Ryujin bangun dari tidurnya,hari ini dia tidak pergi ke kampus karena sedang minggu tenang.
Ryujin mengikat dan mencepol rambutnya,kemudian ia beranjak ke kamar mandi untuk sekedar sikat gigi dan cuci muka.
Setelah bersih-bersih,Ryujin membuatkan sarapan untuk Hyunjin.
Sederhana sih,hanya telur mata sapi dan sosis goreng saja.
"Yaang," panggil Hyunjin sambil mengucek-ngucek matanya.
Ryujin menoleh lalu tersenyum.
"Udah bangun? Cuci muka sama sikat gigi dulu gih," ucap Ryujin.
Hyunjin tidak menghiraukan ucapan Ryujin,ia malah berjalan ke arah Ryujin dan memeluknya.
"Kangen," ucap Hyunjin.
"Hah? Kan dari semalem aku sama kamu terus." ucap Ryujin bingung.
Hyunjin semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh mungil Ryujin.
"Gatau kangen aja,kaya udah lama gak ketemu." ucap Hyunjin semakin mengusak-ngusakan wajahnya di ceruk leher Ryujin.
"Apa sih,eh ini berat tau aku nopang badan kamu,suka gak sadar diri ya?!" ucap Ryujin.
Hyunjin melepaskan pelukannya sebentar,ia menarik kursi meja makan lalu menarik tubuh Ryujin untuk duduk di atas pangkuannya.
"Gak berat kan sekarang?" ucap Hyunjin sambil melingkarkan lengannya di perut Ryujin.
"Kamu kenapa sih? Kok manja banget?" ucap Ryujin.
"Dibilangin kangen juga," ucap Hyunjin lalu menciumi leher Ryujin.
"Kangen gimana? Kan tiap hari juga ketemu,bahkan hampir 24 jam kan?" ucap Ryujin.
"Gatau,aneh emang." ucap Hyunjin kembali melakukan aktivitasnya.
"Stoppp,ini leher aku jangan sampe biru-biru ya?!" ucap Ryujin.
Hyunjin berhenti sebentar lalu terkekeh pelan.
"Gak akan," ucap Hyunjin.
"Lagian kamu kan gak ke kampus hari ini," lanjutnya.
"Ya tetep aja ih," ucap Ryujin.
Hyunjin tertawa.
"Iya-iya sayang." ucap Hyunjin.
"Mandi gih kamu kan mau ke kantor hari ini?" ucap Ryujin.
"Iya,nanti dulu." ucap Hyunjin masih mengusak-ngusakan wajahnya di ceruk leher Ryujin.
"Sekarang dong,nanti telat." ucap Ryujin.
"Cium dulu," ucap Hyunjin.
Ryujin memutar bola matanya malas,ia pun membalikan tubuhnya menghadap Hyunjin lalu mencium bibir Hyunjin sekilas.
"Udah," ucap Ryujin.
Hyunjin memicingkan matanya menatap Ryujin.
"Apa?" tanya Ryujin.
"Masih belum paham emangnya mana yang namanya cium sama kecup?" ucap Hyunjin.
"Hah? Kecap?" ucap Ryujin pura-pura bodoh.
"Dasar,pura-pura lemot." ucap Hyunjin menjawil hidung Ryujin pelan.
Ryujin terkekeh.
"Cium lagi," ucap Hyunjin lalu memejamkan matanya dan memajukan wajahnya.
Ryujin pun terkekeh lalu menangkup kedua pipi Hyunjin dan mencium bibir Hyunjin cukup lama. Ryujin mengalungkan kedua tangannya di leher Hyunjin,sedangkan Hyunjin menahan pinggang Ryujin dengan satu tangannya dan tangan lainnya menangkup pipi Ryujin untuk memperdalam ciuman mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝗕𝗲 𝗪𝗶𝘁𝗵 𝗬𝗼𝘂 // 𝗛𝘄𝗮𝗻𝗴𝗦𝗵𝗶𝗻 𝗽𝘁. 𝟮
Fanfiction𝘽𝙚 𝙬𝙞𝙩𝙝 𝙮𝙤𝙪 ; 𝙛𝙧𝙤𝙢 𝙩𝙝𝙚 𝙨𝙚𝙫𝙚𝙣 𝙗𝙞𝙡𝙡𝙞𝙤𝙣𝙨 𝙥𝙚𝙤𝙥𝙡𝙚 𝙞𝙣 𝙩𝙝𝙞𝙨 𝙬𝙤𝙧𝙡𝙙,𝙞 𝙟𝙪𝙨𝙩 𝙬𝙖𝙣𝙩 𝙩𝙤 𝙨𝙥𝙚𝙣𝙙 𝙢𝙮 𝙡𝙞𝙛𝙚 𝙬𝙞𝙩𝙝 𝙮𝙤𝙪. -𝙎𝙝𝙞𝙣 𝙍𝙮𝙪𝙟𝙞𝙣. 𝘽𝙚 𝙬𝙞𝙩𝙝 𝙮𝙤𝙪; 𝙚𝙫𝙚𝙣 𝙞𝙣 𝙩𝙝𝙚 𝙣𝙚𝙭𝙩...
