Hinata merenung melihat Sakura yang seolah tidak merasakan apapun di lengan yang tengah dijahit oleh perawat. wajah wanita itu pucat pasi dan terlihat seperti bukan aktris berambut api yang datang ke peternakan beberapa bulan yang lalu. Wanita yang dilihat Hinata saat ini adalah wanita rapuh yang entah tengah memikirkan apa di dalam kepala cantiknya. Terlihat sangat... butuh perlindungan.
Sasuke menghela nafas panjang setelah melaporkan kejadian via telpon dan mengurus administrasi. Entah dimana Naruto. Setelah mengejar penjahat yang menimbulkan kekacauan di pusat perbelanjaan, pria itu tak tampak batang hidungnya. Tapi semua laporan sudah masuk. Apa pria itu tidak peduli dengan istrinya?
"Kau baik-baik saja?" tanya Sasuke dengan khawatir. Sakura hanya mendongak dan menggelengkan kepalanya pelan.
"Kemana Namikaze?" tanya Sakura tanpa menjawab pertanyaan Sasuke.
"Kau tidak khawatir dengan kondisimu?"
Sakura menggelengkan kepala. "Kalian harus berhenti. Mungkin aku harus pergi dari Jepang untuk menyelesaikan semua ini."
"Dan meninggalkan kehidupanmu?"
Sakura menghela nafas panjang dan mengalihkan tatapannya pada Hinata. "Kau punya istri untuk dijaga. Aku akan mencari cara untuk menyelesaikan ini semua tanpa ada yang terluka."
Hinata sontak menggenggam tangan Sakura erat dan membuat wanita merah muda itu menatapnya sejurus. "Kalau kau pergi lalu siapa yang menjagamu?"
Kalimat itu terlontar begitu saja dan menimbulkan senyum tipis pada wajah Sakura. "Kau baik sekali. Tapi nyawaku tidak sebegitu berharga jika dibandingkan keselamatan kalian. Terakhir kali hal ini terjadi aku kehilangan semua."
Adegan canggung itu tiba-tiba terpotong ketika ada tangan yang menarik keras tangan Sakura yang tidak terluka. membuat wanita itu berdiri tiba-tiba dan mengaduh pelan. Naruto menatap sengit ke arah Sasuke yang hanya bisa menghela nafas panjang.
"Terima kasih atas kebaikan yang berusaha kau lakukan. Tapi dia sudah bersuami," ujar Naruto dengan dingin dan setengah berbisik. Sasuke hanya menggelengkan kepala tak mengerti.
"Kau ini benar-benar bodoh atau memang kepalamu sudah tidak bisa memikirkan hal baik lagi? Dobe, pikirkan apa yang saat ini kau lakukan. Kau menarik tangannya hingga dia kesakitan. Sekarang apa prioritasmu melakukan ini? Cintamu pada Hinata? Rasa posesifmu pada istrimu? Atau karena masa lalu yang masih dengan bodohnya tertanam dipikiranmu?"
"Kau..."
"Jangan mengancamku. Kita tau kau dan aku sama kuatnya. Aku hanya ingin mengingatkan jika hidup dalam pusaran rasa dendam tidak akan menyelesaikan masalah. Jika kau merasa tersakiti, kau juga harus ingat aku juga merasakan hal yang sama. Kita disini untuk menyelesaikan kasus yang sama. Kita berada di sisi yang sama. Dan jangan sampai ketika di akhir kau hanya akan merasakan lara. Hati manusia itu rapuh dan mudah berbalik. Yang bisa kau lakukan adalah menjaga apa yang saat ini kau miliki."
Setelah mengatakan itu Sasuke menggandeng Hinata dan berlalu meninggalkan ER. Tidak menunggu respon dari Naruto yang saat ini hanya bisa mengetatkan rahang. Menahan gejolak emosi yang entah karena apa penyebabnya. Tapi pria pirang itu kemudian tersadar dan melepaskan cengkramannya pada lengan istrinya. Wanita itu kesakitan, Naruto tau. Tapi tidak ada sepatah katapun yang terucap dari bibirnya. Hanya diam seolah itu bukan hal yang bisa meremukkan dirinya. Membuat Naruto mematung dengan sergapan rasa bersalah yang tidak bisa ia cegah.
.
.
.
.
.
Chiyo mengerutkan alisnya dengan interaksi sunyi kedua pasangan yang biasanya terlalu romantis untuk bisa dilihat mata tuanya. Namun kali ini Chiyo hanya menggelengkan kepala dengan suasana hening itu. Wanita itu menghidangkan makanan di meja dan meninggalkan ruang makan tanpa mengatakan apapun. Mungkin dengan begitu dia bisa memberi waktu untuk Sasuke dan Hinata menyelesaikan masalahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love, Life, Lie [END]
FanfictionIni tahun ke lima semenjak Sasuke mengambil tanggung jawab pada hidup Hinata. Hah! Dia bahkan tidak bisa menyebut pria itu suaminya. Sebuah kenyataan pahit yang harus ditelan gadis itu bulat-bulat. "Kau masih bocah. Dan pernikahan kita akan berlangs...
![Love, Life, Lie [END]](https://img.wattpad.com/cover/177569004-64-k190766.jpg)