My Doubt : Berakhir?

1.1K 103 3
                                        

Jungkook melangkah tak bersemangat menuju pintu rumah.Kejadian dimobil tadi membuatnya semakin teringat gadis itu,wanitanya yang sangat ia cintai.

"Aku pulang.."ucapnya begitu membuka pintu,lalu menutupnya kembali.

Wanita yang sangat-ku cintai?Lalu bagaimana dengan Lisa?

Aku juga mencintainya.

Haha.Seringai muncul diwajah Jungkook,hatinya mentertawakan dirinya sendiri.

"Hahahahha."

Jungkook mendongak memfokuskan pada sumber suara tawa wanita dan lelaki tersebut,sepertinya berasal dari ruang tv.

"Ahh Hyung kau pulang."ujar Jungkook begitu melihat Taehyung yang tengah duduk menonton tv disamping eommanya.

Kedua orang di sofa itu menoleh.Taehyung terlihat acuh sementara Eomma tersenyum hangat.

"Kenapa?memang aku tidak boleh pulang?"

Jungkook menaikkan kedua alis seakan tersentak dengan pertanyaan itu,begitupun eomma,suasana jadi agak canggung,

"Oh!kau sudah selesai ke-"ah hampir saja dia keceplosan mengatakan kencan."kerja?"

Jungkook yang tadi sempat menegang kembali santai lalu tersenyum."Iya."

"Aku kekamar dulu eomma,hyung."eomma mengangguk.

"Jangan lupa mandi dan nanti turun untuk makan bersama."Jungkook mengangguk.

Sementara Taehyung tetap acuh,matanya memandangi Jungkook sampai menghilang dari pandangannya dengan tatapan yang tak bisa diartikan.

"Eomma aku juga ingin kekamar,sudah sangat sore aku ingin mandi."ucap Taehyung entah kenapa melihat adiknya tadi membuat ia tidak mood untuk melanjutkan menonton acara komedi yang ditayangkan televisi.

Eomma menoleh ke jendela,melihat diluar ternyata memang langit sudah mulai menggelap."Ah baiklah.Eomma akan memasak kalau begitu."Taehyung mengangguk.

"Ah eomma,"

Eomma yang tadi ingin kedapur menoleh.

"Aku tidak bisa ikut makan malam nanti,aku ingin istirahat."sambung Taehyung,eomma tersenyum,senyum lembut yang menyimpan dengan rasa pedih.

"Eoh araseo, beristirahat lah."tangan eomma terangkat mengusap bahu anaknya itu sebentar."Nanti makananmu eomma antar kekamar ya."

Taehyung mengangguk tak enak,ia tahu ia pasti melukai hati wanita yang ia cintai itu,tapi ia tak pernah terbiasa untuk ini.

Eomma menatap nanar punggung Taehyung yang lama-lama menghilang dari pandangannya.

Alasan kedua putranya tak pernah akur adalah,

"Karenamu yeobo,(sayang)"lirih eomma.

"Karenamu hubungan mereka tak baik... bahkan setelah kau tiada."dan air mata pun berhasil lolos dari matanya.

% % %

Jam menunjukkan tepat pukul delapan malam,Jungkook turun untuk makan malam sesuai perintah eommanya.Ia menuruni tangga untuk mencapai lantai dasar,dilihatnya eommanya tengah menyiapkan kan makan di sebuah nampan.Eomma menoleh tak sengaja.

"Eoh Jungkook kau sudah turun,kemarilah kita makan."ucap eomma.

"Taehyung hyung tidak turun?"tanya Jungkook,pandangannya masih fokus pada nampan yang tengah eomma isi hidangan.

"Tidak dia ingin beristirahat katanya."ucap eomma terlihat tenang, padahal Jungkook tau ia sedang menyembunyikan sedihnya.

"Biar aku saja yang antar makanannya."tawar Jungkook yang kini sudah berada disamping eomma.Eomma menghentikan aktivitasnya dan menggiring Jungkook untuk duduk.

Between You And HerCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang