Belpun berbunyi tanda bahwa sekarang istirahat, aku sekarang sedang berjalan menuju kantin bersama niall, di perjalanan ia tak hentinya berbicara bahwa aku sangat keren karna aku bisa bermain skateboard
"Itu sangat keren baby! Ajarkan aku dong" ucap niall dan dia terus memanggilku dengan sebutan baby, ingin sekali aku memukul kepalanya tapi itu sangat berlebihan
"Kalo kau panggil aku baby lagi aku tak mah ajari kau" ucapku sambil memutar bola mata
"Yasudah aku panggil kau sweetheart" ucapnya sambil mencolek daguku membuatku ingin sekali menghajarnya
"Nialllllll!!!!!" Teriakku
Ia berlali dan tentu aku harus mengejarnya tapi tiba tiba aku terjatuh karna menabrak seseorang di depanku. Tapi tunggu... Kenapa aku tidak merasa sakit ya
"Hey minggir dari badanku kau berat sekali bodoh" ucap... Zayn . Ya ampun demi tuhan dia sangat tampan dan aku bisa melihat matanya sangat jelas disini, matanya itu sangat terang dan tajam. Aku sangat suka.
"Hey bodoh" ucapnya sedikit mendorongku.
Aku langsung beranjak dari tubuhnya karna tadi aku tak sengaja menindih dia, ternyata semua orang disini menatapku, ada yg menatapku sinis, ada pula yg menatapku kagum. Sungguh aku malu
"Baby apa kau baik baik saja? Kenapa kau sangat bodoh? Berlaripun masih menabrak orang lain" ucap niall dengan bibirnya yg sangat cerewet
"Kau yg bodoh! Ini gara-garamu" ucapku tak mau kalah
"Hey two idiot! Berhentilah bertengkar, dan kau murid baru kau tak akan minta maaf?" Ucap zayn menyela pembicaraanku dengan niall.
"Minta maaf pada siapa? Dan untuk apa?" Ucapku memutar bola mata. Dan niall si bodoh itu ia hanya diam
"Ah sudahlah memang dasarnya kau bodoh" ucap zayn pergi dari kerumunan ini.
"Ishhh"
"Niall ayo aku malu" ucapku agak berbisik karna sangat banyak sekali orang yg menatapku
Niall pun menarik tanganku dan ketika aku melewati orang2, banyak sekali yg berbicara tak suka denganku mereka berbicara 'bitch' 'anak baru tak tau diri' 'berani sekali menyentuh zayn' aku hanya bisa menunduk aku malu
Aku tak mengerti kenapa mereka meneriakku dengan kata kata kasar seperti itu. Apa karna zayn? Tapi kenapa harus zayn?
"Barbara kau mau makan apa?" Ucap niall membuyarkan lamunanku
"Aku tak lapar niall, kau saja aku hanya ingin green tea" ucapku sedikit lesu
"Kau pasti lapar, aku saja yg memesan kau tunggu disini ya" ucapnya langsung pergi
"Well well well jadi dia yg bersebelah dengan kita anak baru tak tau diri itu?" Ucap seorang yg sedikit berteriak. Dan aku menoleh, yap tepat sekali di sebelahku dia berambut merah dan temannya yg berambut coklat hanya melihatku tak suka. Aku hanya menatapnya sinis dan langsung mengeluarkan iphone karna aku muak mendengarkan mereka.
"Hey kau anak baru, maupun kau pura2 tak mendengarkanku, aku hanya ingin memberi tau bahwa kau sangat bodoh merebut zayn dari kendall karna kau pasti akan mendapat masalah besar disini hahahahaha selamat bitch" ucap si rambut merah
"Here we go baby" akhirnya niall datang karna mungkin niall disini mereka tak akan menggangguku
"Tapi aku tak lapar niall, aku hanya ingin green tea ku saja"
"No! Kalo kau ingin green tea mu kau harus makan ini agar kau tak lesu baby" ucapnya menyodorkan frenc fries
"Oke niall sayang thank you" aku hanya menggodanya
"Apa? Kau memanggilku sayang? Kau sosweet beib aku suka itu" ucapnya bersemangat.
"Whatever niall"
"Beib kau knp? Kau tadi menangis ya?matamu sangat aneh dan merah" ucap niall sambil memerhatikanku
"Nope niall aku tak apa" ucapku berbohong karna aku tadi nangis di olok2 seperti itu
"Sudahlah barbara kau tak perlu dengarkan apa kata wantia gila disini"
"Maksudmu?"
"Aku tau kau memikirkan perkataan wanita2 gila tadi kan? Saat kau menabrak zayn?"
"Ya niall aku sangat bingung, memang zayn siapa sih?"
"Mmmm tunggu aku akan menghabiskan nandos ku dulu baru aku akan cerita" ucap niall sambil mengunyah makanan yg penuh di mulutnya. Haha skrg dia bukan hanya cerewet tapi banyak makan
Setelah niall menghabisi nandosnya ia langsung membuka mulut
"Tunggu aku minum dulu" ucapnya membuatku memutar bola mata
"So?"
"Zayn itu siswa terpopuler sesudah aku" ucapnya mengedipkan bola mata
"Niall serius ku mohon" ucapku sedikit memohon karna aku sangat penasaran
"Kau ini! Oke jadi zayn itu siswa terpopuler disini, wanita gila disini hampir semua menyukai zayn dan kau juga termasuk, zayn berpacaran dengan kendall karna ia terpaksa agar ia tak dikejar wanita disini tapi ia salah karna kendall termasuk wanita gila juga dan ia akan memakan wanita yg berani menyentuh pacarnya itu"
"Oh begitu pantas tadi wanita berambut merah berbicara kalo aku akan mendapatkam masalah besar gara2 kejadian bodoh tadi" ucapku mengangguk tanda mengerti
"Dia selena teman kendall dan pasti bersama wanita baik yg terjebak dengan org jahat ya dia ariana"
"Kau suka pada ariana ya?"
"No dia mantanku"
"Wow"
"Jika kau di ganggu oleh wanita gila itu beritahu aku ya beib" ucap niall tulus
"Iya niall karna hanya kau temanku disini"
"Kau tau? Kita baru kenal beberapa jam tapi aku sudah sangat nyaman berteman denganmu"
"Aku pun niall malah aku sudah menganggapmu sahabat"
"Itu sangat sosweet beb, ayo kita ke kelas"
Part ini ga jelas bgt, kata-katanya lebay bgt but enjoy bacanya ya guys. Voment ayo❤️

KAMU SEDANG MEMBACA
FEELINGS
FanfictionI still have feelings for you. And no matter how many times i tell myself that im better off without you, a part of me just wont let go I wish I had a delete button in my life. To delete some people, some memories, and some feelings. -Barbara Pal...