"Aduh kak... Gue sama Ory cemas banget pas ngeliat berita soal kakak sama Soo Hyun.."ucap Sandra dengan wajah penuh kekhawatiran
"Gue juga kaget pas ngeliat berita-berita itu San..btw makasih yaa buat lu berdua, kalian udah bela-belain ke sini, dan maaf juga udah bikin kalian khawatir." Balas Kenny sambil menghapus airmata haru yang sempat menetes di pipinya
"Kita bukan khawatirin kakak sih... kita justru khawatir Soo Hyun oppa di apa-apain sama kakak, hehe" celetuk Oryza sambil cengengesan
Kenny seketika memelototkan matanya dan mencubit pipi Oryza dengan gemas
"Oryyyyy...jangan sembarangan ngomong yaaa." Kata Kenny dengan wajah pura-pura kesal
Oryza dan Sandra kompak tertawa melihat respon Kenny, dalam hati mereka bersyukur karena Kenny terlihat baik-baik saja.
"Eh San, Ory.. masuk dulu yuk, kita ngobrol di dalem aja." Ajak Kenny kepada mereka berdua.
Kedua gadis itu mengangguk sembari melangkahkan kaki mereka masuk ke dalam rumah megah milik Soo Hyun
"Gila... keren banget rumahnya." Wajah Oryza terlihat kagum sambil mengamati tiap sudut rumah Soo Hyun, sedangkan Sandra tanpa aba-aba lagi langsung mengeluarkan kameranya
"Mau ngapain San?" Tanya Kenny dengan kaget
"Err... mau bikin vlog kak, pengalaman sekali seumur hidup nih bisa nginjek ubin rumahnya Soo Hyun oppa." Jawab Sandra dengan wajah semangat.
Begitu mendengar jawaban Sandra, buru-buru Kenny merampas kamera dari tangan gadis itu
"Yahh... kok diambil kak kameranya?" Sandra terlihat bingung karena Kenny tiba-tiba mengambil kameranya
"Ngga boleh San! Jangan sampai nanti Soo Hyun kena masalah lagi gara-gara video vlog buatan lu." Ucap Kenny dengan wajah serius
Sandra seolah tersadar akan ucapan Kenny, dirimya langsung terlihat menyesal atas tindakan yang ia lakukan
"Iya juga ya kak.. maaf deh gue ngga akan foto ataupun ngambil video di sini." Kata Sandra dengan suara pelan
Kenny tersenyum lalu menyodorkan kembali kamera di tangannya kepada teman adiknya itu
"Eh btw kok kalian tau gue di sini?" Tanya Kenny heran
Sandra dan Oryza tersenyum mendengar pertanyaan Kenny
"Semalem ada cowok Korea cakep yang namanya Park Min Jeong kalo ga salah, ngasih tau ke kita kalo kak Kenny ada sini, trus dia ngasih alamat rumah ini biar kita bisa dateng buat ktemu sama kakak." Sahut Sandra menjawab pertanyaan Kenny
'Oh.. Manager Park yang ngasih tau mereka..' batin Kenny begitu mendengar jawaban dari Sandra
"Kak, bisa tolong jelasin apa yang sebenernya terjadi antara kakak sama Soo Hyun? Walaupun tadi di jalan kita sempet streaming nonton konferensi pers nya Soo Hyun, tapi kita tetep mau denger cerita kakak." Tanya Oryza dengan wajah penasaran
Kenny terdiam sejenak lalu mengangguk pelan
"Semua itu dimulai ketika gue baru balik dari convenience store dengan perasaan dongkol gara-gara mikirin kalian yang kelayapan dan ga ngasih kabar ke gue." Mata Kenny sedikit melotot ke arah Oryza dan Sandra karena teringat perasaan kesalnya saat itu
"Mon maap yang bagian itu di skip aja kak.." ucap Oryza dengan wajah takut-takut
Kenny memilih tidak mengacuhkan ucapan Oryza sembari melanjutkan ucapannya
"Pas gue lagi jalan mau balik ke hotel, saat itulah gue ketemu Soo Hyun, dia minta tolong gue buat nyelametin dia, saat itu gue ngerasa kasian banget ngeliat dia, ada luka sayatan di perutnya, dan yang bikin tambah horror waktu itu ternyata orang yang nyerang Soo Hyun juga ada di sana, dia megang pisau dapur gede sambil nyamperin kita, saat itu Soo Hyun udah ketakutan, gue apalagi, jadi ya.. gue buru-buru ajak Soo Hyun masuk ke hotel buat nyelametin diri." Ucap Kenny panjang lebar
Wajah Sandra dan Oryza yang menyimak dengan khusyuk langsung berubah ngeri saat mendengar ucapan wanita itu
"Anjir kak Ken.. kebayang horrornya, dikejer sama orang yang bawa pisau dapur.." kata Sandra dengan wajah ketakutan
"Ya makanya.. waktu itu gue buru-buru bawa Soo Hyun masuk kamar gue biar kita bisa sembunyi dari orang gila itu, trus sekalian gue rawat lukanya Soo Hyun, soalnya lumayan banyak juga darahnya waktu itu" Sambung Kenny lagi
"Dan saat itu kak Kenny belum tau siapa Soo Hyun itu sebenernya? Tanya Oryza dengan cepat
Kenny menggeleng pelan lalu menjawab pertanyaan Oryza
"Gue sama sekali ngga tau siapa dia sebenernya Ry, dan gue saat itu sempet nanya ke dia, tapi dia jawab dia cuma aktor biasa yang baru 1 kali main film, itupun cuma jadi figuran biasa katanya."
