Remember

83 12 7
                                        

Flashback... 

Di sebuah tempat gym yang tidak terlalu ramai, membuat Minseok tidak berhenti membentuk otot tubuhnya sejak dua jam yang lalu. Dia didampingi seorang pelatih yang selalu mengarahkannya untuk menggunakan peralatan di sana. 

"Aku akan melakukannya satu kali lagi"

"Arasseo. Jangan memaksakan dirimu. Beristirahatlah sebentar"

Minseok duduk di sebuah bangku sambil meminum botol air yang dibawanya. Dia mengelap keringat yang membasahi tubuhnya sebelum memulai latihannya lagi. Setelah satu jam, dia memilih untuk mengakhiri kegiatannya dengan menggunakan alat treadmill. Headset yang selalu dibawanya tampak terpasang di kedua telinga. Alat itu dinyalakannya dan mengatur kecepatan berlarinya. Baru beberapa menit menggerakkan kakinya, ponselnya berbunyi. Dia memelankan gerak alat itu dan menjawab panggilan dari Ibunya. 

"Nde, Eomma..."

"Apa yang kau lakukan di malam hari, eoh? Apa kau ke tempat itu lagi?"

"Nde. Aku akan pulang sebentar lagi"

"Tunggu, Minseok'ah....."

Minseok langsung mengakhiri panggilannya dan melanjutkan kegiatannya. Dia sudah aktif berolahraga sejak pulang kembali ke Seoul bulan lalu. Dia sebenarnya sudah sering melakukannya selama berkuliah di China 4 tahun kemarin, tapi dia memutuskan untuk melatih fisik tubuhnya lagi. Walaupun sang Ibu tidak menyukai bentuk tubuhnya sekarang, tapi dia tidak mempunyai pilihan lain selain merubahnya.

"Hyung, aku pulang sekarang" Minseok melambaikan sebelah tangannya ke arah pria lainnya yang sudah berpakaian rapih kembali. 

Setelah 30 menit, Minseok mengistirahatkan dirinya dan mengelap keringatnya. Selagi dia duduk sambil mengecek ponselnya, ada seorang pria yang tiba-tiba duduk di sebelahnya. 

"Aku memperhatikanmu selalu berada di sini dan berlatih dalam waktu yang lama"

Minseok menatap aneh pada pria ini. Dia menggeser duduknya tapi pria ini mendekat kembali ke sebelahnya. 

"Apa profesimu? Apa kau sedang berkuliah?"

"Ahjussi, apa yang kau lakukan? Aku tidak tertarik denganmu" Minseok berdiri dari duduknya sambil membawa tasnya dan beranjak dari sana. 

"Apa kau senang bernyanyi? Aku pernah mendapatimu di tempat karaoke beberapa hari yang lalu"

Minseok menghentikan langkahnya dan kembali membalikkan badannya. 

"Dari caramu bernyanyi, kau mengetahui teknik yang benar sampai mempunyai pernafasan yang kuat. Apa kau pernah berpikir untuk melakukannya di sebuah teater?"

Minseok melihat pria ini mendekat ke arahnya. Dia masih bingung untuk menanggapinya. 

"Aku mempunyai sebuah agensi kecil yang mungkin bisa menjadi tempat mu untuk meniti karier di sana. Kalau kau tertarik, datanglah kapanpun" Pria itu memberikan sebuah kartu nama padanya dan beranjak pergi lebih dulu. 

Minseok membolak-balik kartu itu. Terdapat nama pria tadi di bagian depannya, 'Kim Junsu'. Serta alamat gedung agensinya di bagian belakang. Minseok ingin bertanya lebih jauh, tapi pria itu sudah menghilang. Dia memutuskan untuk keluar dari tempat yang sudah sepi itu. 

"Aishh kenapa tiba-tiba hujan?" 

Minseok mendapati pria tadi berdiri di belakang pintu keluar. Dia menghampiri dan mengikuti arah pandang pria itu yang mengarah keluar tempat itu. 

"Aku akan memikirkannya"

Ucapan Minseok membuat pria itu terkejut, karena dia berpikir tidak ada siapapun di sekitarnya. 

Show Me Your LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang