Maaf aku jatuh hati.
Setelah pertemuan keluarga Amora dengan Percy yang sangat tidak terduga karena dadakan yang menyebabkan Percy tidak pulang dengan Amora dan berujung mereka adu mulut karena Johar. Mereka sudah berbaikan hanya saja, ya Namanya Percy tetap saja ia masih terbakar cemburu.
Weekend ini mereka menghabiskan waktu nya Bersama dengan kesibukan masing- masing. Percy memperhatikan Amora yang sedang mengerutkan dahi nya terlihat berpikir keras membuat Percy kepo sendiri. Namun Percy dengan cepat mengalihkan pandangannya pada hp nya.
Amora bingung dengan diri nya sendiri. Semenjak dirinya bersama Percy, dia tidak bisa mengontrol untuk apapun itu. Rasanya apa yah. Bucin abis. Tapi Amora juga gamau Percy bosan karna diintilin terus.
"Kamu bosen ga sih kita barengan terus?" Tanya Amora kepada Percy yang sedang fokus dengan pubg.
Tiba tiba Percy langsung mematikan hp nya.
Amazing.
"Kok kamu nanya gitu? Kenapa?hmm" Jawab Percy kalem.
"Ya aku takutnya dalem hati kamu dongkol abis karna aku ngglendotin kamu terus. " Ujar Amora pelan.
Percy diam.
"Aku juga takut kamu sebenernya bosen tapi gamau bilang, dan yah diem diem punya yang lain, aku ga bermaksud buat suudzon kok." Ujar Amora lagi.
Percy menatap Amora. Amora grogi setengah mati.
"Kamu bukan orang yang membuatku bosan Amora. Gausah mikir yang aneh aneh. Sekali aku bilang gini aku harap kamu percaya. Bosen itu pasti ada, tapi aku gabutuh yang lain buat pelampiasan kebosananku kan? Intinya i really in love with u, amorè" Ucap Percy tegas.
Amora sampai lupa bernafas untuk beberapa detik. Ya cuma megap megap doang.
Percy masih menatap Amora dalam tak lupa tangannya yang sudah berada di pinggang Amora lalu menariknya lembut untuk mendekat ke dirinya. Amora masih gugup setengah mati, bahkan ia merasakan jantung nya seperti naik ke kerongkongan.
"Gausah mikirin hal-hal yang ngebuat kita jauhan, cukup pikirin kita yang Bahagia sekarang, ntah kedepannya seperti apa, aku yakin kita bisa laluin semua nya. Aku gamau hubungan kita renggang karena pikiran-pikiran aneh yang masuk dikepala cantik mu dan pikiranku. " ujar Percy tenang, tak lupa mata nya yang masih menatap dalam Amora.
"Bernapaslah baby," bisik Percy serak dan lembut. Membuat Amora semakin memerah dan tidak tenang.
"Kamu, astaga, aku gatau mau ngomong apa, aku deg-degan banget, yaampun ini kenapa kita deket banget sih." Gugup Amora dengan bersusah payah untuk bernapas normal, bayangkan saja hidung mereka bahkan sudah bersentuhan.
Percy terkekeh gemas, astaga ingatkan Percy untuk tidak melakukan Tindakan senonoh kepada Amora yang selalu memancing sikap jantannya.
"Aku gabisa jauh dari kamu." Balas Percy kalem, yaampun Amora semakin lupa cara nya berpikiran jernih, ini posisi yang sangat menggoda iman.
Percy semakin mengeratkan pelukannya dan membawa Amora ke pangkuannya. Dan Amora masih diam saja tidak berdaya, seluruh saraf nya mendadak lemas.
Percy mengecup lembut pipi Amora yang chubby dan merona itu. Oke sekali lagi tolong ingatkan Percy untuk tidak melahap Amora yang semakin cantik saat merona. Percy melarikan tangannya ke pipi Amora.
Amora memberikan senyum malu-malu nya yang semakin membuat Percy lupa diri. Percy menelusupkan kepalanya ke lekukan leher Amora, membuat Amora tersentak pelan dan meremas kaos Percy.
"Sayang, jangan siksa aku dong. Kamu cantik banget. Aku gakuat." Bisik Percy sangat serak dan dalam membuat Amora melongo. Cantik dari mana?! Bahkan Amora hanya menggunakan kaos kebesaran dan legging ditubuhnya tak lupa rambut nya yang ia cepol asal.
"Kamu lagi menghina aku ya?!" dengus Amora, membuat Percy menggeram, astaga Amora nya ini sok polos atau memang polos sih,
"Astaga, bahkan kamu bangun tidur pun, kamu cantik banget, I love u baby." Bisik Percy membuat Amora melambung semakin tinggi.
Amora tersenyum lebar dan semakin merona, tak lupa ia mengeratkan pelukan mereka.
" I love u too." Ujar Amora pelan dan penuh kelembutan. Hati Percy sudah tidak karuan, dirinya mendadak blank.
" ta..tadi kamu bilang apa? Aku ga ngelantur kan? Aku ga salah denger? " ujar Percy gugup. Tak lupa dirinya menatap Amora lekat, dan Amora hanya mengangguk malu-malu. Dengan cepat Percy mengecup seluruh permukaan wajah Amora, tenang saja dia masih bisa mengontrol untuk tidak mencium bibir ranum kekasih nya yang menggoda itu.
JANGAN LUPA KLIK BINTANG BIAR GUE CEPET APDET:)
MAKASI, STAY SAFE & HEALTHY GUYS
<3
