Hallo semuaa...
aku kembali up bagian baru ni...
terima kasih banyak yang sudah vote, komen dan mendukung ku yaa..
berkat kalian juga FF ku ini no. 7 kategori Jeongyeontwicee..
jujur aku seneeennggg bangeettt..
jangan lupa vote dan komen lagi yaaa...
udah deh langsung ajaa, pasti banyak yang udah penasaran hehe ^^
sebelumnya aku minta maaf kalaui banyak kesalahan dalam penulisannya yaa..
**
Bisakah malam ini menjadi bersahabat denganku?
Aku sudah terlalu lelah dan tidak berdaya untuk kau berikan kejutan tak terduga..
Ku mohon, malam ini biarkan aku bermimpi sejenak...
JONGYEON POV
Malam itu aku terbangun karena aku merasa tenggorakanku sangat kering dan aku sangat haus, biasanya sebelum tidur aku memang selalu membawa satu gelas besar air yang selalu ada di atas nakasku. Tapi karena tadi aku sudah sangat lelah, jadinya lupa untuk membawanya ke dalam kamarku.
Aku pun beranjak dari ranjangku, namun pada saat aku akan membuka pintu kamarku dan baru memegang gagang pintu, aku melihat seseorang muncul dari balik sana. Menggunakan jaket kulit warna hitam dan wajah yang menyeringai dan langsung menutup pintu kamarku. Aku yang melihat sosok itu langsung menjauhkan langkahku. Aku berjalan mundur dan aku mulai ketakutan, semua badanku bergetar dan aku menutup kedua kupingku. Aku tidak punya pilihan lain selain menangis dan kembali keatas ranjangku, menutup seluruh badanku hingga tersisa wajahku untuk melihat siapakah dia sebenarnya.
"Neo.. nuguyaa?!!" (kamu siapa?) teriakku pada sosok laki-laki yang tidak jelas masuk kerumahku. "Pergi dari sini sebelum aku menelpon pihak keamanan!" teriak ku lagi padanya, yang sekarang aku sudah berada di atas ranjangku dan menutup diriku dengan selimut tebalku.
"tenang cantik aku tidak akan melukaimu" ucap sosok laki-laki brandal itu dengan terus mendekatiku dan dengan wajah menyeringai seolah siap untuk menikamku. "jangan takut, aku bukan penjahat" sambung lak-laki itu yang sekarang sudah berada di ranjangku, mendekati dan mulai mengodaku.
"Kauu.. Pergi sekarang!!" badanku sudah bergetar hebat, aku lemah. Aku takut
"sstt... jangan berteriak, nanti ada orang yang dengar"
sosok itu sudah menyibakkan rambutku kebelakang telingaku, aku lihat jelas wajahnya. Menakutkan. Aku melihat senyum menyeringainya sekali lagi, itu membuatku semakin takut.
"Sini sayang, aku tak akan menyakitimu"
Laki-laki itu sekarang sudah mulai mencondongkan badannya kearahku, mendekatkan wajahnya kepadaku. Dia seperti sudah siap untuk menyantapku. Aku ketakutan, sangat amat ketakutan
"Aku bilang pergiiii!!" aku berteriak sangat keras, sekeras yang mungkin aku bisa. "Kaaa.... Jebaall.. kaaaa..!!" teriakku lagi.
Namun dia sudah membungkam mulutku dengan tangannya, itu membuatku tak bisa bergerak. Airmataku sungguh amat mengalir deras. Aku hanya bisa berdoa agar ada orang yang mendengarku dan menolongku sekarang. Aku sungguh tak bisa berbuat apa-apa lagi.
Braakkk....
"Neo..meomchuda!" (kamu, berhenti) teriak sosok laki-laki yang tiba-tiba membuka paksa pintu kamarku.
KAMU SEDANG MEMBACA
PROMISE
Roman pour AdolescentsYoo Jeongyeon adalah model terkenal di Korea Selatan. Dia Model yang sangat murah hati dan sederhana, ditambah lagi dia sangat mencintai pekerjaan yang telah membawanya sampai titik ini. Tapi keadaan tiba-tiba berubah saat dia bertemu dengan Park Ji...
