Mari mulai memahami
Dalam persimpangan jalan, takdir Tuhan tak patut untuk disalahkan
Mari mulai mengerti
Diantara tawa lepas yang berharga, terdapat hal yang perlu kita jaga
Seketika tatap mata turut menjadi penerjemah aksara
Diantara bayang-bayang yang telah kehabisan suara
Tetaplah bersungguh-sungguh
Hingga akal benar-benar runtuh
Hingga hati benar-benar melepuh
Aku
Mulai
Rapuh
KAMU SEDANG MEMBACA
Budak Sajak
PoetryBerbahagialah, aksara akan selalu menemani walau perasaan sudah tidak tertata lagi.
