CHAPTER 16

32 5 2
                                        

Haiii jumpa lagiii hehe
Mau curhat dikit nih, author hampir ngeblang lupa sama alur ceritanya huhu
Gara-gara tugas online yang menumpuk...

Berangkat dari tugas satu, kemudian bertemu dengan tugas satunya, akhirnya keduanya jatuh cinta dan saling mencintai, lalu menikah. Kemudian lahirlah tugas-tugas baru:(:(

Ada yang udah kangen sekolah??
Sama nihhh...
Kita sama-sama berdo'a yuk, supaya semua musibah wabah ini segera hilang sebelum lebarann...

Ini boro-boro mau mudik, mau ngabuburit aja nggak bisa, ya nggak sih😤😣😣

Tapi nggak papa, tetep semangat semuanya yaaaa😉😉😉
Jangan lupa sebelum baca, VoMent dulu yukkk😊😊

Oh iya, author nggak bikin quotes dulu yaa, lagi beku nih hihi...

Lahh kepanjangan curhatnya hehe, maafkeun😅

Cap cussss cekidot....

------

"Makasih vin". Gita turun dari motor karna sudah sampai dirumahnya, lalu menyerahkan helm yang dipakainya.

"Iya sama-sama. Gue balik ya" Ujarnya tersenyum, lalu berbalik.

"Eh buru-buru banget. Masuk dulu yuk". Tante nita-- as mamanya gita tiba-tiba datang. Biasanya ia akan pulang lebih lama, hanya saja mungkin, hari ini tidak terlalu banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dikantor.

Gavin tersenyum lalu mengangguk. "Boleh nih tante?"

"Lho, ya boleh dong. Gita temennya diajak masuk gih". Ujar mama nita, kemudian masuk kedalam meninggalkan keduanya.

Gita melongo tak percaya, kalau sudah begini, mau tidak mau ia harus menuruti mamanya. Tidak mungkin kan kalau gavin diusir sedangkan sudah kepergok mamanya. Ia menengok kearah gavin yang kini tengah mengetukkan jarinya dihelm yang dipegangnya, dan tersenyum sumringah.

Gita memutar kedua bola matanya, lalu berdecak kesal. "Yaudah masuk". Ujarnya ketus. "Eh motornya diparkirin dulu" Ujarnya lagi, kemudian berlalu.

Gavin tersenyum sumringah mendengarnya. Walau gita jutek, rasanya hari ini ia senang bisa dekat dan bersama dengannya.

"Sabar vin, pelan-pelan" Gumamnya sembari mengelus dada nya, lalu memarkirkan motornya digarasi yang telah tersedia.

"Sini masuk, makan dulu" Ujar mama nita mempersilahkan gavin duduk dan makan bersama.

"Siapa nama kamu?" Tanya mama nita lagi.

"Gavin tante"

Mama nita menganggukkan kepalanya mengerti. Mereka pun menyelesaikan makanannya sembari mengobrol dan sesekali tertawa.

"Tante, makasih ya. Kalo gitu saya pamit pulang tante, permisi" Ujar gavin bersalaman dengan mamanya gita--pamit pulang.

"Iya sama-sama. Git anterin gavin kedepan" Ujarnya

Gita mengangguk mengerti, lalu mengantarkan gavin kedepan rumahnya. "Besok-besok gausah nganter gue deh"

"Kenapa?" Tanya gavin penasaran.

"Ya, pokoknya nggak usah deh"

Gavin memakai helmnya, lalu menghidupkan mesin motornya dan tersenyum. "Lo takut naksir ya, kalo gue lama-lama deket sama lo" Ujarnya narsis.

Gita mendecih, lalu melipat kedua tangannya didada. "Geer"

Gavin tertawa puas melihatnya, kemudian memutarkan motornya. "Balik ya" Ujarnya, sedangkan gita hanya berdehem malas.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 08, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

BLOW METempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang