Sebelum nya..
Selamat hari raya idul adha minna..
...
"BERHENTI..!!" kejar Yuki di hadang oleh bawahan Kabakura.
Empat hari berpisah dari Eiji membuat nya betekad keras belajar bela diri. Melalui arahan Komandan, dirinya tak bisa lagi di anggap enteng saat bertarung.
Tapi ingat, yang terbaik selalu di simpan untuk yang terakhir. Yuki hanya pemanasan melawan penjaga Kabakura. Ia ingin membalas dendam pada dua orang pembunuh yang sudah melukai Eiji dan dirinya.
Tapi seperti nya kedua orang itu tak ada lagi di sisi Kabakura.
"Yuki-kun..!!!" teriak nya. Ia masih di bawa kabur oleh Kabakura yang menghindar dari kejaran pengawal Klan Fujiwara.
"Jika kau ingin mati, terus panggil dan rindukan dia. Akan ku buat kau bahkan tak bisa melihatnya lagi..!!!" Ancam nya. Eiji diam seribu bahasa kala Kabakura mengancam dirinya dan Yuki.
"Kejar Eiji dan bunuh siapapun yang mencoba membawanya pergi.!!!" Desis Yuki. Beberapa orang pergi melaksanakan perintah Yuki.
Eiji pov.
Aku tidak percaya ini semua terjadi padaku, semua kejadian ini, terlalu cepat untuk ku cerna dengan akal sehat. Dari percobaan penculikan Akira bahkan berujung pada modifikasi tubuh Beta ku, dan terakhir, perasaan aneh yang ku terima dari Kabakura-kun.
Jujur saja, aku cukup takut membayangkan semua perbuatan yang di lakukannya, omega tak bersalah yang mereka culik sama sepertiku mati dengan mudah untuk menjadi bahan eksperimen menakutkan ini. Dan kini tubuhku sudah menerima salah satunya, atau bahkan yang terakhir.
Kurasa pemilik rahim ini juga akan menghantui ku seumur hidup.
"Hanase o Kabakura-kun, cukup dengan semua ini, biarkan aku pergi." Pintaku di dalam gendongannya, ia terus saja berlari membawa tubuh ku yang lemah.
"Apa kau ingin aku melepaskanmu begitu saja? Ingat, kau akan menjadi ibu dari anak-anak ku." Jawabnya tajam, aku bisa merasakan kesepian di balik perkataan nya yang tajam.
Orang jahat terlahir dari orang baik yang tersakiti, dan aku tidak tahu apa yang sudah terjadi padanya di masa lalu. Yang aku tahu ia hanya terobsesi untuk menghancurkan Akira.
Karena guncangan aku tidak sanggup lagi untuk berteriak memanggil Yuki, dan juga ini karena alasan lain tentunya.
Lukaku,, aku menatap ngeri saat darah segar menempel di telapak tangan ku hasil dari luka operasi yang belum sepenuhnya pulih.
"Kabakura-kun.. Hiss.." Lirihku merasakan perih. Ia akhirnya tergerak dan menghentikan langkah nya.
Kami bersembunyi di sebuah gua kecil dari gundukan tanah, semoga saja tidak ada binatang berbahaya di sini dan Yuki cepat menemukan ku.
Tangan cekatan Kabakura menekan pendarahan di luka ku, dan mengusap peluh di dahiku.
"Kau tahu Kabakura-kun? Kau sebenarnya punya sisi yang perhatian." Pujiku masih menahan sakit.
"Jangan banyak bicara, kemarilah." Tariknya menjadikan tubuhnya sendiri sebagai bantalan punggung ku. Siang cepat berlalu, matahari tergelinciri segera di barat. Malam datang dan kalian tahu bagaimana dingin nya suhu saat ini.
Bunyi jangkrik semakin riuh dan pemandangan yang sesaat lalu cukup mengerikan berubah indah dengan cahaya bulan bertabur bintang. Tubuh Kabakura yang hangat semakin terasa di kulit ku kala ia mengeratkan dekapan nya.
"Ka..Kabakura-kun..???" panggil ku, dan ternyata ia sudah terlelap begitu saja tanpa penjagaan, akhirnya ia menemui batasnya?
Apakah mungkin ini kesempatanku? Mustahil aku bisa lari, luka ku hanya bertambah sakit saat aku membuat gerakan yang berarti. Alhasil, aku hanya bisa pasrah tetap tinggal di dada bidang nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alpha Mate ✔
LobisomemSelain pria dan wanita, dunia ini terbagi lagi menjadi tiga sub gender, yakni Alpha, Beta, dan Omega. Kisah dimana seorang pemuda biasa menjalani hidupnya dan menemukan pasangan hidupnya. Alpha Mate. Genre terbaru dan cukup mmainstream menurut s...
