Part-4 ~16th~

739 39 1
                                        

Sekarang aku berumur 16th sudah satu tahun aku bersekolah di CityMark. Sekolah yang memberiku banyak wawasan,namum aku masih sering bermimpi tentang dua perempuan yang mirip denganku.

"Kau melamun lagi sil"Kata brya. "Ah kau mengagetkanku bry"Sontakku kaget. "Apa yang selalu kau pikirkan apakah dua perempuan dimimpimu?"Tanya brya. "Bagaimana kau tahu?Aku tak pernah menceritakannya padamu"Jawabku. "Mmm rahasia"Jawab brya sambil tersenyum.

Hari ini ayahku tak menjemputku akhirnya aku pulang dengan jalan kaki sambil menikmati matahari yang tenggalam. Sungguh pemandangan yang indah.

"Oy sil"Teriak andy. "Ah andy ada apa?"Tanyaku. "Tak apa ayo pulang bersamaku"Ajak andy. "Oke baiklah"Jawabku pasrah.

Andy adalah ketua kelas yang menyukaiku namun aku tak pernah menggubrisnya. Memang dia sangat populer diCityMarkSchool namun entah kenapa aku tak tertarik sama sekali padanya.

"Aku duluan bayy andy"Ucapku. "Ya bayy sil"Jawab andy sambil melambaikan tangan.

"Mpphh mereka masih bekerja"Dengusku kesal. "Sudah jam 11 mereka belum pulang,Ah palingan ke ForestAcademy,Aku tidur sajalah"Gumamku.

Pada saat tengah malam tepatnya 00.00A.M

'ceklek'

"HappyBirhtdaySayangg"Ucap orangtuaku. "Ahh ibu ayah kalian pertama sekali mengucapkannya"Jawabku kaget. "Kau putriku tersayang,untuk hari ini kau tak masuk sekolah dahulu yah ibu dan ayah ingin menjelaskan sesuatu mungkin akan memakan waktu seharian"Jelas ibuku panjang lebar. "Ahh baiklah kalau begitu aku akan mengambil kelas pagi saja kumohon"Pintaku. "Baiklah sayang"Ucap kedua orang tuaku.

Saat disekolah aku dikejutkan lagi dengan kejutan ulang tahunku. "HappyBirthdaysSilvianna"Ucap kompak teman sekelasku. "Terimakasih semua"Ucapku. Aku tak menyangka mereka seperti ini hanya untukku ahh aku terharu.

"Aku duluan yah"Ucapku. "Inikan masih jam 10 kau mau kemana"Tanya andy. "Ahh aku lupa bilang aku ambil kelas pagi saja tadi aku sudah izin kekepala sekolah"Jawabku santay. "Ahh kau baiklah daaa sampai besok"Ucap Brya,Andy,Dann Lyana gadis bangsawan

"Ayahh ibuu aku sudah dirumah"Teriakku dari depan. "Kau sudah pulang mari berkumpul sebentar"Jawab ibuku. "Oke"Kataku.

"Duduk sayang"Pinta ayahku. "Baik ayah ada apa??"Tanyaku. "Sebenarnya kau bukan anak kami silvianna"Jawab ibuku sedih. "Apa maksudmu ibu aku bukan anak kalian lalu aku anak siapa kalian berbohong kan??"Tanyaku cemas. "Dengarkan ayah dan jangan potong pembicaraan ayah sebelum selesai"Jawab ayahku. "Mmm baiklah"Jawabku.

"Jadi 11 tahun yang lalu keluarga aslimu mengalami kecelakaan, ibu dan ayahmu tak berhasil selamat nama mereka adalah Rosella dan Gasfire mereka sebenarnya keluarga kerajaan coudry kerajaan yang menaklukan dua ras yaitu ras witch ras cahaya dan ras darknise ras iblis atau kegelapan, dalam kejadian itu hanya kau silvianna coudry fire dan adikmu silvianni coudry fire adikmu menghilang saat kau dan adikmu berumur 7 tahun kami sudah memprediksikan bahwa adikmu akan dibawah kendali ras darknise karena dendam akan kecelakaan itu dia butuh masa pemulihan namun kami tak berhasil menjaganya adikmu memang memiliki sihir atau bisa dikatakan mewarisi kekuatan darknise jadi dia jadi prince of darknise dan kau kau adalah prince of LightAndDark, kau mewarisi kedua kekuatan itu kau adalah sang abadi kami sudah mengetahui mate mu yaitu San darknise kau pasti sudah bertemu dengannya diForestAcademy sedangkan aku Kenneth dan Ibumu Raven hanyalah orangtua angkatmu maafkan kami karena segel kekuatanmu bisa terbuka jika aku tak menyegel ingatanmu dan dampak dari itu semua adalah dunia akah terpecah dan hancur berkeping keping seperti mainanmu saja,Maafkan kami"Jelas ayahku panjang lebar.

"Tak apa ayah ibu aku tetap akan menyayangi kalian lagipula aku juga tahu kalian memiliki alasan tersendiri untuk ini semua meskipun aku akan sulit menerimanya dan adikku aku tak akan membiarkan dia dibawah kekuasaan darknise"Ucapku.

Seketika langit bergemuruh dan bola mata juga warna rambut dan pakaian silvianna berubah Bola mata kanan putih perak dan kiri Purple Black Warna rambut gradasi putih dan hitam gaun putih dengan berlian menghiasi berwarna hitam langit seperti akan datang badai.

"Kau jangan sampai dikuasai oleh bawah kendalimu nak"Ucap ayah menghentikan. Akupun mulai menahan emosiku.

"Lihat nak kakakmu sudah mengetahui semuannya"Ucap pria paruh baya. "Hmm benar kek seharusnya ini tak terjadi ini juga salahku aku akan pergi ke ForestAcademy untuk menghancurkan kerjaaan Forest"Ucap silvianni adikku. "Baiklah selamat bertugas prince"Ucap kakekku atau pria paruh baya tersebut.





Maaf lama gak up kita akan sering update lagi. Vote😇✔

Magic Academy {Finish}✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang