The One and Only

5 2 2
                                    

Pagi ini, JK kembali dari Busan. Kakiku sudah membaik. V oppa memasakkan sarapan untukku seperti kemarin. Ia tidak menginap di rumahku tapi ia datang ke rumah pagi sekali untuk menyiapkan sarapan untukku dan mengecek apakah aku baik-baik saja. Selesai mandi aku turun kebawah untuk menikmati makan siang bersamanya.

"ooooo' semua sudah siap? oppa kesini jam berapa?"

" Tadi jam 05.30 "

"Oppa, kau tak perlu repot seperti ini. Memang orang tuaku meminta kau untuk menjagaku tapi bukan berarti kau melayaniku seperti ini. Ada bibi di rumah yang bisa membantuku. "

"Ah... sudahlah. Ayo makan. Sudah tanggung jawabku menjagamu selama JK dan eomoni tidak ada." sambil menyeret ku untuk duduk dan makan bersamanya

"Hari ini JK pulang ya?" tanyanya

"Iya Oppa. Kenapa ?"

"Dia yang kemari atau kita menjemputnya?"

" Kemarin dia bilang dia langsung kemari."

"Baiklah kalau begitu kita tunggu di rumah saja.. atau... kau ingin jalan-jalan keluar?"

"Tidak Oppa. Hari ini sampai besok aku ingin di rumah saja. Menikmati liburanku. Minggu depan aku sudah praktek di Klinik."

" Hmmm ya sudah."

"Oppa bagaimana kalau kita berlatih dance bersama. Rasanya aku rindu sekali untuk menari lagi. Sudah lama aku tidak melakukan hobby ku itu."

"Oke.. Habiskan makananmu dulu baru kita menari bersama."

"Okaaay........" jawabku bersemangat.

Lalu akupun menghabiskan makananku. Setelah membersihkan meja makan, kami beranjak ke lantai 2, aku punya studio menari yang tidak terlalu besar. Dulu aku selalu menghabiskan waktuku disana. Aku sangat suka menari. Kami ke sana dan kami menari bersama. Aku belajar koreografi beberapa lagu dari BB.

Music Playing : Idol - Bulletproof Boys

"Wooow.. Kau cepat bisa. Ingatanmu bagus sekali Kyung-ah.."

"Hmmm sudah pasti ingatanku bagus, kalau tidak bagus mana mungkin aku menjadi dokter. hahahaha" jawabku sombong.

Dia terlihat gemas memandangku saat aku menanggapi pujiannya. Lalu saking gemasnya ia mengacak-ngacak rambutku. Kemudian kami menari bersama lagi mengulang gerakan mulai awal. Aku mengambil part yang ditarikan oleh JK. Saat kami sedang asyik-asyiknya menari dan bercanda, kami tak sadar JK sudah berada di depan pintu studioku. Dia bersandar di pintu sambil memperhatikan aku dan V bercanda serta menari.

"ooooo' Kook-ah.." V kaget saat menyadari JK sudah berdiri disana dan memperhatikan kami. Akupun menoleh dan memanggilnya," Oppa.... kau sudah datang. Maafkan kami tidak dengar kau masuk."

" Hmmm tidak apa-apa. Kulihat kalian sedang asyik menari bersama, aku diam memperhatikan saja karena aku takut mengganggu kalian." katanya dengan nada datar.

Aku bisa melihat seberkas raut muka kecewa diwajahnya bercampur dengan pertanyaan dalam hatinya ada apa dengan kami berdua. Aku mulai merasa bahwa JK sudah bisa merasakan ada yang tidak biasa diantara aku dan V. Begitu juga dengan V. V juga sudah bisa membaca bahwa JK seperti sudah tahu akan kejanggalan antara aku dan V. Namun, V berusaha menetralkan suasana. Bukan untuk menghindar, tapi bukan waktunya. Akan ada waktu dimana ia harus mengakui semua ini pada JK untuk meluruskan segalanya, saat nanti aku dan dia sudah bisa memutuskan perasaan apa ini. Mungkin aku seperti wanita murahan yang menyukai 2 laki-laki ini sekaligus, tapi kalian akan tahu jika benar-benar berada di posisiku. Perasaanku pada V benar-benar tak terelakkan dan begitu kuat menyerangku, namun aku masih berusaha menjaga hati ini untuk JK. Sebenarnya perasaan bersalah terus menggerogotiku. Aku harus segera menemukan jawaban atas semua perasaan ini, agar segalanya bisa lebih jelas dan tak menyiksa seperti ini.

Jungkook - JK - The Untold Love Story √ (FINISH)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang