▫MAKE IT RIGHT▫
Jenie sedang ada di rumahnya yang dilakukannya hanya rebahan dan nonton tv. Rasanya weekand ini sangat tidak seru dan menyebalkan untuk jenie. Ditambah dengan hanbin yang tidak memberinya kabar. Jenie ingin mengajak irene untuk pergi keluar jalan jalan namun irene mengirim chat karna sedang hangout dengan kedua orangtuanya. Rasa badmood semakin jenie rasakan.
"Ayah mau pergi sama mamah kamu mau ikut ga" tanya ayah yang tiba tiba datang.
"Ngga deh yah aku lagi males" ucap jenie yang memainkan remote di tangannya.
"Ayo ganti baju kamu sekarang kita pergi" ucap mamah.
"Katanya dia ga mau ikut"ucap ayah dengan menatap ke arah mamah.
"Kamu yakin ga mau ikut" tanya mamah.
"Iya mah" ucap jenie tanpa menatap ke arah mamahnya.
Mamah dan ayah saling bertatapan lalu memilih pergi dan meninggalkan jenie yang sedang nonton tv.
Karna rasa ngantuknya jenie tertidur bahkan suara pesan dari ponselnya pun jenie tak mendengarnya karna larut dalam kenyamanan. Waktu menunjukan pukul 16:00 sore jenie membuka matanya dengan melirik kearah sekelilingnya yang sepi bahkan tv yang ada di depannya pun masih menyala. Jenie memilih duduk dengan mengucek ngucek matanya namun saat jenie menatap jam dinding jenie sangat terkejut lalu mengambil ponsel yang ada di atas meja. Banyak sekali pesan dari hanbin yang jenie tak tau bahkan hanbin beberapa kali menghubungi jenie namun tak ada jawaban. Hanbin mengajak jenie jalan namun karna jenie tertidur jadi jenie tidak tau.
"Gimana ini" ucap jenie bingung.
Jenie menghubungi hanbin kembali namun nomornya tak aktif. Jenie memilih mengirim pesan untuk kekasihnya itu takut takut hanbin marah dan kesal karna jenie tidak menjawab.
"Semoga aja dia ga marah" ucap jenie dengan menyimpan ponselnya di atas meja.
Karna badannya terasa lengket jenie memilih membersihkan badannya sore ini. Sudah siap dengan celana pendek dan kaosnya lalu jenie berjalan ke arah dapur dan membuka kulkas yang dilihatnya tidak ada makanan apapun.
Krkkkk krkkk
Seperti itulah suara perut jenie uang lapar. Jenie mengusap perutnya dengan mengigit bibirnya.
"Laper banget gue seharian belum makan. Mamah sama ayah ga ngasih makanan lagi" ucap jenie kesal.
Tanpa menunggu lama jenie mengambil kunci motor lalu berjalan keluar. Jenie menjalankan motornya dan melirik ke arah sekelilingnya dan sesampainya di supermarket jenie berjalan setelah menyimpan motornya.
Memilih beberapa makanan ringan tak lupa mie dan minuman kaleng kesukaannya. Setelah dirasanya cukup lalu jenie membayar belanjaannya di kasir.
"Maksih" ucap jenie saat menerima kembalian.
Karna tidak mau menahan rasa laparnya jenie berjalan ke arah motornya. Jenie mengambil satu kaleng soda dan meminumnya langsung dengan menatap ke arah sekelilingnya, tatapan jenie dikejutkan dengan seseorang yang sangat jenie kenal siapa lagi kalo bukan hanbin, disebrang sana terlihat hanbin dan eunbi berpegangan tangan membuat jenie murka dan marah. Tanpa memperpanjang waktu jenie berlari dengan kencangnya dan membuang kaleng kesembarang tempat lalu jenie berdiri di depan hanbin.
"Sayang" ucap hanbin tersenyum.
Plak👋
Tamparan melesat dipipi kanan hanbin, sangat terkejutnya hanbin dengan perlakuan jenie bahkan hanbin memegang pipinya yang merah itu lalu menatap ke arah jenie.
KAMU SEDANG MEMBACA
MAKE IT RIGHT✔ vrene & jenbin
Dragosteirene jatuh cinta dengan mahasiswa jurusan kedokteran yang membuatnya harus mendekati lakilaki itu, tentu saja irene jatuh cinta pada pandangan pertama. bagaimana reaksi lakilaki yang merasa kesal dengan sikap irene, apakah irene akan menyerah! ...
