11.Usaha Fani (II)

209 16 0
                                        

Setalah pelajaran pertama dan kedua kini waktunya istirahat dan hal itu membuat para siswa dan siswi menuju kantin. Tapi ada juga beberapa yang tinggal dikelas karena membawa bekal.

Dan Fani memutuskan untuk ke kelas Aldo dan mengajak cowok itu untuk ke kantin bareng. Fani bertekad apapun yang terjadi iya harus jujur dan mengkesampingkan ego dan juga gengsinya.

Sekarang Fani sudah berada didepan kelas Aldo dan dilihatnya guru yang mengajar dikelas Aldo belum keluar jadi iya memutuskan untuk duduk dikursi yang ada didepan kelas Aldo.

Asal kalian tau Fani ke kelas Aldo tuh sendiri karena tadi iya mengajak Amora tapi Amora nya lagi badmood jadi iya memutuskan untuk tinggal dikelas saja dan memakan bekal yang Fani berikan kepadanya.

Selang beberapa menit setelah menunggu akhirnya guru Aldo keluar juga dan Fani kembali berdiri untuk menemui Aldo. Fani memutuskan untuk langsung masuk aja kekelas Aldo.

"Aldo"panggil Fani ketika melihat Aldo sudah bersiap untuk berdiri dari tempat duduknya.

"Kenapa?"tanya Aldo dengan wajah datarnya.

"Kekantin bareng yuk"ajak Fani.

"Sorri gue nggak bisa bareng lo karena gue bareng Thalia dan teman-teman"ujar Aldo sambil menggenggam tangan Thalia dan hal itu sontak membuat Tama menatap tajam kearah Aldo. Dan Aldo hanya memberikan kode agar Tama mengerti. "Yuk guys kita ke kantin aja"lanjut Aldo dan berniat meninggalkan Fani yang masih bengong saat melihat Aldo memegang tangan Thalia.

Tapi belum sempat Aldo melewati Fani, Fani sudah membuka suaranya "Gue boleh ikut kekantin bareng kalian ngga"ujar Fani kepada teman-teman Aldo, hal itu sontak membuat teman-teman Aldo jadi bingung dan saling menatap satu sama lain, dan akhirnya mereka pun mengangguk.

Akhirnya mereka pun berjalan menuju kantin yang dimana posisi jalan mereka Aldo berada ditengah-tengah antara Thalia dan Fani.

Tapi Aldo lebih asik cerita dengan Thalia dan kebetulan Thalia orangnya nyambung tentang apa saja yang dibahas. Hal itu membuat Fani merasa seperti obat nyamuk.

Setelah sampai dikantin Aldo dan Alan memilih tempat, Tama dan Dava bertugas memesan makanan. Fani dan Thalia ngikut saja.

Sekarang posisi duduk mereka Aldo disamping Thalia dan didepan Aldo ada Fani disampingnya ada Alan.

"Makanan datang guys"ucap Dava dengan membawa makanan.

Akhirnya mereka makan dan tak ada yang membuka suara hanya ada suara dentuman sendok dan garpu.

"Thalia kalau makan tuh hati-hati tuh liat mulut kamu jadi belepotan kan "ucap Aldo dengan nada yang dibuat-buat dan hal itu membuat teman-teman Aldo menatap jijik tak terkecuali Tama menatap sinis kearah Aldo. Tapi Tama tau pasti ini cuma akting karena disini ada Fani jadi Tama cukup mengerti.

"Hmm hehe iya do"ucap Thalia merasa tak enak kepada Fani. Dasar Aldo fikir Thalia.

Dan Fani yang melihat itu hanya bisa memendam rasa sakitnya dan tetap bersabar.

Setelah mereka selesai makan, akhirnya mereka kembali ke kelas karena 15 menit lagi bel masuk berbunyi dan Fani juga kembali ke kelasnya.

"Yah udah kalau gitu gue ke kelas duluan yah guys"ucap Fani dan mendapat anggukan dari teman-teman Aldo setelah itu Fani benar-benar kembali ke kelasnya.

"Tegah lo ya da, gue jadi kasihan ngelihat Fani tau nggak"kata Dava.

"Biarin aja biar dia ngaku dulu kalau sebenarnya tuh dia cemburu ngelihat gue sama cewek lain"kata Aldo. "Yaudah yuk nggak usah bahas Fani lagi mending kita masuk kelas aja"lanjutnya.

posesifTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang