Jaehyun si namja cupu tengah menangis di tengah derasnya hujan,meratapi kehidupannya yang seorang diri dan selalu menjadi korban bully di sekolahnya. "Hikss apa yang harus ku lakukan?" Dirinya berjongkok di pinggir sungai han yang sepi. Ia terkejut saat hujan tak lagi membasahi tubuhnya dan mengangkat kepalanya melihat seorang namja tinggi yang berdiri tepat di depannya. "Kenapa kau duduk sendiri di sini?di tengah hujan begini?" "Aku..." "Kau bisa sakit nanti." "Aku tak apa." "Jangan begitu,ayo segera keringkan tubuhmu sebelum kau jatuh sakit." "T-tapi.." belum Jaehyun menyelesaikan ucapannya,namja itu sudah menarik Jaehyun membawanya ke sebuah pertokoan dan membiarkan Jaehyun yang kebingungan membersihkan dirinya dengan mata dan hidung yang memerah. "Ini,minumlah agar tubuhmu lebih hangat." "T-terimakasih." Ucap Jaehyun menunduk malu memegang cangkir panas yang menyapa kulitnya yang dingin. "Namaku Johnny,jadi siapa namamu?" "J-Jaehyun." "Ah Jaehyun nama yang manis!jadi kenapa kau duduk di sana tadi?" "Itu.." "Apa ada masalah?kau putus dengan kekasihmu?" "Bu-bukan begitu." "Lalu kenapa kau menangis di tengah hujan seperti tadi?" Jaehyun yang mendengar terkejut dan membulatkan matanya,sedangkan namja bernama Johnny itu tertawa melihat wajah Jaehyun yang lucu. "Ahahaha kau lucu sekali adik manis." Jaehyun yang mendengar merona malu.baru kali ini ada orang yang memujinya dan berbuat baik padanya,biasa ia hanya akan menerima makian dan hinaan dan hal itu membuat perasaannya campur aduk lagi dan mulai menitihkan airmata. "Hei kenapa kau menangis?" Johnny mengambil sapu tangannya dan memberikannya pada Jaehyun. "Kau bisa mencaritakan apapun padaku ya walau kita tidak saling kenal setidaknya aku bisa membantumu mengurangi beban fikiranmu,mungkin?" Jaehyun yang awalnya sungkan tapi akhirnya menceritakan apa saja yang membebani fikirannya dan benar saja ternyata berbagi dengan orang lain bisa membuat bebannya sedikit berkurang. "Terima kasih hyung sudah mau mendengarkanku." "Tak masalah.ah aku punya ide!" "Apa?" "Ayo kita ubah penampilanmu Jaehyun." "APA???" "Ya!kita tunjukan pada mereka kalau kau tak seburuk yang mereka bicarakan." Ucap Johnny percaya diri menyibak poni Jaehyun yang menutupi matanya. Johnny adalah seorang stylist di salon miliknya sendiri jadi hal seperti ini adalah keahliannya.dengan cepat Johnny menarik Jaehyun dan mendudukannya di sebuah kursi dan memulai pekerjaannya mengubah penampilan Jaehyun. "Lihat!kau memang manis dan menggemaskan!" "H-hyung..aku malu." "Hahaha kau harus lebih percaya diri Jae!kau itu sangatlah tampan." "T-terimakasih hyung membantuku sampai seperti ini." "Itu adalah tugasku menjadi peri yang mengubah penampilan seseorang ahahah!"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Beberapa hari ini Jaehyun mulai menjalani harinya yang berbeda dan seperti kata Johnny,tak ada lagi yang membullynya.Beberapa orang mulai mencoba mendekatinya tapi Jaehyun terlalu takut untuk membuka diri ia malah selalu menutup diri dan menjauh.Ia hanya akan bicara jika bersama Johnny saja ya ia mulai bekerja di salon milik Johnny dan beberapa kali juga menginap di sana. "Hari yang melelahkan.." ucap Jaehyun merenggangkan otot-ototnya sedangkan Johnny tertawa melihat Jaehyun yang cemberut di sampingnya. "Haha hari ini terlalu ramai." "Umn!benar-benar ramai!" "Baiklah sebagai pengisi semangat ayo kita makan di luar!" "Tapi-" "Tenang hyung yang akan traktir!" "Sungguh???" "Nee!ayo pergi!" Ucapnya merangkul Jaehyun dan membawanya keluar dari toko pergi ke sebuah kedai favorit mereka. "Gomawo hyung!" .