Di lanjut pertahapya ges soalnya aku ngantuk tuh kemaren whehehehe. Yang tanya kenapa di rombak lagi karena aku pengenaja biar lebih rapih dari yang dulu, sebelumnya kan di rombak itu udah lama banget loh ges 2021 ketikan aku juga masih ngalorngidul gajelas jadi aku insecure.
Jam 3 pagi ovt mutusin buat rombak sama revisi lagi, gak rombak juga sih lebih ke membenarkan kata-kata yang double sama yang kurang pas aja selebihnya masih sama kok isinya tenang aja jangan marah-marah ya sayangku 💖
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Pi."
"Nu sama Om dulu ya?"
"Pi!"
Wonwoo menghela nafasnya pelan lalu mengusap pipi gembul Sunoo yang tampak sedang merajuk tersebut. Anak itu tampak sedang merebahkan dirinya menelisik langit-langit kamar menggerakkan tangannya kesana kemari sambil mengulum empeng miliknya, sejujurnya anak itu masih belum fasih berbicara hanya kata 'Pi' yang berarti Inyeop lah yang sering disebutkan olehnya cara jalannya pun masih tertatih-tatih belum terlalu bisa.
"Pi!!" Jerit Sunoo.
"Haduh si Inyeop nih anaknya udah tau rewel malah ditinggal." Wonwoo bergumam pelan lalu menggendong Sunoo.
"Nanti gigit aja ya Papinya kalo udah sampe sini." Gumam Wonwoo.
"Ikut Om ya? Beli popok kamu. Papi mu itu bocah gendeng ninggalin kok disaat popok kamu habis." Omel Wonwoo.
Sunoo tampak acuh tidak menjawab ekspresinya datar namun tetap lucu dimata Wonwoo, so fluffy.
Ia juga berdecak beberapa kali ketika melihat postingan Inyeop yang malah sedang asik liburan padahal kedua anaknya sering merengek tiap malam karena rindu dengan dirinya, ayah gila. Dengan kekuatan jari panjangnya mengetikkan sebuah pesan setelah melihat status Inyeop yang baru saja dikirim beberapa menit yang lalu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.