"... I need somebody to heal. Somebody to know. Somebody to have. Somebody to hold. It's easy to say. But it's never the same. I guess I kinda liked the way you numbed all the pain. Now the day bleeds. Into nightfall. And you're not here. To get me through it all. I let my guard down. And then you pulled the rug. I was getting kinda used to being someone you loved... "
Lagu Lewis Capaldi - Someone You Loved menemani Abram dalam perjalanannya menuju tempat perayaan ulang tahun David Ardian. Ia ke tempat tersebut sendirian —tanpa ditemani Kyna. Wanita itu benar-benar meninggalkannya dan berangkat dengan Arga —teman laki-lakinya yang tidak ia kenal sama sekali.
Abram menyadari kalau Kyna tidak pernah menyebut nama laki-laki itu sebelumnya. Biasanya, wanita itu akan cerita tanpa diminta jika ia memiliki teman dekat atau pacar baru. Kali ini berbeda, wnita itu menutup rapat mulutnya terkait sosok Arga.
"Siapa Arga yang lo maksud, Na?" Abram berbicara sendiri dalam mobilnya. "No, nggak mungkin Dirgantara Galaksi, kan? Dirga kan pacarnya Gea. Hmmm..."
Abram terus berkutat dengan pikirannya hingga tak terasa ia tiba di acaranya David. Tanpa mengenakan setelan formal karena jas dan dasi telah ia tanggalkan, Abram masuk dan menemui David untuk memberikan selamat pada pria yang sedang merayakan ulang tahunnya ke-30 itu.
Abram berkata, "Bro, Selamat memasuki klub 30 ya. Gue tunggu undangan lo. Sudah waktunya bereproduksi dan ngurus anak..."
David tertawa dan menimpali, "Lo duluan deh, ikhlas gue."
"Maunya gitu... tapi ceweknya belom mau sama gue."
David menepuk-nepuk pundak Abram. "Sabar, man. Lagian siapa cewek yang berani nolak lo sih? Matanya buta kali tuh cewek..."
"Sssttt... jangan keras-keras. Abis gue!" balasnya.
"Lah, cewek yang lo incer ada di sini? Siapa?" David mengeraskan suaranya tepat di telinga Abram karena suara musik yang terlalu keras.
"Not now, Bro. Gue masih usaha... nggak peka orangnya. Percuma juga. So stubborn..."
"Itu mah berat..." kata David sambil terus tertawa.
"Minta doanya aja, Vid," pintanya pada David.
David tersenyum, "Pasti, Man! Gue selalu berdoa yang terbaik buat lo!" Menaikkan gelas minumannya, "Untuk penerus EBI," mengajak Abram untuk bersulang, namun sayangnya mata pria itu tertuju pada Kyna yang sedang bersama seorang pria. Ia bisa menebak kalau pria yang bersama Kyna adalah Arga.
"Man..." senggol David ketika melihat Abram fokus melihat Kyna. "Lo kenapa lihatin sodara lo segitunya. Lo nggak suka dia sama Arga?" tanyanya.
Abram menjawab, "Arga?"
"Argantara Baureksa Sjarief. Chief Product Officer sekaligus co-founder E-Lab. Startup (1) yang lagi naik daun karena app EasyLife yang mereka luncurkan diunduh lebih dari 100.000 user dalam waktu tiga bulan. Gue denger dia kandidat terkuat di E-Lab yang bakal menggantikan Vicko Soetedja sebagai CEO karena Vicko kabarnya mengundurkan diri dari E-Lab. It means... dia juga salah satu kandidat terkuat yang bakal masuk Forbes 30 Under 30 Asia tahun depan."
"Informasi lo terlalu lengkap, Vid. Gue cuma butuh tahu dari mana Kyna kenal sama Arga. Kenapa mereka bisa deket banget..."
David memukul bahu Abram dan berkata, "Man, make it simple. Go and ask your sister..."
"Kyna nggak bakal mau jawab kalau gue tanya, Vid."
"You sound like possessive brother..."
KAMU SEDANG MEMBACA
When Women Commanded (On Going)
Chick-LitKyna Damara adalah anak perempuan satu-satunya Hardjanto Damara, seorang pengusaha Indonesia yang bisnisnya bergerak di bidang energi dan pertambangan. Pada mulanya, kehidupan keluarga Kyna baik-baik saja hingga ia merasa kalau kehadiran Abram Tehan...
