PART 8 - A Day Without You

5.5K 842 92
                                        

The problem is

I keep wanting to hear your voice

(Chen Feat Jonghyun – A Day Without You)


-

-

-


Hari pertama,


Menjadi seorang HRD itu tidak mudah. Pertama kali mendapatkan jabatan ini, Ines merasa berdosa luar biasa pada pelamar yang namanya harus dicoret dari daftar. Ada beberapa orang yang selalu melamar ke perusahaannya setiap kali ada lowongan dan karena kualifikasinya tidak cocok, Ines harus menghapusnya dari daftar wawancara. Hari pertama melakukannya, Ines banyak menangis sampai Ega melakukan segala cara untuk menghiburnya. Sekarang? Ines sudah mulai terbiasa. Ia sudah bisa memisahkan perasaannya dalam hal pekerjaan dan bersikap professional.

Seminggu yang lalu, jabatan untuk admin keuangan di perusahaannya kosong dan Ines sudah memasang iklan untuk posisi yang diperlukan. Ada lima ratus lowongan yang masuk dan Ines sudah menyortirnya selama dua jam namun ia belum selesai juga.

Pertama, Ines tidak menerima Fresh Graduate. Kenapa, karena akan sangat melelahkan bagi perusahaannya jika harus menerima Fresh Graduate. Bukan apa-apa, perusahaannya membutuhkan orang yang berpengalaman supaya mereka tidak menghabiskan banyak waktu untuk mengajarinya. Jam terbang perusahaan juga tinggi, terlalu beresiko kalau harus menerima seseorang yang tidak mempunyai pengalaman sama sekali.

Tapi masalahnya, terkadang yang berpengalaman juga mematok gaji yang cukup tinggi, terlampau tinggi dari gaji standar yang ditetapkan oleh perusahaannya. Well, menyeleksi orang memanglah tidak mudah.

Telpon di atas mejanya berdering. Ia memiringkan kepala, ragu untuk mengangkatnya namun pada akhirnya Ines memilih untuk mengangkatnya.

"Halo, selamat siang?"

"Selamat siang, dengan Ibu Inesia Larasati?"

"Ya, betul. Saya sendiri."

"Iya Bu. Saya Nadin dari Job Circle."

Mulut Ines membentuk huruf O. Ia menyadari dengan siapa ia berbicara sekarang. Yaitu marketing officer salah satu portal lowongan pekerjaan online yang siap menawarinya paket terbaik milik perusahaan mereka.

"Iya, gimana mbak?"

"Saya lihat ibu sedang membutuhkan admin keuangan ya bu? Kebetulan dalam database kami, ada banyak sekali orang dengan kualifikasi yang sangat tepat untuk perusahaan ibu. Biar saya sampaikan kalau untuk bulan ini, ada promo untuk pemasangan iklan."

"Oh, ya kirimkan saja penawarannya lewat email saya ya mbak. Kebetulan saya mau meeting," kata Ines.

Di sebrang sana, Nadin mengiyakan ucapan Ines dengan ramah dan memberitahukan bahwa ia akan segera mengirim penawaran pada Ines setelah telpon mereka terputus.

Begitu sambungan terputus, Ines menghubungi resepsionis dan berkata, "Kalau ada yang cari aku dari Job portal, bilang lagi meeting ya," katanya.

Ayas yang berada di dekatnya tersenyum, "Mulai diteror nih sama para pencari pengiklan," katanya.

Ines menganggukkan kepala, "Selain Screening CV, nerima telpon dari beberapa job portal juga bikin capek. Abis banyak banget sih," katanya.

Pernikahan ImpianTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang