Apa Yang Dimaksud Dengan Haji Qiran, Ifrad dan Tamattu?
Mon 19 May 2014
Pertanyaan :
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Insya Allah tahun ini saya dan istri akan berangkat ke tanah suci melaksanakan ibadah haji. Kami sudah ikut pelajaran manasik haji. Tetapi ada beberapa pertanyaan mendasar yang belum terjawab saat kami ikuti pelajaran.
Jadi kami coba meminta ustadz untuk menjawab pertanyaan kami yang paling dasar. Apa yang dimaksud dengan haji Qiran, Ifrad dan Tamattu'? Yang manakah yang dikerjakan oleh Rasulullah SAW?
Demikian pertanyaan kami, semoga ustadz berkenan menjawabnya dan kami doakan semoga Allah SWT yang membalas semuanya. Amin
Wassalam
Jawaban :
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
A. Perbedaan Qiran, Ifrad dan Tamattu'
Inti dari perbedaan antara ketiga jenis haji ini adalah pada pelaksanaan ibadah umrah terkait dengan ibadah haji. Ada yang satu ibadah diniatkan umarh dan haji sekaligus, namanya qiran. Ada yang hanya diniatan ibadah haji saja tanpa umrah, dan disebut ifrad. Dan ada yang dikerjakan sendiri-sendiri, umrah dulu lalu tinggal di Mekkah. Kemudian pada waktunya baru mengerjakan haji.
Lebih rincinya sebagai berikut :
1. Haji Qiran
Haji Qiran adalah haji yang dilakukan seseorang dimana ketika berihram dengan umrah pada bulan-bulan haji, kemudian memasukkan haji ke dalamnya sebelum tawaf.
Maka seseorang dikatakan melaksanakan haji dengan cara qiran adalah manakala dia melakukan ibadah haji dan umrah digabung dalam satu niat dan gerakan secara bersamaan, sejak mulai dari berihram.
Dengan kata lain, ketika memulai dari miqat dan berniat untuk berihram, niatnya adalah niat berhaji dan sekaligus juga niat berumrah. Kedua ibadah yang berbeda, yaitu haji dan umrah, digabung dalam satu praktek amal. Dalam peribahasa kita sering diungkapkan dengan ungkapan, sambil menyelam minum air.
2. Haji Ifrad
Dari segi bahasa, kata Ifrad adalah bentuk mashdar dari akar kata afrada (أفرد) yang bermakna menjadikan sesuatu itu sendirian, atau memisahkan sesuatu yang bergabung menjadi sendiri-sendiri.
Ifrad ini secara bahasa adalah lawan dari dari qiran yang berarti menggabungkan. Dalam istilah ibadah haji, Ifrad berarti memisahkan antara ritual ibadah haji dari ibadah umrah. Sehingga ibadah haji yang dikerjakan tidak ada tercampur atau bersamaan dengan ibadah umrah.
Sederhananya, orang yang berhaji dengan cara Ifrad adalah orang yang hanya mengerjakan ibadah haji saja tanpa ibadah umrah.
Kalau orang yang berhaji Ifrad ini melakukan umrah, bisa saja, tetapi setelah selesai semua rangkaian ibadah haji.
3. Tamattu'
Istilah Tamattu’ berasal dari al-mata' (المتاع) yang artinya kesenangan. Dan kata tamattu’ artinya bersenang-senang.
Dalam prakteknya, Haji Tamattu’ itu adalah berangkat ke tanah suci di dalam bulan haji, lalu berihram dari miqat dengan niat melakukan ibadah umrah, bukan haji, lalu sesampai di Mekkah, menyelesaikan ihram dan berdiam di kota Mekkah bersenang-senang, sambil menunggu datangnya hari Arafah untuk kemudian melakukan ritual haji.
Jadi Haji Tamattu’ itu memisahkan antara ritual umrah dan ritual haji. Datang ke tanah suci dengan niat umrah, lalu bertahallul dan tinggal sementara di Mekkah sebagaimana umumnya penduduk Mekkah. Selama tinggal di Mekkah ini tidak dalam keadaan berihram. Jadi tidak berlaku berbagai ketentuan yang mengharamkan ini dan itu. Makanya disebut tamattu' alias bersenang-senang.
KAMU SEDANG MEMBACA
ملخص الفقه الإسلامي {٥} - كتاب أحكام الحج والعمرة ✓
Spiritualeبِسْــــــــــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم الحمدلله وكفى، وسلام على عباده الذين اصطفى. وبعد... Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah SWT. Salawat dan salam kepada nabi Muhammad Saw. Fiqih sangat penting bagi kehidupan umat Islam. Karena...
