11 (b) : Rosè's

1.8K 201 10
                                        

"Maaf rosè, aku harus melakukan ini padamu"

Anak laki-laki yang tak kukenali itu perlahan mendekat padaku yang sudah menapaki ujung tebing.

Aku dimana? Siapa anak laki-laki ini?

Tunggu wajahnya cukup familiar....

Belum sempat kuingat siapa dia, tiba-tiba kedua tangan anak laki-laki itu mendorongku jatuh dari tebing.

---

Mataku terbuka lebar dan pandanganku langsung menyisir ruangan gelap yang asing ini.

Napas lega langsung keluar dari hidungku menyadari bahwa barusan itu hanyalah mimpi namun entah kenapa terasa sangat nyata.

Aku melihat ke sekeliling masih penasaran dengan tempat gelap ini.

Cahaya dari jendela yang menampilkan pemandangan kota Seoul membuatku dapat melihat tv LED yang berhadapan dengan ranjangku disertai sofa panjang. Di sebelah kananku ada nakas dan air minum sedangkan di samping kiriku ada ...... tiang infus?

Ah, aku baru ingat. Aku jatuh dari tangga.

Memori-memori mengerikan itu perlahan mulai terputar kembali di otakku. Yang terakhir kuingat ada empat stalker misterius yang mengejarku di sekolah.

Salah satu dari mereka sudah kuungkap, Chanyeol. Tapi, tiga sosok lainnya itu yang membuatku buntu dan down seketika.

Ada pemain baru lagi.....

Tiba-tiba rasa haus menggerogoti leherku. Dengan cepat kuraih gelas di nakas dan ku tenggak habis isinya namun, segelas air tak memuaskan dahagaku. Aku turun dari ranjang dengan langkah sempoyongan masih berusaha menyeimbangkan tubuhku yang baru saja pulih.

Aku keluar dari bangsal menyusuri koridor yang minim pencahayaan ini berusaha mencari sesuatu yang bisa menghilangkan dahagaku.

Semakin jauh ku melangkah rasanya kepalaku semakin berat dan badanku mulai terasa lemas. Apa aku belum pulih sepenuhnya?

Tuk! Tuk! Tuk!

Suara langkah kaki siapa itu!? Jangan bilang mereka masih mengejarku sampai di sini!

Ha! Benar saja ketika aku menoleh ke belakang kudapati sesosok hoodie hitam mendekat ke arahku.

Akh! Aku sudah cukup frustasi dengan kejadian itu. Cukup!

Tuk! Tuk! Tuk!

Sialan! Dia mendekat! Aku harus berdiri!

Dengan tenaga yang tersisa aku memaksa diri untuk berlari dari koridor satu ke koridor lainnya namun kepalaku makin terasa berat di tiap langkahnya tubuhku pun lemas bersiap untuk menyambut lantai dingin koridor.

Bukannya merasakan sakitnya jatuh ke lantai, aku malah merasa ditarik ke pelukan seseorang yang wanginya sangat familiar.

Ah, dari suara napasnya yang tersengal aku tahu bahwa ini Jungkook "Lo gak apa-apa kan?" Sahutnya dalam heningnya koridor. Aku mengangguk masih dalam dekapannya menunggunya melonggarkan pelukan eratnya.

Setetes bening keluar dari pelupuk mataku. Sesungguhnya aku masih terngiang akan semua teror yang kualami namun aku tak mampu untuk bersuara karena aku sekarang sedang berusaha mati-matian untuk tidak mengeluarkan air mata.

"Nyaman banget ya di peluk sama orang ganteng kayak gue, huh?"

Aku hanya diam dan menyembunyikan wajahku dalam dekapannya, berusaha keras untuk tidak menangis.

Aku sudah terlalu lelah dengan semua ini. Semua kejadian itu seakan membekas di otakku dan menghantuiku bahkan sampai ke dalam mimpi. Di dunia ini aku seakan tak bisa bersembunyi dan terus dikejar.

Kapan semua ini akan berakhir?

"Rosè.... gue tanya sekali lagi lo harus jujur"

"Are you allright?"

Tangisku pecah di pelukannya.

Aku juga bertanya apakah aku baik-baik saja namun jawaban yang kudapat dari diri ini hanyalah

Tangisan.



---




Aku hanya terus terisak saat Jungkook tiba-tiba menggendongku dan membawaku beranjak dari koridor. Dia pun tak lagi bertanya ataupun mengajakku bicara. Dia seakan membiarkanku mencurahkan kesedihanku.

Dan tak berapa lama aku merasa nyaman menangis dalam dekapannya hingga aku pun terlelap.

"Maaf Rosè. Aku gagal kali ini. Tapi akan aku pastikan agar mereka tak bisa menyentuhmu lagi"



•••


Sydney, Australia at 22.00



"Hello, son? Hows my daugther? Is she allright?"

"Yeah. She awake a few hours ago .But sir, they will never stop to chase her. I must take Rosè to Aussie as soon as possible"

"No, you cant take her to Aussie now. Not here. Its not clear here"

"And then? Where i must take her? And when?"

"After two weeks, New zealand.
Dont stop to stalk them! Keep on eye at them!"

"Okay, i got it"


Tut-

-T B C-

Maaf updatenya terlambat. Aku ketiduran tadi malam heheee

See you on saturday!

Ssstt! Rahasia Jk bakal terkuak!

Kira2 jungkook itu sebenarnya apa dan siapa sih? 🤭🤭🤭

Memoar. (Stalker Bad Boy)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang