Indah bila kupikirkan, ternyata hanya tipuan yang kau berikan
Gejolak hati, mengisyaratkan jika dirimu tak akan tergantikan
Tertipu suara syahdu yang fana, seakan-akan ku ingin menaruh rasa
Sedih...
Sukma ku telah melayang diantara bintang malam
Secangkir kopi menyeru, terdiam dalam pikiran sendu
Hanya kata, tak ada yang nyata
KAMU SEDANG MEMBACA
Budak Sajak
PoetryBerbahagialah, aksara akan selalu menemani walau perasaan sudah tidak tertata lagi.
