Bab 26 - Kecelakaan

186 9 7
                                        

HAI GAESSSS. GK KERASA ALMIRA UDAH MAU TAMAT. TERHURAA. SELAMAT MEMBACA ALMIRA, ENJOYY.

 SELAMAT MEMBACA ALMIRA, ENJOYY

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Australi, 24 Mei.

Permasalahan kasus Kak Adam akan segera kita akhiri hari ini.
Penerbangan Australia menuju Indonesia sudah gue booking. Gue segera menyiapkan diri termasuk berkemas alat-alat yang akan dibutuhkan nantinya. Oleh-oleh spesial untuk nyokap gue yang selalu support dan nge-bangga-in gue, of course ga bakal kelewat, udah tersimpan rapih. Cincin cantik yang akan gue persembahkan untuk Almira beberapa kali gue cek, sudah tersimpan rapih ditempatnya.

Gue bahagia banget. Almira juga sudah booking pesawat dari Jepang ke Jakarta. Gue ga sabar menemuinya. Kayak apa dia sekarang ya ? Kirim-kiriman foto sih udah sering, tapi liat aslinya Almira pasti bikin deg-deg-an.

Dimas juga sudah mengemukakan apa yang baru dia temui. Katanya ada rekaman CCTV di TKP. Sip. Mantap. Gue sudah siap dengan semua persiapan yang ada.

Ting.

Suara notifikasi terdengar menggema di ruangan gue. Dari Almira. Gue mengulum senyum saat gue melihat siapa yang mengirim pesan.

Almira Lovely

Ilham, lo masih di apartemen?

Iya

Oh, gue udah mau otw ke bandara

Lo kan masih kuliah, terus kuliah lo gmn?

Kan udh beres, Ilham

Jadi lo mau berangkat sekarang?

Iya

Gue mau otw bandara

Sampai jumpa di Indonesia, Al

Percakapan singkat itu gue tutup sedemikian rupa. Gue berangkat ke bandara bersama Mr. Jer serta beberapa rekan kerja gue yang ikut ke Indonesia. Gue mengharapkan Almira juga bisa datang ke pengadilan saat mengajukan beberapa saksi.

Gue menarik koper berwarna merah keluar apartemen. Mobil sport mewah sudah menunggu gue di depan apartemen. Seketika, sekujur tubuh gue berubah suhu menjadi dingin. Sudah gue katakan, biasanya kalau setiap gue menemani Mr.Jer di awal ketemu gue selalu keringat dingin, detak jantung gue juga ikut-ikutan ga komporomi. Syukurlah hal itu terjadi cuma di menit-menit awal, selebihnya bisa normal lagi. Gue merapihkan blazer gue.

***

Bandara cukup penuh dengan lalu lalang orang - orang melakukan penerbangan.

ALMIRA : JANGAN PAKSA MEMBENCIMU (SUDAH TERBIT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang