pesta

626 13 0
                                        

Lyu tersenyum lebar ketika dinyatakan sah sebagai suami istri demikian juga Mat menatapnya dengan bahagia. mereka berjalan meninggalkan tempat prosesi pernikahan menuju tempat resepsi.

"hei Mrs saimataro"
"Mat "
"apa"
"jangan begitu aku malu"
"mrs Gabriela Lyu saimataro"

Lyu bersemu merah diwajahnya membuat Mat terkekeh geli melihat tingkah Lyu yang jauh dikenalnya.

sebelum acara resepsi, mereka berdua berganti pakaian terlebih dahulu. setelah itu mereka masuk kedalam acara resepsi yang dihadiri banyak orang penting.

kakek tertawa senang mendengar koleganya mengucapkan selamat untuk cucunya sesekali ia melirik Lyu yang tersenyum bahagia disamping Mat. Jero menyesap minuman yang disediakan sambil mengamati sekelilingnya.

"kek"
"ya"
"aku pergi dulu"
"mau kemana"
"urus parasit"
"ya sudah kakek juga"

Jero mengeryitkan keningnya tidak mengerti maksud kakek. diperhatikannya kakek saimataro berjalan dengan santai, tidak terburu-buru kemudian menghilang di salah satu ruangan. tak lama setelah itu Lyu menyusul ketika Mat menghampiri temannya yang datang.

"wah dasar kakek tua"

Jero menggelengkan kepalanya mengetahui itu dengan cepat dilanjutkan kembali langkahnya menuju kamar merah.

pernikahan ini dilakukan dirumah kakek, membuat banyak orang berdecak kagum dan takjub melihat kemewahan yang ditampilkan.

Mat kebingungan mencari Lyu hingga diejek temannya dan untuk pertama kalinya ia merasa keputusannya salah menikah dengan Lyu.

tiba-tiba bahunya ditepuk pelan oleh seseorang,Mat memutar badannya menghadap orang menepuk. mata Mat melebar melihat Lyu yang dicarinya berada didepan mata,ia segera menepis kecurigaannya.

"hai Mr sedang mencari siapa?"

senyum di wajah Lyu berubah menjadi tanda tanya melihat Mat yang mendadak memeluknya lalu mencium bibirnya.

"ehm"

suara tepuk tangan meriah disekitar mereka, menyadari itu Mat melepaskan ciumannya. iapun mengedipkan matanya menggoda ke para tamu undangan yang hadir sehingga tawa terdengar membuat wajah Lyu merah padam menahan malu.

Mat menarik nafasnya pelan sambil menggandeng tangan Lyu meninggalkan tempat itu diiringi tepuk tangan dari para tamu dan tatapan mata kakek yang duduk menatap wajah Lyu.

"nikmati hari ini Mat setelah itu jangankan untuk bertemu dengannya bahkan menyentuhnya pun tidak akan bisa"bisiknya pelan sambil meminum minuman keras.

begitu sampai di kamar, Mat segera memeluk Lyu erat.

"aku pikir kamu hilang"
"dirumah kakek? yang benar saja Mat"
"kamu milikku sekarang Lyu"
"ya, tolong bukakan resleting aku mau mandi dulu"

perlahan dibukanya tanpa melepaskan pelukannya dan berbisik di telinga Lyu "mandi bersama sayang lebih efisien dan hemat" wajah Lyu berubah merah, dipukulnya pelan punggung Mat

"Mat"

Mat mengiring Lyu ke kamar mandi setelah baju Lyu lepas dari badannya.

Mat mengiring Lyu ke kamar mandi setelah baju Lyu lepas dari badannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
WAY OUT(completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang