Ryujin sedang menunggu kepulangan Hyunjin dari Kantornya.
Ia sedang memakan buah mangga muda,dan sudah berapa banyak mangga muda yang ia makan hari ini.
Cklek.
Ryujin menoleh lalu tersenyum mendapati Hyunjin yang pulang dari kantornya.
"Hai," ucap Ryujin.
Hyunjin pun tersenyum lalu segera menghampiri Ryujin dan memeluk istrinya itu.
"Ih mandi dulu ah," ucap Ryujin di dalam pelukan Hyunjin.
Hyunjin melepaskan pelukannya sebentar lalu mencium kening Ryujin.
"Bentar ah,kangen." ucap Hyunjin lalu kembali memeluk Ryujin.
Ryujin mendengus lalu membiarkan Hyunjin memeluknya.
"Gimana? Masih suka mual?" tanya Hyunjin saat melepaskan pelukannya pada Ryujin.
Ryujin menggeleng lalu menunjukan beberapa buah mangga di piring.
"Engga,aku makan mangga jadi gak mual." ucap Ryujin.
"Mangga? Kamu beli sendiri?" tanya Hyunjin.
"Engga,tadi Kak Jaemin kesini ngasih mangga muda katanya titipan dari Tante Tiff." ucap Ryujin.
"Jaemin? Lah dia gak bilang apa-apa sama aku." ucap Hyunjin.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Ini visualisasi Hyunjin pulang kerja dan lagi dengerin cerita Ryujin.)
"Gak tau,katanya di rumah tante Tiff pohon mangganya lagi berbuah terus tante Tiff inget aku makanya jadi dikasih ke aku. Lagian kalo di supermarket mana ada mangga muda." ucap Ryujin.
Hyunjin pun menganggukan kepalanya.
"Jadi? Cuman pengen mangga muda aja? Mau aku beliin lagi?" tanya Hyunjin.