♥XavierAgatha♥

366 18 18
                                    

♥♥♥♥   ♥          ♥   ♥♥♥♥
       ♥            ♥     ♥             ♥
       ♥                 ♥                  ♥
       ♥             ♥    ♥             ♥
       ♥          ♥          ♥          ♥

             Selamat Membaca
.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.

Bel pulang sekolah sudah berbunyi sejak 25 menit yg lalu, namun seorang gadis masih menunggu didepan gerbang sekolah dengan muka lesu.


Entah knp nomor ayahnya tidak aktif, sudah berulang kali ia mencoba menelfon.



Huft


Knp tadi dia tidak menerima ajakan celia untuk pulang bersamanya, toh searah dan cuma berbeda blok saja.


Dan ya



Akhirnya agatha memilih untuk berjalan kaki, sebenarnya jarak dari sekolah ke rumahnya itu cukup jauh. Tapi ya sudah lah, hitung-hitung olahraga.




Tinnn Tinnn




Agatha berjengkit kaget ketika suara klakson motor menyapa gendang telinganya. Ia pun menoleh dan mendapati seorang laki-laki yg tengah nangkring di atas motor sport merah.


Agatha tidak tahu pasti siapa orang itu, krn wajah orang itu tertutup oleh helm fullface yg dikenakannya.



Sampai....

"Sendirian aja neng"

Suara...

Suara bariton itu....

Suara XAVIERRRR!!!!!



"Emm iya" jawab agatha was was

"Yaudah sini bareng gue" ujar xavier sambil menepuk jok belakang motornya.

"Eng... gak usah kak, mau jalan aja. Lagian kyknya rumah kaka beda arah"

"Ck, bawel" xavier berdecak kesal

Grep

"Ehh" sekali lagi agatha dibuat kaget oleh xavier yg tiba-tiba menarik tangannya.

"Bareng gue, gk nerima penolakan"

"T..tapi"

Xavier mendadak turun dari motornya tanpa disangka ia langsung menggendong agatha bak karung beras, dan  mendudukannya di jok belakang.

Agatha yg diperlakukan seperti itu awalnya ingin berteriak, tetapi setelah melihat ekspresi xavier yg menurutnya seram. Ia jadi mengurungkan niatnya.

"Nahh gini kek daritadi" ucap xavier bangga

"Ehhh tunggu-tunggu"
Xavier tiba-tiba membuka dan mengobrak-abrik isi tasnya.
Kemudian mengikatkan jaketnya pada pinggang agatha.
"Rok lo pendek, gw gamau lu jadi tontonan orang lain. Jadi jan kegeeran" lanjutnya

Si empu yg dibilangi hanya mengangguk dan memberikan senyum TERPAKSA

Tak lama xavier mulai menaiki motornya.

"Pegangan klo lu gk mau mati dijalan" ucapnya dingin

Agatha menelan ludahnya susah payah, dan berpegangan pada tas punggung yg dikenakan xavier.

"Ck, gk bener lu. Siniin" xavier meraih satu persatu tangan agatha dan meletakkan tangan itu dipinggangnya.

Berbeda dgn agatha yg nampak gugup, xavier malah tersenyum penuh kemenangan dibalik kaca helmya.






NERDY GIRL (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang