Kukus

6.1K 540 19
                                        

" Ma! Jennie pergi dulu yaa..."

" Hati-hati sayang!"

" Mhh!!!"

Ia melangkah keluar rumah. Mendekati mobilnya sambil memutar kunci.

Tin! Tin!!! Jennie terkejut. Ia berbalik melihat mobil Ferarri putih berhenti di dekatnya.

" Siapa?" Gumam Jennie menekuk kerut dahi saat pintu mobil terbuka.

" Ayo." Terkejutnya Jennie melihat Rose yang benar-benar menjemputnya. Gadis ini berjalan mendekati pintu seberang, ia buka agar Jennie masuk ke dalam.

" Lo tau rumah gue darimana?" Tanya Jennie.

" Taulah! Gue tau semuanya." Sombong Rose.

" Chk! Nggak mau! Gue mau berangkat sendiri." Jennie berbalik. Tangannya langsung di tahan Rose dan ia tarik tubuh Jennie agar masuk ke dalam mobilnya.

" Rose!!!" Teriak kesal Jennie melihat pintu mobil tertutup.

Rose berbalik. Ia berjalan ke pintu kemudi agar bisa pergi ke sekolah tanpa memikirkan terlambat karena dia tau, Jennie paling pagi datang ke sekolah.

" Mau singgah ke toko roti?"

"..."

" Mau?"

" Nggak!"

Rose membuang wajahnya, menyoroti toko roti sambil menepikan mobilnya.

" Tunggu sini. Jangan kemana-mana."

" Mh!"

Rose berlalu keluar mobil. Ia masuk ke dalam toko roti dan berdiri di depan pantry untuk mendapatkan giliran memesan.

Drab!! Pintu mobil di tutup Jennie. Ia berlari cepat pergi dari sana meninggalkan Rose.

" Hah~~! Nyusahin banget sih! Padahal gue nggak pernah tuh mau sama dia!!" Ucapnya sambil berjalan di pinggir trotoar menuju halte bis.

" Woii!!! Itu Jennie!!!"

Jennie kaget. Ia berhenti mendadak, mata mendelalak kejut bahkan ia melihat sekitar halte penuh dengan anak SMA lain yang bercampuran.

" Mana!? Mana pacar barunya Rose!!?" Tanya yang lain. Jennie termundur perlahan.

" Woii jangan kabur lo!!" Panggil mereka di saat Jennie langsung berbalik kemudian berlari cepat terbirit-birit. Kepala sesekali menoleh ke belakang sambil berteriak panjang.

Pejalan kaki heran. Kenapa anak SMA sekarang aneh? Lari-lari di pinggir jalan bahkan ada yang sambil makan. Orang-orang tua mana tau! Itu yang di kejar kata mereka biang kerok karena Rose resmi mempunyai pacar. No single-single lagi!!!

Brakk!!!! Pintu mobil di tutup Jennie. Ia menempelkan badannya di jok kursi sambil menatap lurus ke depan dan nafas terengah-engah.

" Hah~~~"

Perlahan Jennie menoleh ke samping. Melihat Rose yang sudah berada di mobil duluan saat gadis ini kabur dari pandangan matanya tadi.

Tap! Tap!!! Terdengar suara hentakan sepatu. Jennie menatap semua siswi yang mengejarnya tadi sudah berlalu pergi dari sana.

Rose menurunkan rem tangan mobil.

" Gue udah bilang, tetap disini."

" Sebelumnya gue nggak pernah di kejar!!" Jawab Jennie meratapi takut sekitar jikalau siswi itu menguntitnya.

" Sial banget gue!!!" Ucapnya menggerutu tapi ada isak tangis tertahan Jennie mengingat jika Rose benar-benar serakah atasnya.

-----

Perfect | Chaennie [Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang