Keesokan harinya.
Ryujin sudah bangun dan hendak beranjak menuju kamar mandi namun tangan Hyunjin masih melingkari perutnya dan memeluknya erat.
"Hey,bangun dong." ucap Ryujin.
Hyunjin hanya menggeliat.
"Ih ayo dong,aku mau siapin sarapan." ucap Ryujin.
"Nanti aja yaang," ucap Hyunjin serak.
Hyunjin pun malah mengeratkan pelukannya.
"Nanti kamu telat ke kantornya." ucap Ryujin.
"Aku ke kampus jam 11an nanti." ucap Hyunjin masih dengan mata yang terpejam.
"Yaudah tetep aja aku harus bikin sarapan." ucap Ryujin.
"Kiss?" ucap Hyunjin.
Ryujin mendengus lalu mengecup sekilas bibir Hyunjin.
"Kiss,itu mah kecup namanya." ucap Hyunjin membuka matanya.
Ryujin pun mendekatkan wajahnya lagi pada wajah Hyunjin.
Hyunjin menarik Ryujin untuk lebih merapat padanya. Ryujin mencium bibir Hyunjin. Hyunjin pun dengan senang hati membalasnya.
Ryujin melepaskan ciuman mereka.
"Udah kan? Sekarang lepasin aku." ucap Ryujin.
Hyunjin pun terkekeh lalu melepaskan pelukannya pada Ryujin.
Ryujin beranjak dari tempat tidur mereka menuju kamar mandi.
Setelah mandi,Ryujin beranjak menuju dapur untuk menyiapkan sarapan.
Hyunjin pun bangun lalu segera beranjak menuju kamar mandi.
Setelah mandi,Hyunjin beranjak menghampiri Ryujin yang sedang menata makanan di meja makan.
Hyunjin memeluk Ryujin dari belakang.
"Bentar dulu dong aku lagi nyiapin makanan." gerutu Ryujin saat Hyunjin mengusel-nguselkan kepalanya di ceruk leher Ryujin.
Hyunjin menggeleng.
"Kurang puas kamu meluk aku semaleman?" tanya Ryujin.
"Kurang lah." ucap Hyunjin.
"Yaudah bentar dulu,kita makan dulu." ucap Ryujin.
Hyunjin pun melepaskan pelukannya lalu duduk di kursi meja makan. Mereka pun menikmati sarapan mereka. Setelah sarapan,mereka duduk di sofa ruang tv sambil menunggu Hyunjin pergi berangkat kuliah nanti.
"Kamu beneran gak mau honeymoon?" tanya Hyunjin sambil memeluk Ryujin dari samping.
"Nanti aja,kamu kan lagi padet-padetnya kuliah sama kerja. Apalagi ini tahun terakhir kamu kuliah kan?" ucap Ryujin.
"Ya iya sih yaang,tapi kalo kamu mau aku bisa usahain." ucap Hyunjin.
Ryujin tetap menggeleng.
"Lagian sebelum nikah kan kita udah pernah liburan ke Jeju,kamu udah ngabisin banyak uang disana ditambah acara ngelamar aku." ucap Ryujin.
Hyunjin mendengus.
"Masih aja kamu mikirin uang aku,yaang. Uang aku itu kan emang buat kamu. Aku kerja juga kan buat kamu. Aku nyari uang itu kan untuk nafkahin kamu." ucap Hyunjin.
Ryujin pun menangkup kedua pipi Hyunjin.
"Iya,tapi aku gak mau kamu boros-boros untuk ngabisin uang. Nanti kita bakal banyak keperluan lain." ucap Ryujin.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝗕𝗲 𝗪𝗶𝘁𝗵 𝗬𝗼𝘂 // 𝗛𝘄𝗮𝗻𝗴𝗦𝗵𝗶𝗻 𝗽𝘁. 𝟮
Fiksi Penggemar𝘽𝙚 𝙬𝙞𝙩𝙝 𝙮𝙤𝙪 ; 𝙛𝙧𝙤𝙢 𝙩𝙝𝙚 𝙨𝙚𝙫𝙚𝙣 𝙗𝙞𝙡𝙡𝙞𝙤𝙣𝙨 𝙥𝙚𝙤𝙥𝙡𝙚 𝙞𝙣 𝙩𝙝𝙞𝙨 𝙬𝙤𝙧𝙡𝙙,𝙞 𝙟𝙪𝙨𝙩 𝙬𝙖𝙣𝙩 𝙩𝙤 𝙨𝙥𝙚𝙣𝙙 𝙢𝙮 𝙡𝙞𝙛𝙚 𝙬𝙞𝙩𝙝 𝙮𝙤𝙪. -𝙎𝙝𝙞𝙣 𝙍𝙮𝙪𝙟𝙞𝙣. 𝘽𝙚 𝙬𝙞𝙩𝙝 𝙮𝙤𝙪; 𝙚𝙫𝙚𝙣 𝙞𝙣 𝙩𝙝𝙚 𝙣𝙚𝙭𝙩...
