"Aku hanya ingin menghabiskan seluruh sisa umurku hanya denganmu"
Hanna Ariestella
Romeo sudah Berada diparkiran menunggu Hanna keluar dari kelas, tiba tiba ada yang memanggil namanya.
"Bimaaaaaaa" pekik seorang wanita yang jelas itu bukan suara Hanna
Bima menoleh kearah sumber suara itu dan melihat Tafhia melambaikan tangannya kearah Bima, lalu berjalan menghampiri Bima.
"Kamu mau pulang" ucap Tafhia setelah sampai Didepan Bima
"Enggak, Aku mau antar Hanna keluar" ucap Bima
"Ngapain sih nganter Hanna, mending pulang sm aku yuk" rengek Tafhia sambil Menggandeng Tangan bima
"Nanti malam aku kerumah kamu, Sekarang kamu pulang sendiri ya" ucap Bima sambil melepaskan gandengan Tafhia
"Bodo ah! Aku marah!" ucap Tafhia sambil menghentak hentakkan kakinya
"Tafhia jangan begini, please baby kali ini aja" ucap Bima sambil memohon
"Yaudah!" ucap Tafhia sambil Cemberut lalu pergi meninggalkan Bima.
Bima tidak menyadari bahwa Romeo Sedari tadi berdiri Disudut kanan parkiran Yang sedang memperhatikan dirinya dengan Tafhia.
"Dasar licik!" ucap Romeo saat melewati Bima
Bima Melotot. Bisa bisanya dia tidak sadar kalau Sedari tadi ada yang terus memperhatikannya. Bima tidak menghiraukan Romeo, dia tidak ingin ribut saat ini.
"Hei" sapa Hanna yang tiba tiba sudah berdiri didepan Bima
"Yuk langsung berangkat" ucap Bima setengah terkejut
Merekapun masuk kedalam mobil lalu melajukan mobil menuju arah yang akan mereka tuju.
"Emang mau jalan jalan kemana?" tanya Bima sambil fokus menyetir
"Taman bunga" ucap hanna
"Kenapa milih tempat itu?" tanya Bima sambil melirik kearah Hanna
"Suka, itu tempat dimana pertama kali kita ketemu" ucap Hanna sambil tersenyum
Bima pun mengangguk dan Melajukan mobilnya ketaman bunga yang hanna maksud.
Sesampainya disana, mereka langsung keluar dari mobil dan membayar tiket masuk kepada petugas itu, hanna tidak sabar ia langsung berlari Menuju gerumunan Bunga berwarna warni itu.
Hanna duduk dirumput hijau sambil memperhatikan bunga yang terpampang didepannya, Hanna tersenyum lalu Bima menghampirinya dan duduk Disebelah Hanna.
"Bima, kita foto berdua yuk" ucap Hanna sambil menatap Bima
Bima mengangguk lalu mengambil Ponselnya, mereka selfie berdua Dengan berbagai gaya yang unik. Ada yang tersenyum Ada yg menganga ada yg cemburut dan masih banyak lagi.
Setelah selesai berselfie, Mereka berdua melihat hasilnya dan tertawa bersama. Rasanya hanna ingin terus terusan seperti menghabiskan sisa umurnya dengan bima, hanya bima! Hanna pun sudah tidak mendapat pukulan atau tamparan lagi seperti dulu dari Bima. Mungkin Bima sudah mulai sadar.
"Bima, tempat ini akan menjadi saksi Bahwa gw benar bener cinta sama lo" ucap Hanna sambil berdiri dan menatap Bunga bunga disana
Bima tersenyum lalu memeluk hanna dari belakang dengan erat.
Hanna memegang Tangan bima yang melingkar diperutnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hanna Ariestella [COMPLETED]
Historia CortaA tragic love life a girl named Hanna's Ariestella to cause herlself have an illness and end in death
![Hanna Ariestella [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/202236655-64-k163855.jpg)