Chapter III : I Found You

90 5 0
                                        

Wolf and Fox

Orific by Aomine Sakura

Cerita ini hanyalah fiktif belaka. Kesamaan nama, tempat, latar dll hanyalah kebetulan. Tidak berniat menyinggung siapapun ataupun unsur sara.

Warning content 21+
Selamat membaca!

"Apa-apaan-"

Kyra memandang motor di hadapannya. Yang benar saja, pria itu ingin mengantarkannya pulang dan menaiki motor gede miliknya. Masalahnya, ia mengenakan rok mini dan apa jadinya jika ia naik motor seperti itu.

"Aku mau naik ojek online saja." Kyra mengeluarkan ponselnya.

"Ck, akan aku panggilkan ojek online." Hansel mengambil alih ponsel milik Kyra.

Sial. Mengapa pria dihadapannya benar-bear egois dan menyebalkan. Pria itu bersikap seenaknya sendiri.

Kyra melirik Hansel yang kini sibuk menelpon seseorang. Dari segi penampilan, Hansel memang tampan dan menarik. Terutama otot dan tatto yang membuatnya terlihat semakin seksi dan menawan.

Tetapi dari segi sifat nol besar. Pria itu pemaksa, menyebalkan dan seenaknya sendiri. Siapapun yang menjadi istrinya kelak haruslah sangat sabar dalam menghadapi sikap Hansel yang menyebalkan.

"Mobil kita sudah datang." Hansel membukakan pintunya dan membuatnya berdiri mematung dengan penuh tanda tanya.

"Tunggu apa lagi? Ayo masuk."

"Aku tidak mengerti." Seketika otaknya menjadi beku. "Lalu dirimu-?"

"Tentu saja ikut bersamamu." Hansel segera menarik tangannya. "Segeralah masuk. Jangan membuatku pusing."

"Kau yang membuatku pusing!"

Kyra memandang Hansel dengan pandangan kesal sebelum masuk ke dalam mobil yang akan membawanya. Hansel mengikutinya dan langsung duduk di sampingnya.

"Tidak usah dipikirkan." Hansel memandang jalanan Jakarta yang macet. "Motorku sudah di urus oleh pihak hotel."

"Kau manusia gila!"

"Terima kasih."

"Itu bukan pujian!"

Hansel terkekeh geli. Dia masih belum puas menggagahi Kyra. Dia masih ingin merasakan milik Kyra yang rapat menjepitnya. Tetapi rasanya akan sulit untuk mendapatkan wanita ini kembali.

Kyra merasakan kepalanya sakit. Dalam hidupnya, dia menyukai segala keteraturan dan hidupnya sudah dia atur dengan rencana-rencana masa depannya yang indah. Kemudian, semuanya hancur begitu saja hanya karena manusia bernama Hansel.

Dia termasuk dalam manusia yang tidak akan pernah bisa menyatu dengannya. Sikapnya urakan dan selalu melakukan apapun yang diinginkannya sesuka hatinya. Tipe yang tidak disukainya.

"Sudah sampai."

Hansel memandang rumah sederhana dihadapannya. Dia akan mengingatnya dan akan berkunjung ke rumah pujaan hatinya.

"Aku yang bayar." Hansel tersenyum sebelum menarik Kyra dan mendaratkan kecupan manis di bibirnya. "Terima kasih."

"Va te faire mettre.”* Kyra mengacungkan jari tengahnya dan menjulurkan lidahnya sebelum membanting pintu mobil begitu saja.

Sedangkan Hansel tidak bisa menahan tawanya. Selama ini, banyak wanita yang selalu bertekuk lutut dihadapannya dan akan memohon untuk tidak ditinggalkan.

Wolf and FoxCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang