Hubby

5.5K 487 22
                                        

Jangan lupa vote sebelum membaca 😆😆

Kemarin sudah janji kalau si Rose nggak bakal deket-deket sama cewek!

Kok....!!

Jennie menyipitkan matanya. Dia menarik nafas panjang sambil berjalan cepat mendekati Rose yang berdiri di depan seorang wanita anak kelas lain. Ntah siapa. Jennie tidak perlu namanya. Yang Jennie mau hanya pacarnya!

" Hubby!!" Marah Jennie. Rose terkejut. Senyumannya luntur seketika melihat Jennie berada di sampingnya.

" Ah! Jennie." Ucap wanita itu. Jennie menatap sinis.

" Lo siapa deket-deket pacar gue!?" Rose mulai kesal sendiri dengan lontaran pertanyaan Jennie. Terlihat menghentak bahkan berteriak dengan nada judes. Pengen karungin terus di kunci di kamar!

" Emm..anu...."

" Jangan marah-marah." Potong Rose. Jennie membuang wajahnya.

" Temanku  Dia ketua kelas."

" Nggak boleh! Kemarin udah janji!"

" Siapa yang deket-deket?"

" Itu!"

" Anak ini!!" Gumam kesal Rose melihat Jennie yang menarik rose agar menjauh.

" Lo deket lagi sama Rose, pulang sekolah gue tunggu di gerbang depan!"

" Jennie~~~!"

" Diam!!" Bentak Jennie. Rose membuang pasrah nafasnya. Ia menatap Sana lagi yang mengangguk saja sambil memperhatikan Rose di tarik pergi oleh Jennie.

" Maaf yaa..." Kata Rose dari jauh. Sana tersenyum kecil. Ia memberikan gelengan pelannya sambil berbalik untuk kembali ke kelas.

----

Mobil rose berhenti di depan toko roti. Ia menarik rem tangan sambil berbicara dengan Jennie yang sibuk mengotak-atik HP-nya.

" Mau apa?"

" Yang kemarin aja."

" Yaudah, tunggu. Jangan keluar dari mobil! Dengar?"

" Mhh!!" Dehem kesal Jennie yang memperhatikan kepergian Rose keluar mobil.

Tring!! Pintu toko terbuka. Rose mendekati pantry dan dia memesan semua keinginan Jennie untuk di belikan donat dan beberapa cake coklat.

Rose menoleh ke belakang. Memperhatikan sesekali mobilnya jikalau Jennie keluar. Bisa-bisa nanti di kejar lagi oleh siswa SMA lain. Pasalnya, toko roti ini sedang banyak pengunjung ABG yang sibuk melirik senyum kedatangan Rose disana. Tau jika itu selebgram anak SMA Sopa. Tapi sayang, sudah ada pacar baru.

" Kak, boleh fotbar?" Rose terdiam. Mata melirik mobilnya lagi. Ragu-ragu untuk menerima.

" Ok."

Mereka senang. Dengan cepat mengambil posisi dan Rose juga terlihat terbuka untuk setiap orang-orang yang mengenalnya. Dia mempunyai cara baik.

Karena melihat ada siswa yang dapat foto bersama Rose, akhirnya yang lain ikut-ikutan. Rose panik. Dia bingung.

" Ayo kak Rose!" Ajak mereka. Rose mengangguk-angguk saja. Sesaat ia memperhatikan kamera depan, mata tertuju pada parkiran mobilnya. Melihat kaca mobil terbuka setengah dan Jennie memberikan gertakan dari jauh.

Rose pucat. Dia mulai kaku sesaat Jennie menunjukkan sorot mata tajam dari jauh.

" Donatnya..." Lirih Rose memberikan pesanan Jennie.

Jennie menyaut kesal. Ia menoleh ke depan lagi sambil menyeruput cappuccino Italy.

" Maaf hubby."

Perfect | Chaennie [Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang