Budayakan vote terlebih dahulu sebelum membaca, dan comment sesudah membaca, hope u enjoy and happy reading!
"Mengapa rasanya sangat menyakitkan?"
***
Seorang gadis kini sedang berada di sebuah café ditemani oleh sosok laki-laki yang sekarang tengah sibuk dengan minumannya.
"Lo kenapa sih dek?" Tanya Kelvin bingung
"Gapapa bang, cuman gue bingung aja siapa yang ngikutin gue pas itu." jelas Stella kepada Kelvin
"Pas itu kapan? Kan gue kaga tahu." tanya Kelvin
"Tempe sekalian noh." desis Stella kesal
"Males, nanti gue ceritain tapi nanti ya bang." lanjut Stella
"Oh, oke." ucap Kelvin langsung menyeruput lemon ice tea nya.
Stella pun memutuskan untuk mengambil ponselnya yang berada di slingbag nya yang bewarna baby pink tersebut.
Ia pun membuka aplikasi whatsapp, dan ia mengirim pesan kepada kekasihnya--Bryan.
to Bryan💗
Kamu lagi sibuk gak? Aku mau bicara sama kamu.
from Bryan💗
Boleh kok, dimana? Nanti aku jemput ya sayang. See u💕.
Stella pun beralih ke aplikasi instagram nya dibukanya instagram Devano yang bernama @devanobstn.
Muncul lah akun instagram Devano, dan Stella menemukan postingan Devano yang memotret perempuan tetapi wajah perempuan tersebut tidak terlalu jelas.
"Kayak kenal." gumam Stella
Ia rindu seseorang, seseorang yang selalu disamping nya dan mengajak nya berjalan-jalan layaknya berpacaran, padahal mereka bukan pacaran, melainkan hanya teman.
Itu Devano, lelaki yang pernah masuk kedalam hidupnya, namun ia menghilang dari Stella ketika dirinya sudah memiliki pacar baru, melainkan sepupunya sendiri--Bryan.
"Gue kangen sama lo Dev." lirih Stella sambil menatap ke arah minumannya
"Udahlah Ell, jangan dipikirin, lo udah punya pacar, jangan pikirin cowok lain." peringat Kelvin
"Iya, bang. Gue juga cuman khawatir sama Devano, dia menghilang secara tiba tiba." jelas Stella
"Pulang yuk bang." lanjut Stella
"Yuk." jawab Kelvin seraya menarik tangan Stella
"Nyelon bang!" pinta Stella kesal
"Hehe." ucap Kelvin dengan cengirannya.
***
London, Inggris.
Sosok laki-laki kini sedang membayar taksi yang telah ditumpanginya dan turun dari taksi tersebut.
Jadi ini sekolahnya? Batin Devano sambil melihat ke arah gedung yang mewah dan bertuliskan Darvins High School yang berarti, ia akan satu sekolah dengan Khanya.
Devano pun berjalan mengelilingi sekolah tersebut, dengan kedua tangannya yang dimasukkan kedalam saku celananya membuat kesan cool.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fake Love
Teen FictionTerkadang, memang kita seharusnya merelakan seseorang yang kita sayangi untuk pergi. Kita tidak boleh egois, Seharusnya aku tidak menaruh harapan lebih kepadanya. Cinta nya hanya ku anggap palsu. Kau tau mengapa? Karena semuanya terlihat saat ia men...
