Ku terbayang suatu hal, saat kita bersama; berdua
Tatapan itu..
Mata sayu dibalik senyum palsu
Rindu terselip diantara tetesan air mata
Cahaya rembulan menemani malamku
Sunyi berbisik, dentingan air mata jatuh terdengar
Jam dinding tertawa dengan puasnya..
Ia berjalan tanpa berhenti, tak bisa berharap untuk kembali
Tidurku terselimut bayang-bayang kelam
Ku merindukan mu, ucapku
KAMU SEDANG MEMBACA
Budak Sajak
PoetryBerbahagialah, aksara akan selalu menemani walau perasaan sudah tidak tertata lagi.
