MIR; 11

457 33 0
                                        


         •MAKE IT RIGHT•


Malam ini hanbin sedang rebahan di atas kasur dengan menatap layar ponselnya, sudah satu jam hanbin menatap wajah jenie di layar ponselnya.

"Ga bosen gue liat wajah lo jen, gue sayang banget sama lo" ucapnya dengan tersenyum.

"Bukan cuma cantik lo juga jago dalam hal ciuman, ah gue jadi kepikiran tadi sore" ucapnya lagi yang malu dan menyimpan ponselnya.

"Tapi kalo eunha ngancam jenie gimana" ucap hanbin yang khawatir.

   Disisi lain taehyung sedang ada di balkon kamarnya dengan menatap udara malam ini dan angin yang dingin namun taehyung pokus dengan pikirannya.

"Sayangnya dia masih sekolah" ucap taehyung.

   Taehyung tidak kuat dengan udara dingin namun malam ini taehyung hanya memakai kaos oblong dan celana pendek, namun karna hatinya yang sedang panas jadi taehyung kuat dan tidak merasakan semilir angin yang menerjang tubuhnya yang kurus. Entah kenapa taehyung memikirkan irene saat ini.

"Anak itu kalo dilihat lihat manis juga apalagi dia orangnya ga malu malu trus irene anaknya polos banget" ucapnya dengan tersenyum.

"Kenapa gue jadi mikirin irene ya, dia kan kyak anak kecil" ucapnya lagi.

Morning🌞

   Irene sedang duduk dan tatapanya menjadi senang saat bis datang lalu irene masuk kedalam bis, dan tak menunggu lama sudah sampai di depan sekolah irene keluar dari bis dan berjalan dengan santainya.

    Dilihatnya ada jenie dengan melambaikan tangannya ke arah irene lalu irene berlari.

"Berangkat sama siapa?" tanya jenie.

"Naik bis" ucap irene.

"Yaudah besok gue yang jemput lo" ucap jenie.

"Kenapa ga nginep aja dirumah gue" ucap irene.

"Oke deh tapi nanti temenin gue bawa baju dulu ya kerumah" ucap jenie lalu irene mengangguk dengan cepatnya.

"Masuk yu" ucap jenie dengan memegang tangan irene.

    Belajar dan mengerjakan tugas, tiba tiba bu guru datang dengan mengadakan ulangan mendadak membuat irene cemberut dengan menatap ke arah jenie.

"Gimana ini gue ga sempet belajar" ucap irene.

"Santai aja kali" ucap jenie.

"Ya ampun jen lo kan tau kalo otak gue minus plus bodoh apalagi ini ulangan mendadak gimana nasib gue" ucap irene dengan raut wajah sedihnya.

"Nanti lo nyontek aja ke gue" ucap jenie tersenyum dengan memainkan alisnya.

"Lo gila kalo gue nyontek yang ada gue di keluarin dari kelas, bu taeyon kan orangnya teliti dan galak" ucap irene semakin takut.

"Rene rene bu taeyon liat ke arah kita" bisik jenie.

   Irene hanya diam dan pasrah untuk saat ini irene masa bodo tidak memikirkan nilainya untuk pelajaran matematika ini. Semuanya pokus dengan kertas di masing masing yang sudah bu taeyon bagikan, irene hanya menatap satu persatu soal yang ada di kertas itu.

"Habis nih gue saat ini" ucapnya dengan memijat keningnya.

   Sedangkan jenie tersenyum dan menggeleng melihat raut wajah irene yang berubah saat menatap kertas ditangannya. Menurut jenie pelajaran matematika tidak terlalu menyeramkan karna jenie terbilang anak yang pintar dalam semua bidang pelajaran, berbeda dengan irene yang tidak paham dengan semua pelajaran termasuk matematika yang menurutnya menakutkan.

MAKE IT RIGHT✔ vrene & jenbinCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang