Hyunjin sampai di Apartemen.
Hyunjin langsung masuk ke kamarnya dan Ryujin.
"Yaang," panggil Hyunjin.
Tidak ada sahutan.
Ryujin sudah tertidur pulas. Mungkin ia lelah karena beberapa hari ini,ia dan Hyunjin sering bertengkar.
Hyunjin pun masuk ke kamar mandi untuk sekedar bersih-bersih lalu kembali naik ke tempat tidur dan berbaring di sebelah Ryujin.
Hyunjin melingkarkan tangannya di perut Ryujin lalu mencium pelipis Ryujin pelan.
"Sweetdream,baby." ucap Hyunjin lalu akhirnya memejamkan matanya.
Ia juga cukup lelah karena akhir-akhir ini ia selalu emosi dan akhirnya bertengkar dengan istrinya.
🌹🌹
Keesokan harinya.
Ryujin sudah duduk di meja makan sambil memakan sarapannya.
"Kok gak nungguin aku?" ucap Hyunjin lalu menghampiri istrinya itu dan mengusap kepalanya istrinya tersebut.
Ryujin menoleh ke arah Hyunjin.
"Udah aku siapin tuh sarapan kamu,baju kamu juga. Aku kelas pagi jadi buru-buru banget." ucap Ryujin fokus memainkan ponselnya.
Hyunjin mengangguk.
"Kalo lagi makan jangan main hp,yaang." ucap Hyunjin.
Ryujin berhenti lalu menaruh ponselnya dan meneruskan sarapannya tanpa berniat menatap Hyunjin.
"Kamu masih marah?" tanya Hyunjin.
"Marah kenapa?" ucap Ryujin yang tetap menatap ke arah piringnya.
"Ya marah karena kemarin?" ucap Hyunjin.
"Engga,udah deh aku lagi gak mau bahas itu,aku ada kuis hari ini aku gak mau konsentrasi aku buyar nantinya." ucap Ryujin.
"Oke maaf,nanti abis kelas aku jemput ya?" ucap Hyunjin.
"Gak usah,aku pulang sama Chaeryeong dia bawa mobil hari ini." ucap Ryujin.
Hyunjin menghela napas.
"Kamu masih marah." ucap Hyunjin.
"Dibilang engga,kenapa masih nanya mulu." ucap Ryujin.
Entah kenapa mood Ryujin semakin hari semakin meledak-ledak.
"Itu bukan pertanyaan itu pernyataan, yaang. Kamu masih marah sama aku." ucap Hyunjin.
"Udah deh aku gak mau bahas itu,aku pergi dulu." ucap Ryujin.
"Berangkat sama siapa?" ucap Hyunjin.
"Chaeryeong,udah bilang kan aku tadi." ucap Ryujin.
"Oke,hati-hati." ucap Hyunjin.
Ryujin hanya berlalu saja tidak menghiraukan ucapan Hyunjin,ia pun segera keluar dari Apartemen setelah menaruh piring dan gelas kotor di dapur.
Tidak ada ucapan selamat tinggal,pelukan, dan ciuman di pagi hari seperti biasanya. Bahkan,Ryujin pamit hanya sekedarnya saja.
Biarlah kali ini Ryujin menjadi istri yang durhaka. Karena entah mengapa,melihat Hyunjin bawaannya Ryujin selalu murka.
Hyunjin menghela napasnya pelan.
Niatnya, sepulang Ryujin kelas nanti ia akan mengenalkannya dengan Hyejin agar tidak ada salah paham lagi diantara mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝗕𝗲 𝗪𝗶𝘁𝗵 𝗬𝗼𝘂 // 𝗛𝘄𝗮𝗻𝗴𝗦𝗵𝗶𝗻 𝗽𝘁. 𝟮
Fanfic𝘽𝙚 𝙬𝙞𝙩𝙝 𝙮𝙤𝙪 ; 𝙛𝙧𝙤𝙢 𝙩𝙝𝙚 𝙨𝙚𝙫𝙚𝙣 𝙗𝙞𝙡𝙡𝙞𝙤𝙣𝙨 𝙥𝙚𝙤𝙥𝙡𝙚 𝙞𝙣 𝙩𝙝𝙞𝙨 𝙬𝙤𝙧𝙡𝙙,𝙞 𝙟𝙪𝙨𝙩 𝙬𝙖𝙣𝙩 𝙩𝙤 𝙨𝙥𝙚𝙣𝙙 𝙢𝙮 𝙡𝙞𝙛𝙚 𝙬𝙞𝙩𝙝 𝙮𝙤𝙪. -𝙎𝙝𝙞𝙣 𝙍𝙮𝙪𝙟𝙞𝙣. 𝘽𝙚 𝙬𝙞𝙩𝙝 𝙮𝙤𝙪; 𝙚𝙫𝙚𝙣 𝙞𝙣 𝙩𝙝𝙚 𝙣𝙚𝙭𝙩...
