nine👣

11.5K 551 20
                                        

Apalah sebuah ikatan tanpa adanya kepercayaan

Sabrina.A.M.A


Setelah sarapan semuanya berkumpul di ruang keluarga, binapun telah cantik menggunakan dress biru laut dengan rambut di gerai

Bina duduk bersandar pada dada bidang septian dan septian yang memainkan rambut coklat sabrina mereka berdua nampak sibuk dengan kegiatan masing masing

"Daritadi ko sama bang tian mulu sih sini giliran sama kaka"

Zriel memprotes dengan kesal pasalnya sejak kapan kaka pertama dan adik tersayangnya ini jadi lengket pake banget bagai permen karet begini sih, zriel merentangkan tangannya bermaksud membawa bina dalam pelukanya tapi niatannya ia urungkan saat tangan septian melingkari pinggang sabrina dengan posesif dan memberikannya tatapan tajam

Zriel meneguk dengan susah payah salivanya, baiklah mari mengalah demi kedamaian hidupnya di mansion ini

Septian dengan santainya melingkarkan sebelah lengan kekarnya pada pinggang ramping bina sedangkan lengan satunya memainkan rambut bina

Bina nampak acuh dengan keadaan sekitar ia tengah sibuk dengan ponsel milik sang abang yang di pijamnya

Cukup lama mereka saling diam dengan pandangan kesal tak lepas dari kaka beradik yang terlihat dengan santainya mengumbar momen manis mereka, lebih tepatnya mereka kesal kepada sang kaka tertua yang memonopoli sang adik seenaknya, ingin hati memprotes tapi apadaya nyali tak ada

Sampai datanglah dua pasangan paruh baya sabrina langsung meletakan ponselnya dan duduk tegak sebagai rasa hormatnya kepada orang tuanya dan pasangan paruhbaya yang ia tidak ketahui siapa namanya

Septian yang mengertipun hanya menghela napas kasar dan duduk tegak pula ia harus menjadi abang yang sempurna untuk bina walau ia sedikit kesal karena acara manja manjaan dengan sang adik harus terganggu, dan diam diam keempat pemuda lain menghela nafas lega karena sang adik terlepas dari jerat sang kaka pertama walau untuk sementara

"Sabrina sayang perkenalkan ini paman dan bibi mu louis wira atmaja dan vita septia atmaja kau bisa memaggil nya mami dan papi"

Penjelasan lucky sang papa membutnya sedikit bingung, mami? Papi? Aku punya 2 orang tua?

Bina memiringkan kepalanya dan mengerjapkan mata bulatnya ciri khas sabrina saat sedang bingung

Ima sang mama yang mengertipun turut menjelaskan

"Papi louis itu adiknya papa dan putra meraka juga putra mama, putra mama juga putra mereka, kita bersama dan tak ada yang beda kamu putri kandung mama tapi mereka pun menyayangimu seperti mama menyayangimu mereka juga mengiginkan seorang putri dan kau bisa menjadi putri mereka, princess atmaja"

Jelas sang mama, sabrina yang mengertipun hanya mangut mangut tanda mengerti

Ia mendekati mami dan papi lalu memeluk mereka

"Halo mami, papi, senang bisa berjumpa dengan kalian"

Sabrina tersenyum, melepas pelukannya dan ia dapat melihat mata mami dan papinya yang berkaca kaca

"Senang rasanya mempunyai seorang putri" sang mami berbicara di sela airmatanya yang jatuh

Sabrina tersenyum dan kembali ke tempat duduknya semula, samping septian, septian tersenyum bangga menatap sang adik begitupun yang lainnya septian mengelus kepala bina dengan sayang

"Mari sekarang kira perkenalkan kaka kaka mu" seru sang mama sembari bangkit dari duduknya

"Ini adalah andreas dia putra ke dua mami dan papi mu" mama menunjuk pada pemuda yang tadi memelukku di ruang makan 'ah namanya andras toh, cocok nama dengan rupanya sama sama rupawan' pikirnya

Andreas mendekati sabrina, sabrina berdiri dari duduknya, andreas merentangkan tangannya dan sabrina pula menyambutnya dengan hangat, mengeratkan dekapannya pada sang adik perempuan satu satunya ini

"Selamat kembali lagi kerumah sayang" ucap andreas

"Senang bertemu denganmu kaka" balas sabrina sembari tersenyum

Andreas melepas rengkuhannya dan kembali ke tempat duduknya

"Dan ini leon kaka ketiga dari mami dan papi"

Tak jauh berbeda leon pun melakukan hal yang sama dengan andreas ia memeluk bina sangat erat ia begitu antusias ketika mendengar kabar bahwa ia mempunyai adik perempuan pula

"Dan yang terakhir ervin kaka keempatmu"

"Akhirnya kita bertemu princess" dekapan erat bina dapatkan dari pemuda tampan itu

"Kita sudah di takdirkan kak" ucapnya sembari tersenyum tak luput ervinpun ikut tersenyum

---------------------

Setelah sesi perkenalan tadi sekarang aku tengah berkeliling di mansion megah ini dengan kak andreas, aku yang mengajaknya awalnya aku berniat mengajak bang A tapi tiba tiba bang A dapat telpon dari kantor dan buru buru pergi alhasil aku pergi dengan kak andreas

Aku melewati lorong panjang yang indah dengan dinding di penuhi foto foto

Aku berhenti ketika melihat foto besar yang di tempel di tempat yang terlihat mecolok

Ah foto keluarga rupanya, foto kuarga besar mungkin

"Itu lucas kaka ke tigamu"

Kak andreas tiba tiba menghancurkan keheningan dengan menunjuk gambar seorang pemuda tampan yang berdiri di samping ka zriel ia nampak gagah dengan balutan jas hitamnya, sebenarnya semua pria terlihat gagah dan semua wanita keturunan atmaja tidak ada yang jelek ku akui itu dan kuakui bahwa akupun cantik

"Dia adalah kaka pertamaku Abian" tunjuknya lagi pada pemuda pada gambar yang berdiri di samping mami dan papi

"Ia sedang ada kerjaan di dubai dan ia sedang mengusahakan pulang cepat agar segera bertemu dengan mu" jelasnya

"Akupun tak sabar untuk bertemu dengannya" ucapku sembari tersenyum

Aku mengerutkan keningku melihat foto selanjutnya

"Mereka?" Tunjukku pada sebuah lukisan

"Oh mereka adalah......"






*_Taqobbalallahu Minna wa minkum * Barakaallahu fiikum
*_Selamat Idul Fitri 1441 H👏🙏😊_

FAMILY PROTECTION Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang