Prolog

141 16 7
                                    

Tepat pukul 9 malam gue terbangun. Gue melirik sekilas ke arah jam dinding yang ada dikamar gue. Astaghfirullah gue lupa sholat isya!
Gue langsung bergegas ke kamar mandi, mengambil air wudhu, memakai mukena dan tak lupa merapikan rambut agar sholatnya diterima Allah.
Selesai sholat, gue pun melipat alat sholat gue lalu mengecek hp.

Astaghfirullah.

Notif banyak yang masuk dari hp gue yang setelah sekian jam gue nggak on sama sekali. Tidak sama sekali, kurang lebih 8 jam an gue nggak megang hp sama sekali. Karena tugas kuliah gue menumpuk dan memutuskan untuk tidur.

Gue membalas pesan WA satu persatu.
Disaat gue membuka grup, dosen gue memberikan informasi yang amat panjang, tapi tidak terlalu menurut gue.

•••

Chatroom

Dosen bawel
Assalamualaikum, mahasiswa mahasiswi bapak, selamat malam untuk kalian.. maaf mengganggu waktu istirahat kalian. Untuk Hari Selasa kalian masuk jam 8 ya karena saya akan mengadakan Quiz. Kisi-kisi nya ya tentang materi akutansi yang sudah saya terangkan dan yang sudah kalian pelajari. Itu aja, semoga kalian belajar dengan baik🙂
18.06

Aldy
Wa'alaikumussalam oke pak
18.18

Septiana
Iya pak
18.19

Ika asdghjkl
Oke sip pak
19.21

Kelly bobrok
OKE SIAP!!
19.25

Mager pengen rebahan

21.31

•••

Avin. Alvina Citra Ramadhani. Iya Itu nama gue. Gue emang orangnya santai, gue udah terlalu sering bersikap kaya gitu didepan dosen gue dan dosen gue memaklumi karena gue emang orangnya bodoamat-an, simple etc.

Gue mengelus dada pertanda gue harus sabar terhadap apa yg diberikan sama dosen gue. Gue bodoamat dengan quiz itu. Gue emang berniat untuk ngaret tapi— ah sudahlah biarkan. Gue melemparkan hp gue ke arah bantal dan gue memilih untuk tidur daripada baca-baca tentang akutansi. Otak gue sedang tidak bisa diajak kompromi akibat terlalu banyak tugas yang diberikan dari bapak dosen bawel itu.

Gue tertidur dengan lelap dan masuk ke alam mimpi. Memang sudah malam walaupun ini bukan jam tidur gue. Ya, besok memang ada quiz tapi gue belum belajar— enggak, sengaja gue nggak belajar karena magnet kasur ini sangat kuat.

***

Tokk toookk

"Aviiiiinnnn, naaakk banguunn sholaattt"
Yap. Bunda selalu bangunin gue buat sholat subuh, setiap hari bangunin bahkan sampe gue udah pasang jam waker aja masih tetep diteriakin.

Huft.

Gue lalu beranjak dari tempat tidur dan pergi mengambil air wudhu. Gue sholat 2 rakaat berawal dengan niat dan berakhir dengan salam.
Selepas itu gue memilih untuk mandi terlebih dahulu.

Gila ya gue.

Gak biasanya gue mandi pagi jam segini, gue emang udah lama gak mandi pagi semenjak lulus SMA. Kuliah aja gue kadang masuk jam 8 atau jam 7 jadi gue jarang mandi pagi jam 5-an, paling sering sih gue mandi mendekati jam keberangkatan gue ke kampus.

Iya gue banget itu.

Mepetin waktu. Kebiasaan gue ga pernah terlepas dari dulu. Mandi gue sekitaran jam setengah 7 kalau masuk jam 7, kalau jam 8 jam setengah 8. Belom ini itu. Haha gue aneh.

Gue menuruni anak tangga untuk mendapati handuk peach berkarakter panda. Gue menyegerakan pergi ke kamar mandi yang ada dikamar gue. Disaat gue menyalakan shower—

Astaghfirullah.

Air nya dingin.

Bisa-bisa gue beku ditempat, tapi boong. Gue berdiam diri sambil bersender mengarah cermin.

"Wah gila muka kusut gue cakep juga ya kalo abis bangun tidur", Batin gue.
Gue bersender sekitar 15 menitan, nggak cuma senderan tapi gue sambil melakukan hal yang amat langka yang dilakukan oleh mahasiswi-mahasiswi tertentu termasuk gue. Tahu apa yang gue lakukan?

Menyerut sabun:)

Kelakuan gue sambil menunggu airnya tidak terlalu dingin ya itu satu-satunya. Mungkin istilahnya ' nge-gabut ' ya bahasa zaman sekarang.

Gue langsung menyalakan shower nya, fine airnya sudah tidak terlalu dingin. Gue mandi tidak terlalu lama, paling lama 30 menit hahaha.

Sehabis mandi gue keluar dari tempat yang penuh dengan jin itu. Gue mengambil baju, celana, dan kerudung. Outfit gue hari ini simple, karena ya emang gue orangnya simple  jadi ya gue berpakaian juga simple.

Gue memakai baju yang dimasukkan kedalam celana joger berwarna coklat susu lalu memakai jilbab pashmina. Tak lupa ciput gue pakai. Pashmina gue juga simple hanya dikaitkan dengan peniti lalu bagian kanan gue masukkan kedalam bagian kiri. Bagian kiri gak gue lilit ke belakang karena ya memang outfit gue today it's gak mau ribet.

Done.

Gue menuruni anak tangga, lalu menuju meja makan untuk sarapan. Menu hari ini adalah chicken wings. Gue memakan dengan lahap, menghabiskan lalu mengambil tas dan berpamitan ke bunda dan ayah "Bundaa ayaahh Avin berangkat yaaa daahh", Lambaian tangan gue menuju kearah orangtua gue. Gue membuka pintu rumah tapi gue merasa ada yang terlupakan.

Astaghfirullah.

Gue lupa kunci motornya!

Gue kembali menutup pintu rumah, mengambil kunci lalu bergegas keluar. Memakai helm, lalu menyalakan motor dan pergi menuju kampus tercinta.

•••

Sesampai dikampus, gue memarkir kan motor. Gue mengunci stang motor dan melihat jam yang menunjukkan pukul 8 lewat. Gue berjalan cepat menuju gedung fakultas. Lumayan menguras energi karena cukup jauh dari parkiran, sekitar setengah kilo gue menuju gedung.

Brukkk

"Aaw!", Gue terjatuh tersenggol dan mengeluh kesakitan. Lalu gue membangunkan diri "Heh lo tuh kalo jalan pake kaki makanya!", Iya. Gue judes ke orang yang udah nyenggol gue. "Ooh maaf mba, saya nggak sengaja. Mbak gak apa?", Tanya seorang pria muda yang telah menyenggol gue. Gue mengangguk meng-iyakan pertanyaan tersebut. "Oke kalau begitu saya lanjut ya assalamualaikum".

Masyaallah.





Halooww ini first time i made this story
Kalo ceritanya bosenin maaf yaa hehe
Mau next? Voment dulu gais! Makasiih✨

AVIN [[Slow Update]]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang