindukanku.  Walau sedikit saja"

"Aku berharap ae yang saat ini duduk disampingku masih ae yang dulu " .

"Aku tidak mengerti apa yang kau ucapkan.  Kau tau,  saat ini kau terdengar seperti memintaku kembali kepadamu"  ujar ae menatap bingung.

Let's Make Our Story Happy EndingCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang