I-I LOVE YOU (END)

2.4K 214 6
                                        


Jaehyun melirik Johnny yang berdiri dekat dengan seorang namja manis dengan kulit putih pucat di sebuah acara musik dan itu membuat moodnya buruk seketika.

Johnny yang tidak menyadarinya santai-santai saja malah ia kini asik berbincang dengan temannya.

Saat di belakang panggung,Jaehyun masih terus menatap sebal pada Johnny yang masih asik dengan perbincangannya entah apa itu Jaehyun tidak ingin tau.

"Jaehyun!"
"Eh Jungkook kau sendiri?"
"Aku bersama Tae-Tae hyung.."
"Ah annyeong sunbe"
"Hei santai saja.kau bisa memanggilku hyung seperti Jungkook."
"N-nee hyung"
"Ku lihat Johnny akrab sekali dengan Yoongi hyung tidak biasanya."
"Huh apanya?"
"Ya tak biasa Yoongi hyung berbicara lama dengan orang yang baru di kenal."
"Ah mungkin punya hal penting"
"Ya mungkin hahaha"

Jaehyun itu terlihat manly dan tak sedikit orang yang menganggapnya sebagai top/seme tapi yang mereka tidak tau di balik tubuh kekarnya Jung Jaehyun adalah seorang yang manis,sering merajuk,dan senang dengan segala hal yang berbau uke seperti memasak,senang dengan berbagai produk skincare dan sebagainya karna ia memang bukanlah seorang dominan.Siapa yang Jaehyun inginkan sebagai pasangannya?hanya Johnny hyungnya seorang dan itu bukan tanpa alasan.sayangnya Johnny itu menyukai seseorang yang berperawakan kecil dan manis tentu berbanding sekali dengan dirinya yang tinggi besar tak ada kesan manis yang menempel pada dirinya ya Jaehyun sadar akan hal itu.

Johnny berjalan memasuki dorm saat hari mulai gelap,ia cukup terkejut mendapatkan Jaehyun yang masih berada di ruang tengah mematikan lampu sambil menonton drama,kebiasaan Jaehyun yang tak Johnny mengerti.

"Jae?"
"Ah hyung sudah pulang?"
"Nee..kenapa belum tidur?"
"Belum mengantuk hyung." Dan hal itu membuat Johnny terkekeh.
"Apanya yang belum mengantuk bahkan matamu sudah tinggal segaris.tidurlah." Jaehyun yang mendengar cemberut dan berjalan meninggalkan Johnny yang hanya bisa menggelengkan kepala.

Pagi harinya

Jaehyun sudah rapih karna hari ini ada pemotretan,ia terlihat tampan dengan stelan hitamnya yang makin memancarkan kulit putihnya.

"Kau sudah rapih Jaehyunie?"
"Ah nee Taeil hyung."
"Kau berangkat dengan manager?"
"Ah tidak,aku pergi sendiri hyung.kami akan bertemu di sana."
Tak lama seseorang duduk di sampingnya dengan pakaian rapih juga.
"Wah Johnny hyung kau rapih sekali?"
"Nee aku akan pergi."
"Kemana?"
"Bertemu seseorang." Ucapnya tersenyum simpul dan menikmati kopi paginya tanpa menyadari tatapan Jaehyun pada dirinya.

Jaehyun berjalan memasuki sebuah pusat perbelanjaan kota untuk membeli beberapa barang yang ia perlukan.saat kakinya melangkah melewati sebuah cafe dirinya terkejut melihat seorang yang ia kenal.Johnny dengan-
Seorang pria kecil yang Jaehyun tidak tau siapa itu karna posisinya yang membelakangi dirinya.

Karna takut ketahuan Jaehyun memilih bersembunyi melupakan tujuannya sejenak dan saat melihat tawa lepas Johnny entah kenapa membuat hatinya berdenyut sakit.karna tak tahan ia berjalan menjauh dari tempat itu dan pulang ke rumah.

Beberapa hari kemudian Jaehyun sakit,yang menyebabkan dirinya harus istirahat penuh.Jaehyun tergeletak lemas tak bertenaga karna ia sudah bolak balik menguras isi perutnya.

"Jaehyunie apa kau memerlukan sesuatu?"
"Eum tidak Yongie hyung aku hanya ingin istirahat."
"Baiklah kalau sudah sedikit membaik sebaiknya kau kedokter nee?"
"Nee hyung.." setelahnya Jaehyun di tinggal sendiri di kamarnya yang minim cahaya karna Jaehyun mematikan lampu dan menutup seluruh gorden agar tidurnya tidak terganggu.

Menit bergulir menjadi jam beberapa jam Jaehyun tidur dan saat terbangun ia menatap sekeliling,sepi itu yang Jaehyun rasakan.
Jaehyun mulai bangkit dan mengambil sesuatu dalam nakasnya.ia tau suatu saat ia akan membutuhkan alat ini dan dengan langkah perlahan ia masuk ke dalam bilik kamar mandi dan mendekam di sana selama satu jam penuh.
Jaehyun menangis.ia menatap benda panjang yang menunjukkan dua buah garis yang menandakan dirinya tengah hamil.

GREEN LIGHT (JOHNJAE)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang