VOTE DAN KOMENNYA QAQAAA
SAKIT HATIKU GA DI VOTE🤧😭
Hari menjelang sore tapi Lisa belum mengakhiri sesi bincang-bincangnya denganku. Setelah kursi yang kita berdua tempati di kafe sudah terasa cukup panas, kini Lisa ngajak aku pulang.
Motor sportnya meraung di kompleks perumahan nenekku membawaku ke depan pekarangan rumah.
Setelah aku turun, fokusku teralihkan ke rumah ber cat putih di seberang. Tak ada pergerakan apapun nampak dari sini.
Hanya nampak jendela-jendela dengan tirai yang menutup rapat tanpa ada satu pun lampu yang menyala sama halnya dengan rumah tetangga-tetangganya. padahal waktu sudah mendekati maghrib.
"Hufftt. Jungkook ke mana ya?? Hobinya ngilang ga ada kabar. Gue ini sahabatnya atau musuhnya sih? Dicuekin mulu" Lisa mengikuti arah pandangku. Lalu mengeluarkan handphone dari saku jaketnya yang sering ia pakai saat berkendara.
Seketika aku menyadari kata yang cukup mengusikku dari penuturannya tadi. Yaitu 'sahabat'
"Elo..... sahabatan sama Jungkook?"
Lisa mengalihkan pandangan dari handphonenya lalu mengangguk polos kepadaku.
"Jadi elo...."
"Gue sahabatan sama dia, Chanyeol dan Chae dari kecil tapi gue pas SMP pindah ke thailand trus balik lagi ke sini pas SMA"
Ga mungkin!
Seketika aku teringat akan mimpiku semalam.
Jadi satu gadis yang baru muncul di mimpiku itu adalah Lisa?
Bagaimana bisa mereka bertiga ada di dalam mimpiku??
Ini cukup membuatku merinding saat itu juga dengan mata membelalak lebar keknya sampe membuat Lisa heran dengan reaksi aku itu.
"Lo..... ingat sesuatu. Chae...?" Sial, dia mulai lagi. Sampai kapan mereka bakal berharap bahwa aku adalah Chae yang kembali dari kematiannya?
Sabar Rosè......
Akhir-akhir ini aku mulai berpikir untuk mengerti keadaan Lisa dan Jungkook yang selalu aja bertingkah seperti ini karena masih belum menerima bahwa Chae sudah tiada. Aku mencoba untuk sabar sebisa mungkin dan perlahan mencoba menyadarkan mereka berdua.
Oke. You can do this, Rosè!
"Ehm, ga papa kok. Gue cuma kaget doang kalo elo pernah temenan sedekat itu sama mereka berdua" Lisa hanya ber'oh' ria lalu kembali fokus ke handphonenya.
Untuk apa coba aku memimpikan kejadian masa lalu yang gak pernah kualami sama sekali?
Apakah hantu itu benar adanya dan Chae sedang menghantui mimpi-mimpiku atau
Ada alasan lain?
●○○
Aku keluar dari kamar mandi dengan Kaos hitam bergambar poster vaporwave dan celana kain berwarna krem.
Ku dengar suara gemericik minyak panas dari dapur dan aroma tumis bawang putih yang begitu menggugah selera. Nenek pasti sedang menyiapkan makan malam
Seketika aku teringat dengan kedua orang tuaku. Tepatnya teringat saat-saat aku makan malam bersama mereka. Sayangnya sampai sekarang belum ada kabar dari mereka. Terakhir kali aku berbincang dengan mereka saat aku masih di rumah sakit. Katanya mereka gabisa pulang karna paspor mereka hilang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Memoar. (Stalker Bad Boy)
Fanfiction"lo nguntit ya?" R "gak!" JK "trus lo ngapain di depan rumah gue?" R "gak tau tuh, kaki gue auto jalan aja" JK