Sandra dan Oryza secara bersamaan menepuk jidat mereka masing-masing
"Kakak masih inget waktu kita baru nyampe di bandara Incheon, kita ngeliat ada kerumunan waktu itu, tapi kakak milih buat ngga peduli dan mutusin buat pergi duluan ke hotel sedangkan gue sama Oryza ngedatengin kerumunan itu, tebak deh kak itu kerumunan apa.." Tanya Sandra dengan suara pelan
Kenny samar-samar masih teringat rombongan banyak orang di bandara yang terlihat menumpuk dan seolah sedang mengerumuni sesuatu, layaknya sekumpulan besar semut ketika bertemu sebongkah gula
Kenny perlahan menggelengkan kepalanya kepada Sandra.
Sandra terlihat frustasi lalu buru-buru mengeluarkan lagi kameranya, jarinya dengan cepat menscroll layar kameranya lalu gadis itu segera menunjukkan kameranya kepada Kenny
"Kita ketemu Soo Hyun kak, dan kerumunan itu sebagian besar adalah fansnya Soo Hyun, asal kakak tau, dia itu duta dari bandara Incehon kak, ahh..seandainya ada kakak juga waktu itu." Ucap Sandra dengan nada menyesal
Kenny hanya terdiam sambil memandangi foto Soo Hyun di kamera Sandra, wanita itu seolah kehilangan kemampuan untuk berkata-kata.
"Mungkin ngga sih kalo Soo Hyun waktu itu ngerasa kesel gara-gara kakak ngga tau siapa dia sebenernya, dia kan terkenal banget, makanya akhirnya dia mutusin buat ngga jawab dengan serius pertanyaan kakak dan malah bohongin kakak." Kata Oryza dengan wajah bingung
"Ngga, bukan itu alesannya Ry." Jawab Kenny dengan wajah setengah melamun
"Kalo bukan itu trus apa kak?"
Kenny tiba-tiba menatap Oryza lalu tersenyum
"Cukup gue sama Soo Hyun aja yang tau alesannya."
***
Lee Ro Bae menenggak habis bir kaleng ke tiganya sebelum akhirnya pria itu mengambil ponselnya yang sedari tadi berdering tanpa henti, sementara Soo Hyun telah lama pergi meninggalkannya sendirian di ruangannya.
Lee Ro Bae menelan ludahnya sedangkan ekspresinya terlihat tegang saat melihat nama kontak orang yang menelponnya itu, sebelum akhirnya ia mengangkat panggilan telepon itu
"Yeoboseyo (halo).. ah ne, apa kabar produser Min Hyuk-ssi? Senang bisa mendapat telepon dari anda." Ucap Lee Ro Bae dengan ekspresi dan nada se ceria mungkin.
Pria itu terdiam sejenak sembari menyimak ucapan lawan bicaranya dari balik telepon, perlahan terlihat perubahan dari ekspresi wajah Lee Ro Bae, wajahnya terlihat kembali menegang
"Baik, kita akan bertemu 2 jam lagi di Detroit café, sampai ketemu kembali Min Hyuk-ssi." Ucap Lee Ro Bae sembari mengakhiri percakapannya di telepon.
Lee Ro Bae dengan tangannya yang kini gemetaran mencari kontak nomor 'Park Min Jeong' dari list kontak ponselnya lalu segera menelpon begitu menemukannya
"Manager Park, kamu di mana sekarang? Bisakah kita bertemu sekarang? Aku perlu berdiskusi denganmu mengenai kontrak kerjasama yang sedang dibuat untuk drama yang akan di perankan Soo Hyun, kontrak itu terancam batal."
===
KAMU SEDANG MEMBACA
Extraordinary Stranger ( COMPLETED)
Fiksi PenggemarKenny Andriani, usia 30 tahun, seorang amatiran youtuber dan food blogger yang sering di panggil ahjumma oleh teman-teman adiknya, mengunjungi Korea Selatan untuk menggantikan posisi adiknya yang batal liburan, Kenny yang sama sekali tidak tahu apa...
